E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kopdes Merah Putih|Koperasi|PERTAMINA|energi|minyak|Perdamaian|LPG|BUMN|Imigrasi|KRL|Kereta Api|KAI|fiskal
Jakarta:
Gerimis
30°C
Terasa: 34°C
Lembab: 70%
Angin: 14 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kopdes Merah Putih|Koperasi|PERTAMINA|energi|minyak|Perdamaian|LPG|BUMN|Imigrasi|KRL|Kereta Api|KAI|fiskal
Jakarta:
Gerimis
30°C
Terasa: 34°C
Lembab: 70%
Angin: 14 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kopdes Merah Putih|Koperasi|PERTAMINA|energi|minyak|Perdamaian|LPG|BUMN|Imigrasi|KRL|Kereta Api|KAI|fiskal
Jakarta:
Gerimis
30°C
Terasa: 34°C
Lembab: 70%
Angin: 14 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Andre Rosiade Optimistis Produksi Minyak Rokan 400 Ribu Barel per Hari di 2034

Diterbitkan
Sabtu, 20 Jun 2026 14.36 WIB
Bagikan:
Andre Rosiade Optimistis Produksi Minyak Rokan 400 Ribu Barel per Hari di 2034

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI ke fasilitas operasi PHR di Minas, Riau.|Foto: Hal/Karisma

PARLEMENTARIA, Pekanbaru – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade optimistis target produksi minyak Wilayah Kerja (WK) Rokan sebesar 400 ribu barel per hari pada 2034 dapat tercapai. Optimisme tersebut didasarkan pada berbagai inovasi teknologi yang diterapkan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), termasuk teknologi injeksi kimia yang mulai menunjukkan peningkatan produksi di Lapangan Minas.

 

“Alhamdulillah produksinya terus meningkat dan kami optimis dengan kerja keras teman-teman Pertamina. Dan tentu dengan inovasi teknologi, insyaallah target 400.000 barel di tahun 2034 bisa terwujud,” ujar Andre kepada Parlementaria dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI ke fasilitas operasi PHR di Minas, Riau, Kamis (18/6/2026).

Lihat Juga :

Produksi Minyak WK Rokan Harus Dukung Target Kemandirian Energi 2029

Produksi Minyak WK Rokan Harus Dukung Target Kemandirian Energi 2029

Ramson Siagian: Impor Minyak 1 Juta Barel per Hari, Kita Belum Swasembada Energi!

Ramson Siagian: Impor Minyak 1 Juta Barel per Hari, Kita Belum Swasembada Energi!

 

Menurut Andre, Komisi VI sengaja melakukan kunjungan ke Minas untuk melihat secara langsung langkah konkret yang dilakukan PHR dalam meningkatkan produksi minyak nasional. Dari hasil pemaparan yang diterima, salah satu terobosan yang mulai memberikan hasil adalah penerapan teknologi injeksi kimia (chemical injection) untuk meningkatkan perolehan minyak dari lapangan yang telah lama berproduksi.

 

Ia menjelaskan, teknologi tersebut telah menghasilkan tambahan produksi dalam waktu relatif singkat. Bahkan, produksi Lapangan Minas diproyeksikan bertambah sekitar 2.000 barel per hari pada akhir 2026.

 

“Dengan berbagai inovasi yang mereka lakukan, terakhir dengan injeksi kemikal ini, sudah terwujud bahwa dalam satu bulan ini sudah ada tambahan produksi. Dan diprediksi untuk sumur minyak Minas ini saja, akhir Desember 2026 sudah akan ada kenaikan 2.000 barel,” jelasnya.

 

Andre menambahkan, produksi di kawasan Minas diperkirakan dapat mencapai 70 ribu barel per hari pada 2028–2029. Peningkatan tersebut menjadi salah satu tahapan penting menuju target produksi WK Rokan sebesar 400 ribu barel per hari pada 2034.

 

Berdasarkan paparan manajemen PHR, lanjutnya, berbagai teknologi yang dibutuhkan untuk meningkatkan produksi telah diterapkan. Selain melakukan pengeboran secara masif sejak alih kelola WK Rokan, Ia mengungkapkan bahwa Pertamina juga terus mengembangkan teknologi peningkatan perolehan minyak untuk mengoptimalkan lapangan-lapangan yang telah berusia tua.

 

Maka dari itu, Andre menilai strategi yang dijalankan PHR saat ini sudah berada pada jalur yang tepat. Menurutnya, dukungan dan pengawalan dari DPR RI perlu terus dilakukan agar target peningkatan produksi tersebut dapat terealisasi.

 

“Menurut saya teman-teman ini sudah on the track, tinggal kita kawal, kita dukung terus sehingga target-target dari inovasi mereka bisa tercapai,” tegasnya. (hal/aha)

Berita terkait

Produksi Minyak WK Rokan Harus Dukung Target Kemandirian Energi 2029
Industri dan Pembangunan
Produksi Minyak WK Rokan Harus Dukung Target Kemandirian Energi 2029
Ramson Siagian: Impor Minyak 1 Juta Barel per Hari, Kita Belum Swasembada Energi!
Industri dan Pembangunan
Ramson Siagian: Impor Minyak 1 Juta Barel per Hari, Kita Belum Swasembada Energi!
Mulyadi: Perlu Strategi Efektif Tingkatkan Lifting Minyak 1 Juta Barel per Hari di 2030
Ekonomi dan Keuangan
Mulyadi: Perlu Strategi Efektif Tingkatkan Lifting Minyak 1 Juta Barel per Hari di 2030
Tags:#PERTAMINA#energi#minyak
Sebelumnya

Pengembangan KDMP Perlu Ditopang Model Bisnis yang Matang

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(890)
  • Industri dan Pembangunan(3270)
  • Isu Lainnya(1020)
  • Kesejahteraan Rakyat(3265)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3999)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

LOKAS
DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kopdes Merah Putih|Koperasi|PERTAMINA|energi|minyak|Perdamaian|LPG|BUMN|Imigrasi|KRL|Kereta Api|KAI|fiskal
Jakarta:
Gerimis
30°C
Terasa: 34°C
Lembab: 70%
Angin: 14 km/h