
Komisi VI Tinjau Kesiapan IDSurvey Hadapi Tantangan dan Peluang Bisnis Baru|Foto : Farhan/Alma
PARLEMENTARIA, Jakarta — Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Adisatrya Suryo Sulisto menyoroti pentingnya peran PT Inspeksi Sertifikasi dan Survey Indonesia (ID Survey) dalam mendukung berbagai program strategis pemerintah. Sekaligus mendorong perusahaan untuk terus beradaptasi menghadapi tantangan ekonomi dan persaingan industri yang semakin ketat.
“Di tengah upaya pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi, mempercepat hilirisasi industri, meningkatkan ekspor serta memperkuat daya saing nasional, peran layanan testing inspeksi, sertifikasi, verifikasi dan klasifikasi menjadi semakin strategis,” ujar Adisatrya saat memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI dengan jajaran PT Inspeksi Sertifikasi dan Survey Indonesia, di ruang rapat Komisi VI DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (25/6/2026).
Dijelaskannya, layanan-layanan itu kini semakin menentukan daya saing suatu negara. Menurutnya, tuntutan pasar global tidak hanya menekankan kemampuan produksi, tetapi juga jaminan mutu dan kepatuhan terhadap standar yang berlaku. Dengan kata lain, kemampuan menjamin kualitas dan keamanan produk menjadi faktor penting dalam memperkuat posisi Indonesia di pasar internasional.
“Daya saing suatu negara saat ini tidak hanya ditentukan oleh kemampuan memproduksi barang dan jasa tetapi juga kemampuan menjamin kualitas keamanan dan kepatuhan produk terhadap standar nasional maupun internasional,” tambahnya.
IDSurvei, lanjutnya, memiliki fungsi strategis dalam mendukung pelaksanaan berbagai program prioritas pemerintah, mulai dari hilirisasi mineral, verifikasi TKDN, pengawasan proyek strategis nasional, sertifikasi produk ekspor, sertifikasi industri hijau hingga pengawasan keselamatan sektor maritim dan energy.
Karena itu, menurutnya, keberhasilan sejumlah agenda pembangunan nasional sangat bergantung pada kapasitas IDSurvey dalam menyediakan layanan penjaminan mutu yang kredibel dan diakui secara internasional.
Meski demikian, Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini mengingatkan adanya sejumlah tantangan yang perlu dihadapi perusahaan, mulai dari kebijakan efisiensi belanja pemerintah, perlambatan ekonomi global, hingga persaingan yang semakin tinggi di sektor jasa pengujian dan sertifikasi.
“Namun demikian mengalami berbagai tantangan terutama akibat kebijakan efisiensi belanja pemerintah, perlambatan ekonomi global serta meningkatnya persaingan di industri testing inspection dan certification itu sendiri,” katanya.
Kondisi tersebut menuntut perusahaan untuk harus terus melakukan transformasi, memperkuat inovasi dan memperluas sumber-sumber pertumbuhan usaha di luar pasar yang selama ini menjadi andalan. Oleh karenanya, pihaknya ingin memperoleh penjelasan mengenai kondisi kesehatan korporasi serta strategi perusahaan dalam memanfaatkan peluang bisnis baru yang terus berkembang. (ayu/aha)