E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Perampasan Aset|Komisi III|Komisi IX|RUU Masyarakat Adat|Garut|Haji|MBG|Potensi Lokal|Komisi XIII|Kesehatan|Pendidikan|layanan kesehatan|BPJS Ketenagakerjaan
Jakarta:
Cerah
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 71%
Angin: 6 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Perampasan Aset|Komisi III|Komisi IX|RUU Masyarakat Adat|Garut|Haji|MBG|Potensi Lokal|Komisi XIII|Kesehatan|Pendidikan|layanan kesehatan|BPJS Ketenagakerjaan
Jakarta:
Cerah
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 71%
Angin: 6 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Perampasan Aset|Komisi III|Komisi IX|RUU Masyarakat Adat|Garut|Haji|MBG|Potensi Lokal|Komisi XIII|Kesehatan|Pendidikan|layanan kesehatan|BPJS Ketenagakerjaan
Jakarta:
Cerah
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 71%
Angin: 6 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Irsan Sosiawan: Kontribusi Freeport dan AMMAN Harus Diimbangi Kepedulian terhadap Masyarakat

Diterbitkan
Rabu, 15 Jul 2026 14.26 WIB
Bagikan:
Irsan Sosiawan: Kontribusi Freeport dan AMMAN Harus Diimbangi Kepedulian terhadap Masyarakat

Anggota Komisi XII DPR RI Irsan Sosiawan, dalam agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII DPR RI dengan ) PT Freeport Indonesia dan PT AMMAN Mineral di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.|Foto: Mentari/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta - Anggota Komisi XII DPR RI Irsan Sosiawan menyoroti pentingnya ketepatan sasaran program tanggung jawab sosial (CSR) PT Freeport Indonesia dan PT AMMAN Mineral Nusa Tenggara bagi masyarakat sekitar wilayah tambang. Hal itu disampaikannya dalam agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII DPR RI dengan PT Freeport Indonesia dan PT AMMAN Mineral di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/7/2026).

 

Mengawali pandangannya, Irsan mengapresiasi tren peningkatan produksi yang ditunjukkan kedua perusahaan dalam paparan, mulai dari skala kecil hingga besar, yang dinilainya sejalan dengan target-target produksi yang diharapkan bangsa. Pun, ia turut mengapresiasi kontribusi kedua perusahaan terhadap penerimaan negara. "Saya mengapresiasi atas kinerja kedua perusahaan yang sudah berkontribusi untuk negara, pendapatan negara," ujar Irsan.

Lihat Juga :

Komisi XII Pastikan Pengelolaan Tailing dan Smelter Freeport-AMMAN Diawasi Secara Periodik

Komisi XII Pastikan Pengelolaan Tailing dan Smelter Freeport-AMMAN Diawasi Secara Periodik

Sosialisasi dan Edukasi Masyarakat terkait Dampak dan Risiko Pinjol Harus Masif

Sosialisasi dan Edukasi Masyarakat terkait Dampak dan Risiko Pinjol Harus Masif

 

Walaupun begitu, ia mengingatkan bahwa hal yang tidak kalah penting untuk terus diperhatikan adalah perhatian terhadap masyarakat sekitar wilayah tambang, yang menurutnya menjadi sorotan utama Komisi XII DPR RI. Ia menyebut kedua perusahaan tersebut juga berperan sebagai pemasok mineral bagi PT Aneka Tambang (ANTAM) untuk kebutuhan peleburan emas, sehingga dampaknya terhadap masyarakat sekitar perlu terus dijaga.

 

"Jadi saya hanya inginkan bahwa jangan lupa memperhatikan social community di sekitar tambang kepada masyarakat," katanya.

 

Menyoroti besaran investasi sosial Freeport yang disebutnya mencapai sekitar seratus juta dolar AS per tahun, dirinya menekankan agar program tersebut tidak berhenti pada tataran alokasi anggaran, melainkan benar-benar sampai dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sasaran. "Saya melihat PT Freeport dalam materi ini menginvestasikan kurang lebih 100 jutaan per tahun ya, Pak, untuk social community dan ini sangat baik, tetapi yang perlu diingatkan bahwa harus memitigasikan tepat sasaran," ujarnya.

