
Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Dewi Asmara saat melakukan peninjauan di Misfalah Sektor 9, Makkah.|Foto: Andri/Sari
PARLEMENTARIA, Makkah — Permasalahan koper jemaah kembali menjadi sorotan dalam pengawasan pelaksanaan ibadah haji 2026. Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Dewi Asmara menerima keluhan langsung dari jemaah terkait kondisi koper yang rusak saat melakukan peninjauan di Misfalah Sektor 9, Makkah, Jumat (22/05/2026).
Menurut Dewi, sejumlah jemaah mengeluhkan koper mereka jebol atau rusak selama proses perjalanan. Namun para jemaah kesulitan mengganti koper karena masih menunggu mekanisme pengangkutan barang oleh maskapai penerbangan.
“Ada yang mengeluhkan koper rusak, jebol. Mereka ingin membeli pengganti, tetapi belum diperbolehkan karena masih terkait pengangkutan airline,” ujar Politisi Fraksi Partai Golkar itu kepada Parlementaria.
Keluhan tersebut disampaikan langsung oleh jemaah asal Jawa Barat yang menempati Hotel 906 di kawasan Misfalah. Hotel tersebut dihuni sekitar 2.000 jemaah dari Bekasi, Kabupaten Sukabumi, hingga KKB.
Selain persoalan koper, Dewi menyebut mayoritas jemaah menilai pelayanan hotel cukup baik dibanding musim haji sebelumnya. Fasilitas lift, klinik kesehatan, hingga respons petugas dinilai membantu kenyamanan jemaah selama menjalani ibadah di Makkah.
Ia mengatakan keberadaan petugas yang sigap menjadi salah satu poin positif dalam pelayanan sektor. Menurut pengakuan jemaah, setiap keluhan terkait kebersihan kamar maupun fasilitas hotel dapat langsung ditangani.
“Petugas di sini cukup sat-set, cepat memenuhi kebutuhan jemaah sehingga membantu kelancaran ibadah mereka,” katanya.
Dewi memastikan berbagai aspirasi yang diterima selama pengawasan akan menjadi bahan evaluasi Timwas Haji DPR RI untuk perbaikan penyelenggaraan ibadah haji ke depan. (man/rdn)