E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|Petugas Haji|Pariwisata|Armuzna|Budaya|BUMN|Imigrasi|Cagar Budaya|Candi Prambanan|RUU Satu Data|lahan|statistik
Jakarta:
Gerimis
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 88%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|Petugas Haji|Pariwisata|Armuzna|Budaya|BUMN|Imigrasi|Cagar Budaya|Candi Prambanan|RUU Satu Data|lahan|statistik
Jakarta:
Gerimis
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 88%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|Petugas Haji|Pariwisata|Armuzna|Budaya|BUMN|Imigrasi|Cagar Budaya|Candi Prambanan|RUU Satu Data|lahan|statistik
Jakarta:
Gerimis
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 88%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Hendri Munief: Perlu Skema Beasiswa Industri untuk Mahasiswa Akademi Tekstil Surakarta

Diterbitkan
Minggu, 24 Mei 2026 16.58 WIB
Bagikan:
Hendri Munief: Perlu Skema Beasiswa Industri untuk Mahasiswa Akademi Tekstil Surakarta

Anggota Komisi VII DPR RI Hendri Munief dalam Kunjungan Kerja Komisi VII DPR RI ke Akademi Tekstil di Surakarta, Jawa Tengah.|Foto: Ubaid/ Arifman

PARLEMENTARIA, Surakarta - Anggota Komisi VII DPR RI Hendri Munief mendorong adanya skema pembiayaan kreatif bagi mahasiswa Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil Surakarta. Dorongan tersebut disampaikan dalam Kunjungan Kerja Komisi VII DPR RI ke Akademi Tekstil di Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (22/5/2026).

 

Hendri menilai perlunya penguatan pendidikan vokasi di tengah keterbatasan anggaran pemerintah. Karena itu, ia menegaskan efisiensi anggaran tidak boleh membuat pengembangan pendidikan vokasi berhenti. Menurutnya, Kementerian Perindustrian bersama pihak akademi perlu mencari pola kerja sama yang lebih kuat dengan dunia industri, salah satunya melalui pemberian beasiswa bagi mahasiswa. Skema tersebut dinilai penting agar akses generasi muda terhadap pendidikan vokasi tekstil tetap terbuka, meskipun dukungan anggaran pemerintah sedang terbatas.

Lihat Juga :

Hendri Munief: Lulusan Akademi Tekstil Harus Dibuka Peluang Jadi Wirausahawan

Hendri Munief: Lulusan Akademi Tekstil Harus Dibuka Peluang Jadi Wirausahawan

Komisi VII Dorong Akademi Tekstil Surakarta Modernisasi Pembelajarannya

Komisi VII Dorong Akademi Tekstil Surakarta Modernisasi Pembelajarannya

 

“Dengan efisiensi yang ada, anggaran dari kementerian banyak berkurang sehingga anggaran yang diberikan kepada politeknik kecil. Tetapi harus ada yang menjadi prioritas,” ujar Hendri.

 

Menurut Hendri, Akademi Tekstil Surakarta memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia industri tekstil. Namun, potensi tersebut perlu ditopang dengan strategi pembiayaan dan kolaborasi yang lebih inovatif. Ia menilai, keterlibatan dunia industri tidak hanya dapat membantu meringankan beban biaya pendidikan mahasiswa, tetapi juga memastikan proses pembelajaran berjalan lebih dekat dengan kebutuhan nyata dunia kerja.

 

Ia mencontohkan, model pembiayaan pendidikan vokasi dapat dilakukan melalui dukungan langsung pelaku industri. Industri yang membutuhkan tenaga kerja terampil, kata Hendri, seharusnya dapat berperan sejak tahap pendidikan, baik melalui pemberian beasiswa, penyediaan tempat magang, dukungan fasilitas praktik, maupun penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan produksi.

 

“Kalau misalnya politeknik di petrokimia yang ada di Banten, mahasiswanya tidak bayar. Industrinya yang memberikan beasiswa-beasiswa,” jelas Politisi Fraksi PKS ini.

 

Hendri menilai, pola seperti ini dapat menjadi contoh bagi Akademi Tekstil Surakarta. Terlebih, sektor tekstil membutuhkan tenaga kerja yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki keterampilan teknis yang sesuai dengan perkembangan teknologi industri. Karena itu, kerja sama dengan industri perlu dibangun secara berkelanjutan, bukan hanya dalam bentuk kunjungan atau rekrutmen setelah lulus.

 

Lebih lanjut, Hendri menyampaikan bahwa skema beasiswa industri juga dapat menjadi daya tarik bagi calon mahasiswa. Menurutnya, rendahnya minat generasi muda terhadap pendidikan vokasi tekstil perlu dijawab dengan kepastian manfaat, baik berupa pembiayaan pendidikan, kesempatan magang, maupun peluang kerja setelah lulus.

 

Dengan adanya keterlibatan industri, mahasiswa tidak hanya memperoleh keringanan biaya, tetapi juga memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai masa depan kariernya. Hal ini penting agar pendidikan vokasi tidak dipandang sebagai pilihan kedua, melainkan sebagai jalur strategis untuk masuk ke dunia kerja atau membangun usaha mandiri di sektor tekstil dan produk tekstil.

 

Hendri berharap, Kementerian Perindustrian dapat menjadikan penguatan kerja sama dengan industri sebagai prioritas dalam pengembangan Akademi Tekstil Surakarta. Ia menegaskan, pendidikan vokasi akan semakin kuat apabila pemerintah, kampus, dan dunia usaha bergerak bersama dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten, siap kerja, dan mampu menjawab kebutuhan industri nasional. (uf/rdn)

Berita terkait

Hendri Munief: Lulusan Akademi Tekstil Harus Dibuka Peluang Jadi Wirausahawan
Industri dan Pembangunan
Hendri Munief: Lulusan Akademi Tekstil Harus Dibuka Peluang Jadi Wirausahawan
Komisi VII Dorong Akademi Tekstil Surakarta Modernisasi Pembelajarannya
Industri dan Pembangunan
Komisi VII Dorong Akademi Tekstil Surakarta Modernisasi Pembelajarannya
Komisi VII: Penyelamatan Sritex penting untuk Industri Tekstil Nasional
Industri dan Pembangunan
Komisi VII: Penyelamatan Sritex penting untuk Industri Tekstil Nasional
Tags:#Industri Tekstil
Sebelumnya

Didik Haryadi Pastikan Stok BBM dan LPG di Jawa Tengah Aman Jelang Iduladha

Selanjutnya

Maruli Siahaan Desak Imigrasi & Disnaker Karawang Lindungi Tenaga Kerja Lokal

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(851)
  • Industri dan Pembangunan(3085)
  • Isu Lainnya(1009)
  • Kesejahteraan Rakyat(3069)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3739)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|Petugas Haji|Pariwisata|Armuzna|Budaya|BUMN|Imigrasi|Cagar Budaya|Candi Prambanan|RUU Satu Data|lahan|statistik
Jakarta:
Gerimis
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 88%
Angin: 4 km/h