
Anggota Komisi V DPR RI, Danang Wicaksana Sulistya. |Foto : Runi/Alma
PARLEMENTARIA, Jakarta — Anggota Komisi V DPR RI Danang Wicaksana Sulistya mengingatkan pihak sekolah, orang tua, maupun penyelenggara wisata pendidikan agar mengutamakan aspek keselamatan dalam memilih armada transportasi selama masa liburan sekolah.
Menurut Danang, meningkatnya aktivitas studi tur dan wisata rombongan siswa pada periode liburan harus diimbangi dengan perhatian terhadap standar keselamatan kendaraan serta kelayakan operator transportasi yang digunakan.
“Musim liburan sekolah selalu diikuti peningkatan permintaan bus pariwisata. Dalam kondisi seperti ini, aspek keselamatan harus menjadi prioritas utama. Jangan hanya mempertimbangkan harga, tetapi pastikan perusahaan otobus yang dipilih memiliki legalitas yang jelas dan armada yang laik jalan,” ujar Danang dalam keterangan tertulisnya, Selasa (23/6/2026).
Lanjutnya, masyarakat dapat melakukan pengecekan legalitas perusahaan angkutan melalui Sistem Informasi Perizinan Online Angkutan Darat dan Multimoda (SPIONAM) milik Direktorat Jenderal Perhubungan Darat. Selain itu, status uji berkala kendaraan atau KIR juga perlu dipastikan masih berlaku sebelum armada digunakan.
Ia menegaskan bahwa setiap penyewa berhak meminta bukti kelulusan uji KIR dan memastikan kendaraan berada dalam kondisi prima demi menjamin keamanan seluruh peserta perjalanan.
Selain kondisi armada, Danang juga menyoroti pentingnya memperhatikan waktu kerja pengemudi. Menurutnya, kelelahan pengemudi masih menjadi salah satu faktor utama penyebab kecelakaan lalu lintas.
“Pengemudi maksimal bekerja delapan jam sehari dan wajib beristirahat setelah mengemudi selama empat jam berturut-turut. Jika perjalanan jauh, penyedia jasa harus menyiapkan dua pengemudi,” tegasnya.
Legislator yang membidangi sektor infrastruktur dan perhubungan itu juga mengingatkan pentingnya perencanaan rute perjalanan, terutama bagi rombongan yang akan menuju kawasan wisata pegunungan atau daerah dengan kondisi jalan yang menantang. Ia meminta penyelenggara memastikan sistem pengereman kendaraan berfungsi optimal serta menyiapkan rute alternatif untuk mengantisipasi berbagai kondisi di lapangan.
Di sisi lain, Danang menekankan pentingnya transparansi biaya perjalanan melalui kontrak tertulis yang mencakup seluruh komponen layanan, termasuk biaya tol, parkir, akomodasi kru, hingga perlindungan asuransi bagi penumpang. Menutup keterangannya, Danang berharap seluruh kegiatan wisata sekolah selama masa liburan dapat berlangsung aman dan memberikan pengalaman yang positif bagi para siswa.
“Liburan harus menjadi momen yang menyenangkan dan berkesan. Dengan persiapan yang matang serta kepatuhan terhadap aspek keselamatan transportasi, kita berharap seluruh peserta dapat menikmati perjalanan dan kembali ke rumah dengan selamat,” pungkasnya. (bit/aha)