E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Sidang Tahunan|Sidang Bersama|BUMN|RUU Masyarakat Adat|NTB|hakim agung|hakim adhoc|APBN|Ekonomi|RUU Perampasan Aset|miras|EBT|RAPBN 2027
Jakarta:
Cerah
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 76%
Angin: 2 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Sidang Tahunan|Sidang Bersama|BUMN|RUU Masyarakat Adat|NTB|hakim agung|hakim adhoc|APBN|Ekonomi|RUU Perampasan Aset|miras|EBT|RAPBN 2027
Jakarta:
Cerah
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 76%
Angin: 2 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Sidang Tahunan|Sidang Bersama|BUMN|RUU Masyarakat Adat|NTB|hakim agung|hakim adhoc|APBN|Ekonomi|RUU Perampasan Aset|miras|EBT|RAPBN 2027
Jakarta:
Cerah
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 76%
Angin: 2 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Darmadi Minta Perampingan BUMN Diukur dari Kinerja, Bukan Jumlah Perusahaan

Diterbitkan
Selasa, 30 Jun 2026 15.39 WIB
Bagikan:
Darmadi Minta Perampingan BUMN Diukur dari Kinerja, Bukan Jumlah Perusahaan

Anggota Komisi VI DPR RI Darmadi Durianto, saat ditemui Parlementaria di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.|Foto: Yohanes/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta  – Anggota Komisi VI DPR RI Darmadi Durianto menegaskan bahwa kebijakan restrukturisasi atau perampingan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) harus memiliki indikator kinerja utama (Key Performance Indicator/KPI) yang jelas. Menurutnya, keberhasilan restrukturisasi tidak cukup diukur dari berkurangnya jumlah perusahaan, tetapi harus mampu meningkatkan efisiensi tanpa menimbulkan persoalan baru.

 

"Perampingan atau streamlining ini dilakukan dalam rangka membuat BUMN lebih efisien. Tentu ini harus dikaji dengan cermat karena setiap kasus berbeda-beda," ujar Darmadi kepada Parlementaria di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Lihat Juga :

Sturman: Restrukturisasi BUMN Harus Berdampak, Bukan Sekadar Kurangi Jumlah Perusahaan

Sturman: Restrukturisasi BUMN Harus Berdampak, Bukan Sekadar Kurangi Jumlah Perusahaan

Komisi VI Dukung Perampingan BUMN Demi Efisiensi

Komisi VI Dukung Perampingan BUMN Demi Efisiensi

 

Ia menilai terdapat beberapa hal yang harus menjadi perhatian dalam proses restrukturisasi BUMN. Pertama, DPR menegaskan agar kebijakan tersebut tidak berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK) bagi para pegawai. "Tentu kita berharap di DPR ini PHK tidak boleh terjadi. Jangan sampai perampingan justru menimbulkan masalah bagi karyawan," tegasnya.

 

Selain itu, Darmadi menekankan bahwa restrukturisasi harus benar-benar menghasilkan efisiensi sekaligus meningkatkan performa perusahaan. Menurutnya, indikator keberhasilan harus terlihat dari berbagai aspek, mulai dari kinerja keuangan, pertumbuhan penjualan, hingga peningkatan pengembalian aset (return on assets/ROA) dan pengembalian ekuitas (return on equity/ROE).

 

"Kalau hasil perampingan justru membuat indikator kinerja menjadi lebih buruk, tentu ini harus menjadi perhatian. Artinya, restrukturisasi tidak mencapai tujuannya," ujar Politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu.

 

Darmadi juga menyoroti rencana pembentukan holding logistik BUMN yang dinilainya perlu dikaji secara lebih mendalam. Menurutnya, proses penggabungan perusahaan harus mempertimbangkan kondisi masing-masing entitas agar tidak memperbesar persoalan yang sudah ada.

 

Legislator Dapil DKI Jakarta ini mencontohkan, apabila perusahaan induk yang memimpin holding belum memiliki kondisi yang sehat, maka penggabungan sejumlah perusahaan justru berpotensi menimbulkan persoalan baru.

 

"Saya setuju kalau BUMN yang memang tidak bagus kemudian dibenahi, dibubarkan, atau dilakukan langkah-langkah perbaikan. Tetapi jangan sampai perampingan ini justru melahirkan masalah-masalah baru," jelasnya.

 

Karena itu, Darmadi menegaskan bahwa setiap kebijakan restrukturisasi harus didasarkan pada kajian yang komprehensif dengan target kinerja yang terukur. "Kajian-kajian itu harus didasarkan kepada KPI yang ingin dipakai. KPI-nya harus jelas sehingga tujuan efisiensi benar-benar tercapai," pungkasnya. (tin/we)

Berita terkait

Sturman: Restrukturisasi BUMN Harus Berdampak, Bukan Sekadar Kurangi Jumlah Perusahaan
Industri dan Pembangunan
Sturman: Restrukturisasi BUMN Harus Berdampak, Bukan Sekadar Kurangi Jumlah Perusahaan
Komisi VI Dukung Perampingan BUMN Demi Efisiensi
Industri dan Pembangunan
Komisi VI Dukung Perampingan BUMN Demi Efisiensi
Komisi VI Apresiasi Kinerja Kementerian BUMN, Minta Target Dividen Rp90 Triliun 2025 Tercapai
Ekonomi dan Keuangan
Komisi VI Apresiasi Kinerja Kementerian BUMN, Minta Target Dividen Rp90 Triliun 2025 Tercapai
Tags:#BUMN
Sebelumnya

Fenomena 60 Ribu Mahasiswa Tak Registrasi Ulang Jadi Sorotan Komisi X DPR

Selanjutnya

Sampaikan Belasungkawa, Puan Maharani Dorong Penguatan Manajerial Latsar SPPI

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1068)
  • Industri dan Pembangunan(3726)
  • Isu Lainnya(1058)
  • Kesejahteraan Rakyat(3715)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4599)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Sidang Tahunan MPR RI Sidang Bersama DPR RI & DPD RI Rapat Paripurna DPR RI
Majalah Parlementaria Edisi 258
Parja
Parja
MAKLUMAT PELAYANAN

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Sidang Tahunan|Sidang Bersama|BUMN|RUU Masyarakat Adat|NTB|hakim agung|hakim adhoc|APBN|Ekonomi|RUU Perampasan Aset|miras|EBT|RAPBN 2027
Jakarta:
Cerah
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 76%
Angin: 2 km/h