E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
YTR|Imigrasi|Optimalisasi Pendapatan Daerah|Pendidikan|HAM|RUU Sisdiknas|WNA|KUHP|fiskal|Dana Bagi Hasil|Warga Binaan|Haji|Transportasi
Jakarta:
Gerimis
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 74%
Angin: 10 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
YTR|Imigrasi|Optimalisasi Pendapatan Daerah|Pendidikan|HAM|RUU Sisdiknas|WNA|KUHP|fiskal|Dana Bagi Hasil|Warga Binaan|Haji|Transportasi
Jakarta:
Gerimis
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 74%
Angin: 10 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
YTR|Imigrasi|Optimalisasi Pendapatan Daerah|Pendidikan|HAM|RUU Sisdiknas|WNA|KUHP|fiskal|Dana Bagi Hasil|Warga Binaan|Haji|Transportasi
Jakarta:
Gerimis
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 74%
Angin: 10 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Neng Eem Dorong Pengembangan Vaksin Non-Suntik untuk Anak-anak

Diterbitkan
Rabu, 24 Jun 2026 10.00 WIB
Bagikan:
Neng Eem Dorong Pengembangan Vaksin Non-Suntik untuk Anak-anak

Anggota Komisi IX DPR RI Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR RI dengan Menteri Kesehatan RI di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.|Foto : Tari/Andri

PARLEMENTARIA, Jakarta – Pelaksanaan program imunisasi nasional dinilai perlu terus diikuti dengan inovasi yang dapat meningkatkan kenyamanan anak-anak sebagai kelompok penerima vaksin terbesar. Salah satunya melalui pengembangan metode pemberian vaksin yang lebih ramah anak dan tidak selalu menggunakan suntikan.


Anggota Komisi IX DPR RI Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz mengusulkan agar Kementerian Kesehatan mendorong berbagai inovasi dalam metode pemberian vaksin sehingga proses imunisasi menjadi lebih nyaman dan tidak menimbulkan ketakutan pada anak-anak.


Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR RI dengan Menteri Kesehatan RI di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/6/2026).

Lihat Juga :

Puan Dorong Pendampingan Psikologi Bagi Anak-Anak Pengungsi Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki

Puan Dorong Pendampingan Psikologi Bagi Anak-Anak Pengungsi Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki

Legislator Dorong Sosialisasi Perlindungan Diri untuk Anak dan Generasi Muda

Legislator Dorong Sosialisasi Perlindungan Diri untuk Anak dan Generasi Muda


Menurutnya, mayoritas sasaran program imunisasi merupakan anak-anak dan balita. Karena itu, aspek psikologis anak juga perlu menjadi perhatian dalam pelaksanaan program kesehatan tersebut.


“Nah, yang divaksin ini kebanyakan adalah anak-anak. Saya masih ingat dulu waktu SD ketika ada vaksin, anak-anak semua ketakutan. Bahkan ada yang berusaha tidak sekolah kalau tidak dipaksa oleh orang tuanya,” ujar Neng Eem.


Legislator Fraksi PKB itu menilai ketakutan anak-anak bukan pada tujuan vaksinasinya, melainkan pada metode pemberiannya yang identik dengan suntikan. Padahal, menurutnya, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan memungkinkan hadirnya berbagai inovasi dalam metode pemberian vaksin.


“Divaksin itu sesuatu yang menakutkan bagi anak-anak karena caranya disuntik. Memasukkan cairan ke dalam tubuh itu kan tidak harus dengan suntik,” katanya.


Ia pun mendorong agar Kementerian Kesehatan bersama para peneliti dan industri farmasi mengembangkan metode yang lebih ramah anak, misalnya dalam bentuk cairan atau metode lain yang lebih mudah diterima.


“Kenapa tidak bagaimana vaksin itu misalnya dalam bentuk cairan atau metode lain. Sehingga anak-anak tidak takut lagi divaksin, mereka merasa nyaman ketika mendapatkan imunisasi,” ujarnya.


Menurut Neng Eem, inovasi dalam pelayanan kesehatan menjadi penting untuk meningkatkan cakupan imunisasi nasional. Sebab, keberhasilan program imunisasi tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan vaksin, tetapi juga oleh penerimaan masyarakat, khususnya anak-anak dan orang tua.


Ia berharap perkembangan teknologi kesehatan dapat dimanfaatkan untuk menghadirkan metode imunisasi yang lebih efektif, nyaman, dan mudah diterima masyarakat.


“Saya kira ini penting untuk dipikirkan oleh Kementerian Kesehatan agar pelayanan imunisasi semakin baik dan semakin ramah bagi anak-anak,” pungkasnya. (fa/ssb)

Berita terkait

Puan Dorong Pendampingan Psikologi Bagi Anak-Anak Pengungsi Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki
Kesejahteraan Rakyat
Puan Dorong Pendampingan Psikologi Bagi Anak-Anak Pengungsi Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki
Legislator Dorong Sosialisasi Perlindungan Diri untuk Anak dan Generasi Muda
Kesejahteraan Rakyat
Legislator Dorong Sosialisasi Perlindungan Diri untuk Anak dan Generasi Muda
Pemilu: Pesta Demokrasi, ‘Pesta’ untuk Anak-anak Juga
Isu Lainnya
Pemilu: Pesta Demokrasi, ‘Pesta’ untuk Anak-anak Juga
Tags:#imunisasi
Sebelumnya

Maman Imanul Haq Dorong BPKH Lebih Independen Mengelola Dana Haji

Selanjutnya

Masukan Akademisi Soal RUU Koperasi: Jepang Berhasil Jaga Marwah Koperasi

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(920)
  • Industri dan Pembangunan(3304)
  • Isu Lainnya(1020)
  • Kesejahteraan Rakyat(3300)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4034)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

LOKAS
DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
YTR|Imigrasi|Optimalisasi Pendapatan Daerah|Pendidikan|HAM|RUU Sisdiknas|WNA|KUHP|fiskal|Dana Bagi Hasil|Warga Binaan|Haji|Transportasi
Jakarta:
Gerimis
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 74%
Angin: 10 km/h