E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
NTT|Aparat Penegak Hukum|MBG|SDM|Penegakan Hukum|APH|Kalimantan Utara|Pariwisata|layanan kesehatan|SPPG|narkotika|Aceh|Kejaksaan
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 30°C
Lembab: 48%
Angin: 10 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
NTT|Aparat Penegak Hukum|MBG|SDM|Penegakan Hukum|APH|Kalimantan Utara|Pariwisata|layanan kesehatan|SPPG|narkotika|Aceh|Kejaksaan
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 30°C
Lembab: 48%
Angin: 10 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
NTT|Aparat Penegak Hukum|MBG|SDM|Penegakan Hukum|APH|Kalimantan Utara|Pariwisata|layanan kesehatan|SPPG|narkotika|Aceh|Kejaksaan
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 30°C
Lembab: 48%
Angin: 10 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Teti Rohatiningsih Dorong Penguatan Tata Kelola SPPG, Cegah Kejadian Luar Biasa pada MBG

Diterbitkan
Sabtu, 25 Jul 2026 16.52 WIB
Bagikan:
Teti Rohatiningsih Dorong Penguatan Tata Kelola SPPG, Cegah Kejadian Luar Biasa pada MBG

Anggota Komisi IX DPR RI Teti Rohatiningsih saat mengikuti Kunjungan Kerja Reses Komisi IX DPR RI ke Provinsi Aceh.|Foto: Eko/Karisma

PARLEMENTARIA, Banda Aceh – Anggota Komisi IX DPR RI Teti Rohatiningsih menekankan pentingnya penguatan tata kelola operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai kunci menjaga kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, manajemen dapur yang baik akan meminimalkan potensi kejadian luar biasa (KLB), seperti keracunan pangan maupun gangguan distribusi makanan kepada para penerima manfaat. Hal tersebut disampaikan Teti saat mengikuti Kunjungan Kerja Reses Komisi IX DPR RI ke Provinsi Aceh, Rabu (22/7/2026).

 

Ia menjelaskan, salah satu aspek yang perlu menjadi perhatian adalah pengaturan alur kerja di dapur MBG melalui manajemen waktu yang terukur. Menurutnya, setiap tahapan pekerjaan mulai dari penyortiran bahan baku, proses memasak, hingga pendistribusian harus memiliki pembagian tugas dan jadwal yang jelas agar beban kerja relawan maupun petugas dapur lebih seimbang.

Lihat Juga :

Lucy Kurniasari Dorong Pembentukan Panja Tata Kelola Program MBG

Lucy Kurniasari Dorong Pembentukan Panja Tata Kelola Program MBG

BAKN Dorong Penguatan Tata Kelola Hulu Migas Tingkatkan Penerimaan Negara

BAKN Dorong Penguatan Tata Kelola Hulu Migas Tingkatkan Penerimaan Negara

 

"Manajemen waktu harus diterapkan dengan baik. Mulai dari siapa yang menyortir bahan, menyiapkan, memasak, hingga mendistribusikan makanan harus diatur secara sistematis. Pengalaman di beberapa dapur yang saya dampingi menunjukkan cara ini mampu mengurangi potensi kejadian luar biasa," ujar Teti.

 

Politisi Fraksi Partai Golkar tersebut juga menilai jadwal produksi makanan harus disesuaikan dengan waktu penerimaan manfaat di masing-masing sekolah. Dengan demikian, makanan dapat diterima dalam kondisi segar sekaligus menjaga mutu dan keamanan pangan.

 

Selain pengelolaan operasional, Teti menyoroti pentingnya transparansi dalam pelaksanaan Program MBG. Ia mengusulkan agar setiap SPPG secara rutin menginformasikan menu harian melalui media sosial maupun kanal informasi lainnya sehingga masyarakat dapat ikut melakukan pengawasan.

 

"Menu yang disajikan perlu diumumkan setiap hari agar penerima manfaat maupun masyarakat mengetahui makanan yang diberikan. Transparansi ini penting untuk mencegah ketidaksesuaian antara anggaran yang dialokasikan dengan kualitas makanan yang diterima," tegasnya.

 

Menurut Teti, keterbukaan informasi akan memperkuat akuntabilitas pengelolaan anggaran sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan program strategis nasional tersebut.

 

Ia juga mengingatkan perlunya pembinaan berkelanjutan terhadap mitra pelaksana SPPG. Berdasarkan berbagai masukan yang diterimanya dari masyarakat, masih ditemukan sejumlah persoalan di lapangan, mulai dari kedisiplinan operasional hingga pelayanan kepada penerima manfaat. Karena itu, evaluasi dan pendampingan terhadap mitra harus terus dilakukan agar standar pelayanan dapat diterapkan secara merata.

 

Tak hanya itu, Teti berharap pengelola SPPG tetap terbuka terhadap fungsi pengawasan DPR RI. Menurutnya, kunjungan maupun pemantauan yang dilakukan anggota dewan merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan untuk memastikan program berjalan sesuai ketentuan.

 

"DPR memiliki fungsi pengawasan. Karena itu, pelaksanaan Program MBG harus terbuka terhadap proses evaluasi agar setiap persoalan yang muncul dapat segera diperbaiki demi kepentingan masyarakat," katanya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Teti juga menyinggung pentingnya dukungan pendanaan bagi program Kampung Keluarga Berkualitas yang dijalankan BKKBN. Ia meminta pemerintah memastikan ketersediaan anggaran yang memadai sehingga program tersebut dapat berjalan optimal di daerah.

 

Sebagai informasi, Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program prioritas nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi peserta didik, sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia. Dalam pelaksanaannya, SPPG berperan sebagai dapur penyedia makanan bergizi yang wajib memenuhi standar keamanan pangan, higienitas, serta tata kelola yang baik agar manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat. (ssb/aha)

Berita terkait

Lucy Kurniasari Dorong Pembentukan Panja Tata Kelola Program MBG
Kesejahteraan Rakyat
Lucy Kurniasari Dorong Pembentukan Panja Tata Kelola Program MBG
BAKN Dorong Penguatan Tata Kelola Hulu Migas Tingkatkan Penerimaan Negara
Ekonomi dan Keuangan
BAKN Dorong Penguatan Tata Kelola Hulu Migas Tingkatkan Penerimaan Negara
BAKN Kunjungi Telkom, Dorong Penguatan Transparansi, Akuntabilitas & Tata Kelola BUMN
Ekonomi dan Keuangan
BAKN Kunjungi Telkom, Dorong Penguatan Transparansi, Akuntabilitas & Tata Kelola BUMN
Tags:#MBG#SPPG
Sebelumnya

Sri Meliyana: Akses Jaminan Kesehatan Harus Diimbangi Kesiapan Sarana dan SDM

Selanjutnya

Infrastruktur Pendukung Bendungan Meninting Harus Segera Dituntaskan

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1042)
  • Industri dan Pembangunan(3656)
  • Isu Lainnya(1037)
  • Kesejahteraan Rakyat(3631)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4465)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
 AIPA

Link : https://ksap.dpr.go.id/

Instagram

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
NTT|Aparat Penegak Hukum|MBG|SDM|Penegakan Hukum|APH|Kalimantan Utara|Pariwisata|layanan kesehatan|SPPG|narkotika|Aceh|Kejaksaan
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 30°C
Lembab: 48%
Angin: 10 km/h