 

Di sisi lain, ia menegaskan capaian target produksi dan penerimaan negara tidak boleh berjalan tanpa diimbangi rasa memiliki dan manfaat nyata dari masyarakat lokal. "Karena jangan sampai target produksi tercapai, pendapatan negara tercapai, semuanya sesuai target tetapi masyarakat lokal tidak merasakan itu," katanya, seraya menyebut hal ini harus menjadi fokus tanggung jawab kedua perusahaan.

 

Pun, ia turut menyampaikan harapannya agar masyarakat di wilayah Papua, khususnya di kampung asal dua anggota Komisi XII DPR RI dari daerah pemilihan setempat, bisa merasakan langsung manfaat kehadiran Freeport dalam membangkitkan semangat dan perekonomian lokal.

 

Kepada AMMAN Mineral, ia menyampaikan masukan serupa agar program-program pendidikan, kesehatan, hingga program yang lebih besar turut dirasakan masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan tersebut. "Jadi, mereka juga merasakan program-program pendidikan, kesehatan, bahkan program yang lebih besar lagi mereka juga dapat merasakan sekitar AMMAN mineral," pungkas Irsan.

 

Dalam paparannya, PT Freeport Indonesia melaporkan realisasi investasi sosial 2025 sebesar US$117,1 juta, dengan alokasi terbesar untuk sektor pendidikan (36%) dan kesehatan (18%), disusul sektor ekonomi (15%) dan budaya-olahraga (15%). Perusahaan juga mencatat kontribusi penciptaan 440.040 kesempatan kerja, dengan 286.280 di antaranya berada di wilayah Papua, serta komitmen investasi sosial rata-rata US$100 juta per tahun hingga 2041. (Ndy/um)

Berita terkait

Komisi XII Pastikan Pengelolaan Tailing dan Smelter Freeport-AMMAN Diawasi Secara Periodik
Industri dan Pembangunan
Komisi XII Pastikan Pengelolaan Tailing dan Smelter Freeport-AMMAN Diawasi Secara Periodik
Sosialisasi dan Edukasi Masyarakat terkait Dampak dan Risiko Pinjol Harus Masif
Ekonomi dan Keuangan
Sosialisasi dan Edukasi Masyarakat terkait Dampak dan Risiko Pinjol Harus Masif
Revisi UU Kehutanan Harus Lebih Adaptif dan Berikan Manfaat bagi Masyarakat dan Lingkungan
Industri dan Pembangunan
Revisi UU Kehutanan Harus Lebih Adaptif dan Berikan Manfaat bagi Masyarakat dan Lingkungan
Tags:#CSR#PT. Freeport#PT. AMMAN
Sebelumnya

BK DPR RI MoU dengan STIH IBLAM, Perkuat Ekosistem Kajian Legislasi Nasional

Selanjutnya

Rieke Diah Pitaloka: PNBP Imigrasi Naik Rp10 Triliun, Apakah Kedaulatan Negara Ikut Menguat?

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1053)
  • Industri dan Pembangunan(3682)
  • Isu Lainnya(1045)
  • Kesejahteraan Rakyat(3689)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4554)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
Majalah Parlementaria Edisi 258

Link Flipbook : https://online.anyflip.com/fhwbw/fndh/mobile/index.html

KELAS PARLEMEN

🚀 Halo Sobat Parlemen, Kelas Parlemen resmi dimulai! Kelas Parlemen mengajak kamu memahami bagaimana parlemen berperan dalam menjaga ruang digital di tengah perkembangan teknologi dan algoritma. 🎙️ Beyond the FYP: Peran Parlemen Menjaga Ruang Digital di Tengah Bias dan Jebakan Algoritma 📅 Jumat, 7 Agustus 2026 🕙 10.00 WIB – selesai 💻 Zoom Meeting 🎤 Narasumber: * Amelia Anggraini, S.I.Kom – Anggota Komisi I DPR RI * Dr. Suko Widodo, Drs., M.Si. – Dosen FISIP Universitas Airlangga ✨ Fasilitas peserta: ✔️ e-Sertifikat ✔️ Berbagai hadiah menarik 📌 Daftar sekarang melalui tautan berikut: https://s.dpr.go.id/KELASPARLEMEN Jadilah bagian dari Kelas Parlemen dan ikut berdiskusi mengenai isu digita

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Perampasan Aset|Komisi III|Komisi IX|RUU Masyarakat Adat|Garut|Haji|MBG|Potensi Lokal|Komisi XIII|Kesehatan|Pendidikan|layanan kesehatan|BPJS Ketenagakerjaan
Jakarta:
Cerah
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 71%
Angin: 6 km/h