E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Perampasan Aset|Komisi III|Komisi IX|RUU Masyarakat Adat|Garut|Haji|MBG|Potensi Lokal|Komisi XIII|Kesehatan|Pendidikan|layanan kesehatan|BPJS Ketenagakerjaan
Jakarta:
Berawan
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 76%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Perampasan Aset|Komisi III|Komisi IX|RUU Masyarakat Adat|Garut|Haji|MBG|Potensi Lokal|Komisi XIII|Kesehatan|Pendidikan|layanan kesehatan|BPJS Ketenagakerjaan
Jakarta:
Berawan
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 76%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Perampasan Aset|Komisi III|Komisi IX|RUU Masyarakat Adat|Garut|Haji|MBG|Potensi Lokal|Komisi XIII|Kesehatan|Pendidikan|layanan kesehatan|BPJS Ketenagakerjaan
Jakarta:
Berawan
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 76%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Neng Eem Minta Kemenkes Buka Informasi Kandungan Vaksin, Demi Kepercayaan Publik

Diterbitkan
Selasa, 23 Jun 2026 16.25 WIB
Bagikan:
Neng Eem Minta Kemenkes Buka Informasi Kandungan Vaksin, Demi Kepercayaan Publik

Anggota Komisi IX DPR RI Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR RI dengan Menteri Kesehatan RI di Ruang Rapat Komisi IX, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.|Foto : Mentari/Alma

PARLEMENTARIA, Jakarta – Upaya meningkatkan cakupan imunisasi nasional dinilai tidak cukup hanya mengandalkan kampanye dan sosialisasi mengenai manfaat vaksin. Keterbukaan informasi terkait kandungan vaksin serta proses produksinya dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap program imunisasi.


Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi IX DPR RI Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR RI dengan Menteri Kesehatan RI di Ruang Rapat Komisi IX, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/6/2026). Menurutnya, masih adanya penolakan terhadap imunisasi, terutama dari kalangan orang tua, perlu direspons dengan pendekatan yang lebih edukatif dan transparan.


Ia mengungkapkan, berdasarkan paparan Menteri Kesehatan, salah satu kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan imunisasi adalah masih adanya orang tua yang melarang anaknya mendapatkan vaksin. Karena itu, menurutnya, pemerintah perlu menjelaskan secara lebih rinci mengenai kandungan vaksin agar masyarakat memperoleh pemahaman yang utuh.

Lihat Juga :

1.251 Dapur MBG Disanksi, Neng Eem Minta Akreditasi Tak Sekadar Formalitas

1.251 Dapur MBG Disanksi, Neng Eem Minta Akreditasi Tak Sekadar Formalitas

Perkuat Tata Kelola Transparansi BAZNAS Demi Jaga Kepercayaan Publik

Perkuat Tata Kelola Transparansi BAZNAS Demi Jaga Kepercayaan Publik


“Selama ini kita hanya diinformasikan bahwa vaksin campak untuk mencegah campak atau vaksin tertentu untuk mencegah penyakit tertentu. Tetapi belum pernah ada yang menyampaikan kandungannya apa saja. Saya kira itu penting,” ujar Neng Eem.


Politisi Fraksi PKB tersebut menilai keterbukaan informasi merupakan bagian dari edukasi kesehatan kepada masyarakat. Di tengah derasnya arus informasi digital, masyarakat kini semakin kritis dan cenderung mencari informasi secara mandiri mengenai berbagai produk kesehatan, termasuk vaksin.


“Karena hari ini informasi digital sangat luas. Orang yang tidak memahami dunia medis pun akan mencari tahu. Akhirnya muncul pertanyaan, ini benar tidak, dampaknya bagaimana. Maka menurut saya penting untuk membangun trust masyarakat,” katanya.


Selain kandungan vaksin, ia juga mempertanyakan sumber produksi vaksin yang digunakan dalam program imunisasi nasional. Menurutnya, masyarakat perlu mengetahui apakah vaksin diproduksi di dalam negeri, melibatkan BUMN dan swasta nasional, atau masih bergantung pada bahan baku impor.


“Apakah vaksin ini diproduksi di dalam negeri, ataukah ada impornya, atau hanya BUMN dan perusahaan swasta Indonesia, atau ada bahan-bahan impor. Ini juga penting untuk diinformasikan,” jelasnya.


Legislator Dapil Jawa Barat III itu berharap keterbukaan informasi tersebut dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus mendorong partisipasi dalam program imunisasi. Menurutnya, keberhasilan program imunisasi nasional tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan vaksin, tetapi juga oleh tingkat penerimaan masyarakat terhadap program tersebut.


“Ini bagian dari tanggung jawab edukasi kesehatan bagi masyarakat Indonesia. Semakin masyarakat memahami, semakin besar pula kepercayaan mereka terhadap manfaat vaksin,” pungkasnya. (fa/aha)

Berita terkait

1.251 Dapur MBG Disanksi, Neng Eem Minta Akreditasi Tak Sekadar Formalitas
Kesejahteraan Rakyat
1.251 Dapur MBG Disanksi, Neng Eem Minta Akreditasi Tak Sekadar Formalitas
Perkuat Tata Kelola Transparansi BAZNAS Demi Jaga Kepercayaan Publik
Kesejahteraan Rakyat
Perkuat Tata Kelola Transparansi BAZNAS Demi Jaga Kepercayaan Publik
Fauzan Khalid Dorong ATR/BPN Benahi Layanan Demi Tingkatkan Kepercayaan Publik
Politik dan Keamanan
Fauzan Khalid Dorong ATR/BPN Benahi Layanan Demi Tingkatkan Kepercayaan Publik
Tags:#imunisasi
Sebelumnya

Anggaran Imunisasi Kurang 4,91 Triliun, Komisi IX Minta Kemenkes Beri Penjelasan

Selanjutnya

Mufti Anam Desak Kompensasi PLN ke Warga Akibat Mati Lampu Bergilir

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1053)
  • Industri dan Pembangunan(3682)
  • Isu Lainnya(1045)
  • Kesejahteraan Rakyat(3689)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4554)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
Majalah Parlementaria Edisi 258

Link Flipbook : https://online.anyflip.com/fhwbw/fndh/mobile/index.html

KELAS PARLEMEN

🚀 Halo Sobat Parlemen, Kelas Parlemen resmi dimulai! Kelas Parlemen mengajak kamu memahami bagaimana parlemen berperan dalam menjaga ruang digital di tengah perkembangan teknologi dan algoritma. 🎙️ Beyond the FYP: Peran Parlemen Menjaga Ruang Digital di Tengah Bias dan Jebakan Algoritma 📅 Jumat, 7 Agustus 2026 🕙 10.00 WIB – selesai 💻 Zoom Meeting 🎤 Narasumber: * Amelia Anggraini, S.I.Kom – Anggota Komisi I DPR RI * Dr. Suko Widodo, Drs., M.Si. – Dosen FISIP Universitas Airlangga ✨ Fasilitas peserta: ✔️ e-Sertifikat ✔️ Berbagai hadiah menarik 📌 Daftar sekarang melalui tautan berikut: https://s.dpr.go.id/KELASPARLEMEN Jadilah bagian dari Kelas Parlemen dan ikut berdiskusi mengenai isu digita

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Perampasan Aset|Komisi III|Komisi IX|RUU Masyarakat Adat|Garut|Haji|MBG|Potensi Lokal|Komisi XIII|Kesehatan|Pendidikan|layanan kesehatan|BPJS Ketenagakerjaan
Jakarta:
Berawan
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 76%
Angin: 4 km/h