
Ketua DPR RI Puan Maharani, dalam konferensi pers seusai Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta.|Foto: Mahendra/Karisma
PARLEMENTARIA, Jakarta - Sejumlah sekolah, terutama sekolah negeri, menghadapi minimnya jumlah siswa baru pada tahun ajaran ini. Bahkan, terdapat sekolah yang hanya menerima beberapa siswa. Menanggapi kondisi tersebut, Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh.
Menurut Puan, evaluasi perlu mengkaji berbagai faktor, mulai dari jarak sekolah, kualitas pendidikan, hingga jumlah penduduk dan calon peserta didik di wilayah sekitar.
“Apakah kemudian jaraknya memang cukup jauh dari tempat penduduk, apakah kemudian kualitasnya, apakah kemudian memang muridnya yang tidak ada, dan lain-lain sebagainya,” kata Puan dalam konferensi pers seusai Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (21/7/2026).
Puan mengatakan, persoalan sekolah sepi peminat sebelumnya telah menjadi perhatian Komisi X DPR RI. Komisi tersebut juga telah meminta kementerian terkait melakukan evaluasi terhadap kondisi tersebut.
“Sekolah sepi peminat ini memang pertama, di komisi kami, di Komisi X, itu juga beberapa bulan lalu menurut laporan sudah dipertanyakan dan meminta kepada kementerian terkait untuk mengevaluasi hal tersebut,” ujarnya.
Oleh karena itu, Puan meminta pemerintah melakukan evaluasi secara menyeluruh agar kebijakan pendidikan dapat disusun sesuai kondisi dan kebutuhan masyarakat.
“Jadi evaluasinya memang harus dilakukan secara menyeluruh oleh pemerintah dan harus ada evaluasi ulang terkait dengan hal tersebut,” pungkasnya. (hal/aha)