E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi VIII|karhutla|Komisi VII|Komisi III|Komisi XI|Komisi X|Komisi V|UMKM|Krisis Air Bersih|Saan Mustopa|Korinbang|Slangit|Sudian Noor
Jakarta:
Sebagian Cerah
31°C
Terasa: 35°C
Lembab: 66%
Angin: 16 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi VIII|karhutla|Komisi VII|Komisi III|Komisi XI|Komisi X|Komisi V|UMKM|Krisis Air Bersih|Saan Mustopa|Korinbang|Slangit|Sudian Noor
Jakarta:
Sebagian Cerah
31°C
Terasa: 35°C
Lembab: 66%
Angin: 16 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi VIII|karhutla|Komisi VII|Komisi III|Komisi XI|Komisi X|Komisi V|UMKM|Krisis Air Bersih|Saan Mustopa|Korinbang|Slangit|Sudian Noor
Jakarta:
Sebagian Cerah
31°C
Terasa: 35°C
Lembab: 66%
Angin: 16 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Ferdiansyah Pertanyakan Serapan Anggaran Kemendikdasmen di Bawah 50 Persen

Diterbitkan
Senin, 31 Agu 2026 14.12 WIB
Bagikan:
Ferdiansyah Pertanyakan Serapan Anggaran Kemendikdasmen di Bawah 50 Persen

Anggota Komisi X DPR RI, Ferdiansyah, dalam Rapat Kerja Komisi X DPR RI dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.|Foto: Mentari/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta - Anggota Komisi X DPR RI Ferdiansyah mempertanyakan serapan anggaran sejumlah satuan kerja (satker) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang hingga Agustus 2026 masih di bawah 50 persen. Ia meminta pemerintah menjelaskan penyebab rendahnya realisasi anggaran tersebut. Menurutnya, capaian serapan anggaran perlu menjadi perhatian serius karena tahun anggaran 2026 telah memasuki penghujung triwulan ketiga.

 

“Masih ada satuan kerja yang daya serapnya di bawah 50 persen. Saya ulangi, masih ada satuan kerja yang daya serapnya di bawah 50 persen,” ujar Ferdiansyah dalam Rapat Kerja Komisi X DPR RI dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (31/8/2026).

Lihat Juga :

Banggar Tegaskan Defisit APBN Tetap Dijaga di Bawah 3 Persen

Banggar Tegaskan Defisit APBN Tetap Dijaga di Bawah 3 Persen

Beri Kesempatan Belajar bagi Anak Miskin Ekstrem, Sekolah Rakyat Sebaiknya di Bawah Kemendikdasmen

Beri Kesempatan Belajar bagi Anak Miskin Ekstrem, Sekolah Rakyat Sebaiknya di Bawah Kemendikdasmen

 

Politisi Fraksi Partai Golkar itu merujuk data pagu dan realisasi anggaran per unit kerja Tahun Anggaran 2026 yang menjadi bahan pembahasan. Ia mencatat realisasi anggaran Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) baru mencapai 45,83 persen.

 

Sementara itu, terdapat satuan kerja lain yang realisasinya baru mencapai 48,3 persen. Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat penjelasan dari pemerintah agar diketahui faktor yang menyebabkan serapan anggaran masih rendah.

 

Ferdiansyah juga menyoroti rendahnya realisasi pada program kualitas pengajaran dan pembelajaran. Pada Ditjen GTK, realisasi program tersebut baru mencapai 39,65 persen. Adapun pada satuan kerja pendidikan vokasi serta pendidikan khusus dan layanan khusus, realisasi masing-masing baru mencapai 10,55 persen dan 5,68 persen.

 

“Ini yang perlu kita klarifikasi. Jadi masih sangat di bawah, padahal ini sudah bulan Agustus,” tegasnya.

 

Menurut Ferdiansyah, rendahnya serapan anggaran harus menjadi bahan evaluasi sebelum pemerintah menjalankan anggaran 2027. Pemerintah perlu memastikan anggaran yang telah dialokasikan dapat dimanfaatkan sesuai target dan mendukung pelaksanaan program pendidikan.

 

Ia meminta setiap satuan kerja memperbaiki perencanaan dan pelaksanaan program. Evaluasi juga diperlukan agar persoalan serapan rendah tidak kembali terjadi pada tahun anggaran berikutnya.

 

Ferdiansyah menegaskan, optimalisasi serapan anggaran bukan sekadar mengejar realisasi belanja. Penggunaan anggaran harus tepat sasaran dan mampu mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat. (fa/uc)

Berita terkait

Banggar Tegaskan Defisit APBN Tetap Dijaga di Bawah 3 Persen
Ekonomi dan Keuangan
Banggar Tegaskan Defisit APBN Tetap Dijaga di Bawah 3 Persen
Beri Kesempatan Belajar bagi Anak Miskin Ekstrem, Sekolah Rakyat Sebaiknya di Bawah Kemendikdasmen
Kesejahteraan Rakyat
Beri Kesempatan Belajar bagi Anak Miskin Ekstrem, Sekolah Rakyat Sebaiknya di Bawah Kemendikdasmen
Legislator Pertanyakan Serapan Anggaran BRIN yang Rendah
Industri dan Pembangunan
Legislator Pertanyakan Serapan Anggaran BRIN yang Rendah
Tags:#Komisi X#Anggaran#Ferdiansyah#Kemendikdasmen
Sebelumnya

Perkuat Pengawasan, Komisi III Kawal RUU Perampasan Aset Tidak Jadi Alat Kekuasaan

Selanjutnya

Implementasi Pendidikan Dasar Tanpa Biaya Perlu Peta Jalan yang Jelas

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1142)
  • Industri dan Pembangunan(3854)
  • Isu Lainnya(1067)
  • Kesejahteraan Rakyat(3874)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4704)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi VIII#Komisi IV#BKSAP#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

HUT RI 81
Majalah Parlementaria 258
Segera Daftar
Parja
HUT DPR RI Ke-81

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi VIII|karhutla|Komisi VII|Komisi III|Komisi XI|Komisi X|Komisi V|UMKM|Krisis Air Bersih|Saan Mustopa|Korinbang|Slangit|Sudian Noor
Jakarta:
Sebagian Cerah
31°C
Terasa: 35°C
Lembab: 66%
Angin: 16 km/h