
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad membuka secara resmi Rakernas AKSI yang digelar di Ruang Pustakaloka, Gedung Nusantara IV DPR RI, Senayan, Jakarta.|Foto: Kresno/jk
PARLEMENTARIA, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyatakan DPR RI menyambut baik pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (AKSI) yang mengangkat tema strategis mengenai pembangunan nasional berbasis desa. Dasco menyoroti pentingnya peran desa dalam menopang arah kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto saat ini.
"Presiden kita sangat menaruh perhatian besar terhadap desa-desa dan kemudian banyak program yang saya tahu itu kemudian juga dibuat untuk kemudian mempraktikkan masyarakat-masyarakat atau saudara-saudara kita di desa," ujar Dasco dalam pidato sambutan sekaligus membuka secara resmi Rakernas AKSI yang digelar di Ruang Pustakaloka, Gedung Nusantara IV DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (9/9/2026).
Selain membuka acara, Pimpinan DPR RI Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Korpolkam) tersebut juga mendengarkan berbagai masukan dan aspirasi yang dibawa oleh para Kepala Desa dari berbagai daerah. Salah satunya mengenai adanya aspirasi pemilihan kepala desa diundur demi efisiensi dan stabilitas nasional yang berakar dari desa.
Merespons usulan tersebut, Politisi Fraksi Partai Gerindra ini menegaskan DPR RI terbuka dalam menampung aspirasi terkait dinamika pemerintahan desa, termasuk usulan-usulan konstruktif demi menjaga stabilitas dan kelancaran pembangunan di tingkat desa.
“Sebelum ini saya juga sudah menerima kawan-kawan kepala desa dari organisasi yang lain. Pada intinya mereka menyampaikan sangat mendukung pembangunan yang dilakukan Pemerintah saat ini. Walaupun di tengah efisiensi mereka tetap bekerja dan mereka menyarankan bahwa di tengah-tengah efisiensi ini dan supaya stabilitas terjaga terutama di desa,” ungkap Dasco.
“Tadi kami (Pimpinan DPR RI) bertiga terima dan kemudian ya kami bilang bahwa alasan-alasan (untuk memundurkan pemilihan kepala desa) yang dikemukakan itu juga lumayan masuk akal, sehingga kami tampung aspirasinya untuk kemudian kita teruskan kepada pihak-pihak yang berwenang, ya termasuk kita mau tanya AKSI apakah kemudian aspirasinya sama atau tidak?,” tanya Dasco yang lantas dijawab “sama” oleh segenap kepala desa AKSI.
Menutup sambutannya, Dasco berpesan agar Rakernas AKSI dapat menghasilkan atau menyusun rekomendasi-rekomendasi yang dianggap dapat menyumbang kepada pembangunan bangsa. Hal itu, khususnya, mulai dari peningkatan pembangunan di pedesaan-pedesaan.
Sebelumnya, Ketua Umum AKSI Irawadi melaporkan organisasi yang dipimpinnya kini telah terbentuk di 28 provinsi dengan melibatkan ribuan desa di seluruh tanah air. AKSI menegaskan komitmennya untuk menjalankan dua fungsi utama, yakni mengadvokasi kepentingan desa secara konstruktif serta bertindak sebagai mitra strategis pemerintah.
Beberapa isu strategis turut disuarakan dalam Rakernas tersebut, di antaranya Ketahanan Pangan: Mendorong desa agar menjadi fondasi ketahanan pangan nasional melalui pengelolaan potensi pertanian, perkebunan, perikanan, serta Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Koperasi Desa Merah Putih secara terpadu, Digitalisasi Desa Sinergi Antar Wilayah hingga Efisiensi dan Hemat Energi.
Sementara itu, Menteri Desa dan PDT RI Yandri Susanto memaparkan sejumlah program prioritas nasional, seperti program Sehati (Swasembada Ekonomi Hijau dan Pangan Terintegrasi), program pengiriman pemuda desa, serta pengembangan duta desa guna mempercepat pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan dari tingkat desa.
Acara kemudian dilanjutkan pembukaan Rakernas AKSI secara resmi ditandai simbolis dengan pemukulan gong oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dilanjutkan dengan foto bersama Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati, Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa, Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto dan Wakil Menteri Desa PDT Ahmad Riza Patria, Ketua Umum AKSI Irwadi beserta segenap jajaran peserta Rakernas AKSI. (pun/rdn)