E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
TNI|Kesehatan|Infrastruktur|layanan kesehatan|Aspirasi|Imigrasi|Kereta Api|KAI|perlintasan sebidang|WNA|RUU Pangan|Jalan Tol|Bocimi
Jakarta:
Sebagian Cerah
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 79%
Angin: 8 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
TNI|Kesehatan|Infrastruktur|layanan kesehatan|Aspirasi|Imigrasi|Kereta Api|KAI|perlintasan sebidang|WNA|RUU Pangan|Jalan Tol|Bocimi
Jakarta:
Sebagian Cerah
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 79%
Angin: 8 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
TNI|Kesehatan|Infrastruktur|layanan kesehatan|Aspirasi|Imigrasi|Kereta Api|KAI|perlintasan sebidang|WNA|RUU Pangan|Jalan Tol|Bocimi
Jakarta:
Sebagian Cerah
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 79%
Angin: 8 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Marinus Gea Tekankan Pentingnya Digitalisasi dan Transparansi Pengawasan WNA

Diterbitkan
Minggu, 14 Jun 2026 16.42 WIB
Bagikan:
Marinus Gea Tekankan Pentingnya Digitalisasi dan Transparansi Pengawasan WNA

Anggota Komisi XIII DPR RI Marinus Gea, saat agenda Kunjungan Kerja Komisi XIII DPR RI ke Kota Medan, Sumatera Utara.|Foto: Runi/Karisma

PARLEMENTARIA, Medan – Anggota Komisi XIII DPR RI Marinus Gea mendorong penguatan sistem pengawasan warga negara asing (WNA) melalui penerapan dashboard digital keimigrasian yang terintegrasi dan dapat diakses secara real time. Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital akan meningkatkan akurasi data, memperkuat pengawasan, serta memudahkan pemerintah memantau keberadaan dan aktivitas WNA di Indonesia.

Usulan tersebut disampaikan Marinus saat agenda Kunjungan Kerja Komisi XIII DPR RI ke Kota Medan, Sumatera Utara, Jumat (12/6/2026) dengan tema "Optimalisasi Pengawasan Keimigrasian di Wilayah Kerja Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan". Turut hadir Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Sumatra Utara Parlindungan dan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan Uray Avian.

“Dalam satu dashboard kita bisa melihat berapa orang asing yang datang, berapa yang menggunakan visa kunjungan, VOA, ITAS maupun ITAP. Kita juga bisa mengetahui mereka tinggal di mana, berapa lama izin tinggalnya berlaku, dan berapa yang sudah keluar dari Indonesia,” ujar Marinus.

Dirinya memaparkan sistem tersebut memungkinkan petugas memperoleh gambaran yang akurat mengenai jumlah WNA yang masih berada di suatu wilayah. Dashboard, imbuhnya, bisa mendeteksi secara otomatis pelanggaran keimigrasian, termasuk kasus overstay berdasarkan masa berlaku izin tinggal yang dimiliki.

“Dari data itu kita bisa menghitung siapa yang overstay dan memastikan jumlah orang asing yang berada di suatu daerah pada hari tertentu,” jelasnya.

Di sisi lain, Marinus mengapresiasi kinerja Kantor Wilayah dan Kantor Imigrasi di Sumatera Utara yang dinilai telah menjalankan tugas sesuai kewenangannya. Walaupun begitu, ia mengingatkan isu keterbatasan akses dan integrasi data yang masih menjadi tantangan sehingga perlu segera diselesaikan.

Selain penguatan sistem digital, ia juga menekankan pentingnya transparansi dalam birokrasi. Sebab, ia meyakini setiap laporan yang disampaikan kepada pimpinan mencerminkan kondisi yang sebenarnya sehingga berbagai persoalan dapat diidentifikasi dan ditangani secara tepat.

“Transparansi harus dilakukan secara utuh, bukan sekadar kosmetik. Pelaporan harus apa adanya agar persoalan yang ada bisa diketahui dan diperbaiki,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menilai digitalisasi menjadi instrumen penting untuk meminimalkan potensi penyimpangan dalam pengawasan keimigrasian. Sistem yang terdokumentasi dengan baik akan memudahkan proses pengawasan sekaligus mempersempit ruang terjadinya pelanggaran.

“Kalau semua sudah berbasis sistem, seluruh proses bisa dimonitor. Tetapi jika masih dilakukan secara manual, kebocoran akan selalu berpotensi terjadi karena tidak tercatat dan tidak bisa dikontrol dengan baik,” katanya.

Menutup pernyataan, Marinus menegaskan bahwa penegakan hukum harus berjalan seiring dengan penguatan sistem. Menurutnya, setiap pelanggaran yang dilakukan secara sengaja setelah sistem pengawasan yang transparan dan terintegrasi diterapkan harus ditindak tegas.

“Kalau semua sistem sudah dibuat dengan baik dan masih ada yang sengaja melanggar, tentu harus diberikan hukuman yang setimpal. Itu penting untuk menjaga integritas pengawasan keimigrasian kita,” pungkasnya. (rni/um)

Berita terkait

Marinus Gea Soroti Transparansi Data WNA, Dorong Sistem Keimigrasian Terintegrasi
Politik dan Keamanan
Marinus Gea Soroti Transparansi Data WNA, Dorong Sistem Keimigrasian Terintegrasi
Komisi IX Tekankan Pentingnya Sosialisasi dan Pengawasan Pembayaran THR di Mojokerto
Kesejahteraan Rakyat
Komisi IX Tekankan Pentingnya Sosialisasi dan Pengawasan Pembayaran THR di Mojokerto
Data dan Pengawasan WNA di Bali Perlu Diperkuat Kembali
Politik dan Keamanan
Data dan Pengawasan WNA di Bali Perlu Diperkuat Kembali
Tags:#Imigrasi#WNA
Sebelumnya

Komisi VI Akan Panggil Pertamina Pasca Kenaikan BBM Nonsubsidi

Selanjutnya

Maruli Siahaan: Tangkal Keberangkatan Ilegal ke Luar Negeri, Perketat Pengawasan Imigrasi

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(879)
  • Industri dan Pembangunan(3225)
  • Isu Lainnya(1020)
  • Kesejahteraan Rakyat(3226)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3925)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

LOKAS
DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
TNI|Kesehatan|Infrastruktur|layanan kesehatan|Aspirasi|Imigrasi|Kereta Api|KAI|perlintasan sebidang|WNA|RUU Pangan|Jalan Tol|Bocimi
Jakarta:
Sebagian Cerah
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 79%
Angin: 8 km/h