E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi XI|Paripurna|BKSAP|Baleg|Pansus|kerjasama|Parlemen|fiskal|Breaking news|Efisiensi|RUU Daerah Kepulauan|DAU|Fauzi Amro
Jakarta:
Cerah
32°C
Terasa: 37°C
Lembab: 52%
Angin: 3 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi XI|Paripurna|BKSAP|Baleg|Pansus|kerjasama|Parlemen|fiskal|Breaking news|Efisiensi|RUU Daerah Kepulauan|DAU|Fauzi Amro
Jakarta:
Cerah
32°C
Terasa: 37°C
Lembab: 52%
Angin: 3 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi XI|Paripurna|BKSAP|Baleg|Pansus|kerjasama|Parlemen|fiskal|Breaking news|Efisiensi|RUU Daerah Kepulauan|DAU|Fauzi Amro
Jakarta:
Cerah
32°C
Terasa: 37°C
Lembab: 52%
Angin: 3 km/h
/
/
Berita/Ekonomi dan Keuangan

Habib Idrus: Klaim Efisiensi Rp7,67 Triliun Harus Didukung Metodologi Jelas

Diterbitkan
Selasa, 8 Sep 2026 10.24 WIB
Bagikan:
Habib Idrus: Klaim Efisiensi Rp7,67 Triliun Harus Didukung Metodologi Jelas

Anggota Komisi XI DPR RI Habib Idrus Salim Aljufri, dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi XI DPR RI bersama Keditjenan Kementerian Keuangan di Gedung Nusantara I, Jakarta.|Foto: Septamares/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta - Anggota Komisi XI DPR RI Habib Idrus Salim Aljufri mengingatkan bahwa setiap klaim keberhasilan Kemenkeu harus didukung oleh metodologi pengukuran yang jelas. Hal ini menjadi penting agar capaian dalam efisiensi, pengelolaan aset, penerimaan negara, hingga pemberdayaan ekonomi bisa dinilai secara objektif.

 

Baginya, penilaian objektif ini menjadi krusial  karena ia meyakini keberhasilan program tidak cukup hanya ditunjukkan melalui persentase capaian atau peningkatan indeks, melainkan juga harus terlihat dari manfaat yang dihasilkan. Sebagai contoh, terkait klaim efisiensi anggaran sebesar Rp7,67 triliun yang disebut berasal dari pemanfaatan 1.121 Barang Milik Negara (BMN).

Lihat Juga :

Pariwisata di NTT Harus Harus Didukung Sektor Pertanian, Perikanan, dan Peternakan

Pariwisata di NTT Harus Harus Didukung Sektor Pertanian, Perikanan, dan Peternakan

Uji Kelayakan Calon BS LPS, Habib Idrus Tagih Komitmen Pengawasan Substantif

Uji Kelayakan Calon BS LPS, Habib Idrus Tagih Komitmen Pengawasan Substantif

 

Menurutnya, pemerintah perlu menjelaskan metodologi perhitungan angka tersebut secara transparan, termasuk dasar pembanding dan komponen penghematan yang digunakan, sehingga klaim efisiensi tersebut dapat diukur dan dipertanggungjawabkan.

 

“Ada klaim efisiensi Rp7,67 triliun. Jadi, ini efisiensi dari penggunaan 1.121 BMN. Itu harus dijelaskan dasar perhitungannya. Apakah berdasarkan nilai aset atau penghematan pembangunan atau penghematan sewa atau dari nilai manfaat ekonomi," kata Habib Idrus dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi XI DPR RI bersama Keditjenan Kementerian Keuangan di Gedung Nusantara I, Jakarta, Senin (7/9/2026).


Legislator dari Fraksi PKS ini juga meminta Kemenkeu mengungkap secara transparan aset Barang Milik Negara (BMN) yang masih berstatus idle atau belum optimal.  Menurutnya, capaian optimalisasi BMN sebesar 89,43 persen perlu disertai informasi mengenai jumlah dan nilai aset yang belum optimal, termasuk aset yang belum bersertifikat, bermasalah secara hukum, atau dikuasai pihak lain.

 

Tumpang Tindih Danantara
 

Di sisi lain, Habib Idrus turut menyoroti potensi tumpang tindih pengelolaan aset dengan Danantara. Berdasarkan pengamatannya, pembagian kewenangan antara DJKN, Danantara, BUMN, dan SMV harus diperjelas agar tidak terjadi duplikasi pengelolaan maupun pemindahan aset tanpa valuasi dan pengawasan yang memadai.

 

Mengakhiri pernyataannya, ia menyoroti ukuran keberhasilan belanja pemerintah. Menurutnya, pencapaian indeks kualitas belanja sebesar 86 tidak cukup hanya diukur dari angka, tetapi juga harus tercermin dalam peningkatan taraf kesejahteraan masyarakat.
 

“Indeks kualitas belanja ditargetkan 86, tetapi indikator apa yang dapat membuktikan bahwasannya peningkatan indeks tersebut benar-benar menurunkan kemiskinan, kemudian menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan pelayanan publik, bukan hanya meningkatkan kepatuhan administratif dari K/L," pungkas Habib Idrus. (ujm/um)

Berita terkait

Pariwisata di NTT Harus Harus Didukung Sektor Pertanian, Perikanan, dan Peternakan
Industri dan Pembangunan
Pariwisata di NTT Harus Harus Didukung Sektor Pertanian, Perikanan, dan Peternakan
Uji Kelayakan Calon BS LPS, Habib Idrus Tagih Komitmen Pengawasan Substantif
Kesejahteraan Rakyat
Uji Kelayakan Calon BS LPS, Habib Idrus Tagih Komitmen Pengawasan Substantif
Habib Idrus: Indonesia dan BRICS, Peluang Strategis untuk Posisi Global yang Lebih Kuat
Ekonomi dan Keuangan
Habib Idrus: Indonesia dan BRICS, Peluang Strategis untuk Posisi Global yang Lebih Kuat
Tags:#Komisi XI#Efisiensi#Habib Idrus Salim Aljufri
Sebelumnya

Fauzi Amro Dorong Integrasi Data Kemenkeu Tutup Celah Penghindaran Kewajiban Fiskal

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1158)
  • Industri dan Pembangunan(3968)
  • Isu Lainnya(1079)
  • Kesejahteraan Rakyat(3958)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4789)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi VIII#Komisi IV#BKSAP#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Laporan Kinerja DPR RI Tahun Sidang 2025-2026 DPR RI Berdampak : Wujudkan Daulat Rakyat Melalui Parlemen Modern, Demokratis, dan Responsif

Full Akses : https://anyflip.com/fhwbw/tjuv

Majalah Parlementaria 258
Parja
HUT DPR RI Ke-81

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi XI|Paripurna|BKSAP|Baleg|Pansus|kerjasama|Parlemen|fiskal|Breaking news|Efisiensi|RUU Daerah Kepulauan|DAU|Fauzi Amro
Jakarta:
Cerah
32°C
Terasa: 37°C
Lembab: 52%
Angin: 3 km/h