E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Logistik|Bencana|RUU Kabupaten/Kota|Kampung Siaga Bencana|tambang|industri|Lingkungan Hidup|limbah|Judol|pesantren|lingkungan|fiskal|Minerba
Jakarta:
Gerimis
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 79%
Angin: 10 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Logistik|Bencana|RUU Kabupaten/Kota|Kampung Siaga Bencana|tambang|industri|Lingkungan Hidup|limbah|Judol|pesantren|lingkungan|fiskal|Minerba
Jakarta:
Gerimis
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 79%
Angin: 10 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Logistik|Bencana|RUU Kabupaten/Kota|Kampung Siaga Bencana|tambang|industri|Lingkungan Hidup|limbah|Judol|pesantren|lingkungan|fiskal|Minerba
Jakarta:
Gerimis
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 79%
Angin: 10 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Panja SPMB Dibentuk untuk Menjawab Keluhan Ketidakadilan Akses Pendidikan Tinggi

Diterbitkan
Kamis, 25 Jun 2026 13.52 WIB
Bagikan:
Panja SPMB Dibentuk untuk Menjawab Keluhan Ketidakadilan Akses Pendidikan Tinggi

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Kurniasih Mufidayat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panja SPMB Komisi X DPR RI bersama Rektor Universitas Indonesia, Rektor Universitas Gadjah Mada, Rektor Institut Teknologi Bandung, Rektor Universitas Diponegoro, Rektor Universitas Tanjungpura, serta Rektor Universitas Terbuka, di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.|Foto: Mentari/Mares

PARLEMENTARIA, Jakarta – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Kurniasih Mufidayati, menegaskan bahwa pembentukan Panitia Kerja (Panja) Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) berangkat dari banyaknya aspirasi dan keluhan yang diterima DPR RI terkait pelaksanaan sistem penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi.


Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panja SPMB Komisi X DPR RI bersama Rektor Universitas Indonesia, Rektor Universitas Gadjah Mada, Rektor Institut Teknologi Bandung, Rektor Universitas Diponegoro, Rektor Universitas Tanjungpura, serta Rektor Universitas Terbuka, di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/6/2026).


Menurut Kurniasih, berbagai pihak mulai dari perguruan tinggi swasta (PTS), perguruan tinggi negeri (PTN), hingga masyarakat menyampaikan masukan terkait masih adanya persoalan keadilan, pemerataan akses, dan kesempatan memperoleh pendidikan tinggi yang berkualitas.

Lihat Juga :

Ledia Hanifa Dorong Penguatan Ekosistem Pendidikan Tinggi untuk Tingkatkan Kualitas SDM

Ledia Hanifa Dorong Penguatan Ekosistem Pendidikan Tinggi untuk Tingkatkan Kualitas SDM

SPMB Harus Jadi Instrumen Pemerataan Kesempatan Pendidikan Tinggi

SPMB Harus Jadi Instrumen Pemerataan Kesempatan Pendidikan Tinggi


“Panja ini dibuat karena kami mendapat banyak sekali audiensi. Banyak audiensi datang, baik itu dari PTS dan juga mungkin dari masyarakat, termasuk juga beberapa PTN memberikan masukan. Bagaimana supaya SPMB ini memiliki landasan yang ada keadilan, kesetaraan, dan pemerataan,” ujarnya.


Ia menjelaskan, salah satu persoalan yang banyak disoroti masyarakat adalah masih terbatasnya akses pendidikan tinggi bagi calon mahasiswa dari daerah-daerah yang memiliki keterbatasan fasilitas pendidikan maupun wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Karena itu, Komisi X DPR RI memandang perlu adanya formulasi kebijakan yang mampu memberikan kesempatan yang lebih setara bagi seluruh anak bangsa.


Selain persoalan akses, Panja SPMB juga dibentuk untuk menelaah berbagai keluhan mengenai biaya pendidikan tinggi yang dinilai masih menjadi hambatan bagi sebagian masyarakat. Menurutnya, isu pembiayaan menjadi salah satu variabel penting yang harus diperhatikan dalam penyempurnaan sistem penerimaan mahasiswa baru.


“Termasuk juga yang dikeluhkan itu adalah terkait dengan biaya. Biaya-biaya ini juga menjadi satu variabel yang akhirnya melandasi dibuatnya Panja SPMB ini,” kata Politisi Fraksi PKS tersebut.


Lebih lanjut, Kurniasih menegaskan bahwa Panja SPMB tidak dibentuk untuk mencari kesalahan pihak tertentu, melainkan untuk merumuskan solusi yang dapat mengakomodasi kepentingan seluruh pemangku kepentingan pendidikan tinggi.


Komisi X DPR RI, lanjutnya, memahami tantangan yang dihadapi perguruan tinggi dalam menjaga kualitas layanan pendidikan. Namun di sisi lain, DPR juga berkewajiban memastikan bahwa sistem penerimaan mahasiswa baru berjalan secara adil dan mampu membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat.


“Kami sangat berterima kasih Bapak dan Ibu semua berkenan hadir memenuhi undangan kami untuk melakukan rapat dengan pendapat. Kita ingin mencari formula yang bisa tetap memberikan solusi untuk semua pihak,” tuturnya.


Ia menambahkan, berbagai masukan dari perguruan tinggi akan menjadi bahan penting dalam penyusunan rekomendasi Panja SPMB. Rekomendasi tersebut diharapkan dapat menjadi dasar perbaikan kebijakan penerimaan mahasiswa baru pada tahun-tahun mendatang sehingga isu ketidakadilan dan ketimpangan akses pendidikan tinggi dapat diminimalkan. “Kami mendengar aspirasi dari masyarakat, maka dibuatlah Panja ini. Harapannya nanti ada rekomendasi yang benar-benar memberikan keadilan untuk semua pihak,” pungkasnya. (fa/ssb)

Berita terkait

Ledia Hanifa Dorong Penguatan Ekosistem Pendidikan Tinggi untuk Tingkatkan Kualitas SDM
Kesejahteraan Rakyat
Ledia Hanifa Dorong Penguatan Ekosistem Pendidikan Tinggi untuk Tingkatkan Kualitas SDM
SPMB Harus Jadi Instrumen Pemerataan Kesempatan Pendidikan Tinggi
Kesejahteraan Rakyat
SPMB Harus Jadi Instrumen Pemerataan Kesempatan Pendidikan Tinggi
Permen Baru Pendidikan Tinggi Dinilai Belum Menjawab Kebutuhan Jangka Panjang
Kesejahteraan Rakyat
Permen Baru Pendidikan Tinggi Dinilai Belum Menjawab Kebutuhan Jangka Panjang
Tags:#Perguruan Tinggi#SPMB
Sebelumnya

Substansi RUU Kabupaten/Kota Harus Mampu Perkuat Tata Kelola Pemerintahan yang Efektif

Selanjutnya

Dorong Program Desa Jadi PSN, Fadholi Minta Kemendes Yakinkan Presiden

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(928)
  • Industri dan Pembangunan(3325)
  • Isu Lainnya(1021)
  • Kesejahteraan Rakyat(3318)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4048)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Logistik|Bencana|RUU Kabupaten/Kota|Kampung Siaga Bencana|tambang|industri|Lingkungan Hidup|limbah|Judol|pesantren|lingkungan|fiskal|Minerba
Jakarta:
Gerimis
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 79%
Angin: 10 km/h