E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuMajalahBuletinTVR ParlemenLensa ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPR
TRENDING:
Komisi XII|Komisi VII|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi IV|Baleg|Komisi II|Bencana|Komisi X|RUU Reforma Agraria|Komisi III|Komisi VI|karhutla
Jakarta:
Berawan sebagian
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 72%
Angin: 5 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuMajalahBuletinTVR ParlemenLensa ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPR
TRENDING:
Komisi XII|Komisi VII|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi IV|Baleg|Komisi II|Bencana|Komisi X|RUU Reforma Agraria|Komisi III|Komisi VI|karhutla
Jakarta:
Berawan sebagian
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 72%
Angin: 5 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuMajalahBuletinTVR ParlemenLensa ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPR
TRENDING:
Komisi XII|Komisi VII|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi IV|Baleg|Komisi II|Bencana|Komisi X|RUU Reforma Agraria|Komisi III|Komisi VI|karhutla
Jakarta:
Berawan sebagian
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 72%
Angin: 5 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

SNI Harus Lindungi Industri Lokal, Tanpa Hambat Investasi

Diterbitkan
Rabu, 9 Sep 2026 23.25 WIB
Bagikan:
SNI Harus Lindungi Industri Lokal, Tanpa Hambat Investasi

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panja Komisi VII DPR RI tentang Standar Nasional Indonesia (SNI) dengan para pakar di Gedung Nusantara I DPR.|Foto: Munchen/jk

PARLEMENTARIA, Jakarta — Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati menekankan pentingnya keseimbangan dalam penerapan standardisasi nasional. Supaya kebijakan SNI mampu melindungi industri dalam negeri tanpa menghambat investasi dan kolaborasi dengan pihak asing.


Menurutnya, standardisasi menjadi salah satu instrumen penting untuk memastikan produk asing yang masuk ke Indonesia tidak mematikan industri lokal. Namun, pada saat yang sama, kebijakan tersebut harus tetap menciptakan iklim yang ramah bagi investor.


“Di satu sisi kita ingin untuk Indonesia ini, terutama produk-produk lokal, TKDN, keberpihakan kepada ekonomi bangsa. Kita mau ada keamanan. Kita mau ada perlindungan,” ujar Rahayu dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panja Komisi VII DPR RI tentang Standar Nasional Indonesia (SNI) dengan pakar, dalam rangka membahas penguatan standardisasi nasional untuk mendorong daya saing, inovasi, keberlanjutan, dan perlindungan konsumen di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Lihat Juga :

Ismail Bachtiar: Surplus Semen Harus Diselesaikan Tanpa Mengorbankan Industri

Ismail Bachtiar: Surplus Semen Harus Diselesaikan Tanpa Mengorbankan Industri

Komarudin Watubun: Investasi Harus Lindungi Hak Masyarakat atas Lahan

Komarudin Watubun: Investasi Harus Lindungi Hak Masyarakat atas Lahan


Namun, Politisi Fraksi Partai Gerindra itu mengingatkan terdapat kepentingan lain yang juga harus diperhatikan, yakni menciptakan Indonesia sebagai negara yang ramah investasi. Menurutnya, kebijakan standardisasi tidak boleh membuat keseimbangan tersebut terganggu.


“Di satu sisi kita mau untuk jangan terlalu mudah untuk barang asing masuk ke Indonesia dan akhirnya mematikan industri lokal. Tapi di sisi lain kita juga mau untuk mereka masuk investasi,” katanya.


Rahayu menilai persoalan tersebut perlu menjadi perhatian dalam penyusunan kebijakan standardisasi nasional. Ia mempertanyakan bagaimana SNI dapat menjadi instrumen yang mampu memberikan perlindungan terhadap industri dalam negeri sekaligus membuka ruang bagi investasi dan kerja sama internasional.


Ia menegaskan, tujuan perlindungan industri nasional tidak semestinya diterjemahkan menjadi kebijakan yang menutup pintu bagi investor. Sebaliknya, keterbukaan investasi juga tidak boleh mengorbankan keberlangsungan industri lokal.


“Bagaimana kita bisa menyeimbangkan antara kita mau melindungi industri lokal dengan memastikan bahwa pintu kita terbuka untuk kolaborasi,” tegasnya.


Menurut Rahayu, keseimbangan tersebut menjadi semakin penting di tengah upaya Indonesia memperkuat daya saing produk nasional. Standardisasi, kata dia, harus dirancang secara proporsional sehingga mampu memberikan perlindungan sekaligus menciptakan ekosistem industri yang kompetitif.


Ia berharap pembahasan Panja Komisi VII DPR RI dapat menghasilkan kebijakan standardisasi yang tidak hanya berorientasi pada perlindungan pasar domestik, tetapi juga mampu mendorong investasi dan kolaborasi yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional. (fa/aha)

Berita terkait

Ismail Bachtiar: Surplus Semen Harus Diselesaikan Tanpa Mengorbankan Industri
Industri dan Pembangunan
Ismail Bachtiar: Surplus Semen Harus Diselesaikan Tanpa Mengorbankan Industri
Komarudin Watubun: Investasi Harus Lindungi Hak Masyarakat atas Lahan
Politik dan Keamanan
Komarudin Watubun: Investasi Harus Lindungi Hak Masyarakat atas Lahan
Ilham Permana Apresiasi Pencabutan IUP Raja Ampat: Industri Harus Maju Tanpa Mengorbankan Ekologi
Industri dan Pembangunan
Ilham Permana Apresiasi Pencabutan IUP Raja Ampat: Industri Harus Maju Tanpa Mengorbankan Ekologi
Tags:#Komisi VII#industri#Investasi#SNI#Rahayu Saraswati
Sebelumnya

DPR Tegaskan Afirmasi Perempuan dalam Seleksi Penyelenggara Pemilu

Selanjutnya

Komisi XII Minta Industri Aluminium Buktikan Manfaat Publik Sebelum Masuk Skema HGBT

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1160)
  • Industri dan Pembangunan(3993)
  • Isu Lainnya(1079)
  • Kesejahteraan Rakyat(3976)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4816)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi VIII#Komisi IV#Komisi IX#BKSAP#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Laporan Kinerja DPR RI Tahun Sidang 2025-2026 DPR RI Berdampak : Wujudkan Daulat Rakyat Melalui Parlemen Modern, Demokratis, dan Responsif

Full Akses : https://anyflip.com/fhwbw/tjuv

Majalah Parlementaria 258
Parlemen Remaja 2026
HUT DPR RI Ke-81

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuMajalahBuletinTVR ParlemenLensa ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPR
TRENDING:
Komisi XII|Komisi VII|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi IV|Baleg|Komisi II|Bencana|Komisi X|RUU Reforma Agraria|Komisi III|Komisi VI|karhutla
Jakarta:
Berawan sebagian
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 72%
Angin: 5 km/h