
Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI, Desy Ratnasari, saat Kunjungan Kerja BURT DPR RI ke RS PKU Muhammadiyah Surakarta, Jawa Tengah.|Foto: Mahendra/Karisma
PARLEMENTARIA, Surakarta – Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI, Desy Ratnasari, mendorong fasilitas kesehatan untuk mengoptimalkan penerapan personalized treatment, yakni pendekatan pelayanan medis yang disesuaikan dengan karakteristik, kebutuhan, serta kondisi masing-masing pasien.
"Tentunya personalized treatment dalam konteks apa pun menjadi suatu hal yang harus dilakukan," ujar Desy saat Kunjungan Kerja BURT DPR RI ke RS PKU Muhammadiyah Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (1/7/2026).
Menurut Desy, penerapan layanan kesehatan yang berorientasi pada kebutuhan individu harus didukung dengan koordinasi yang baik antara fasilitas kesehatan dan penyelenggara jaminan kesehatan, khususnya dalam aspek administrasi. Dengan demikian, pelayanan berbasis personalized treatment dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat yang maksimal bagi pasien.
Politisi Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) dari Daerah Pemilihan Jawa Barat IV itu juga menyoroti pentingnya ketersediaan obat-obatan yang telah terdaftar di Indonesia. Ia menilai, fasilitas kesehatan bersama penyedia layanan jaminan kesehatan perlu memastikan akses terhadap obat-obatan tersebut agar pelayanan kepada pasien dapat berlangsung secara optimal.
Selain itu, Desy mengusulkan adanya layanan pengantaran obat sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Menurutnya, layanan tersebut akan sangat membantu pasien maupun keluarga pasien yang mengalami keterbatasan untuk mengambil obat secara langsung ke fasilitas kesehatan.
"Layanan pengantaran obat dapat menjadi solusi yang memudahkan pasien, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan mobilitas atau tidak dapat datang langsung ke fasilitas kesehatan," pungkasnya. (aym/ssb)