E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
NTT|Gempa|RAPBN 2027|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Pendidikan|BUMN|Haji|RUU Migas|Anggaran|energi|Ekonomi|sekolah
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 82%
Angin: 1 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
NTT|Gempa|RAPBN 2027|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Pendidikan|BUMN|Haji|RUU Migas|Anggaran|energi|Ekonomi|sekolah
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 82%
Angin: 1 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
NTT|Gempa|RAPBN 2027|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Pendidikan|BUMN|Haji|RUU Migas|Anggaran|energi|Ekonomi|sekolah
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 82%
Angin: 1 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Komisi IX Buka Peluang Bentuk Dua Panja Guna Tuntaskan Masalah Dokter Muda dan FKTP

Diterbitkan
Kamis, 21 Mei 2026 14.31 WIB
Bagikan:
Komisi IX Buka Peluang Bentuk Dua Panja Guna Tuntaskan Masalah Dokter Muda dan FKTP

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris, saat menerima audiensi dari Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI), Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI), dan Paguyuban Alumni RKL Sp.KKLP IKA FK Unsri di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta.|Foto: Mario/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta - Komisi IX DPR RI membuka peluang besar untuk membentuk dua Panitia Kerja (Panja) baru guna mengurai berbagai persoalan krusial di dunia kedokteran dan pelayanan kesehatan dasar. Langkah taktis ini diambil merespons aspirasi para dokter yang dinilai membutuhkan penanganan lintas kementerian secara cepat.

 

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris saat menerima audiensi dari Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI), Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI), dan Paguyuban Alumni RKL Sp.KKLP IKA FK Unsri di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Lihat Juga :

Komisi XII: PLN Harus Tuntaskan Masalah Lama PLTP Mataloko dan Audit Dana CSR

Komisi XII: PLN Harus Tuntaskan Masalah Lama PLTP Mataloko dan Audit Dana CSR

Komisi IV Buka Peluang Lintas Komisi Tangani Persoalan Mimika

Komisi IV Buka Peluang Lintas Komisi Tangani Persoalan Mimika

 

"Kebetulan jatah untuk Panja di bidang kesehatan kita ada dua. Kalau tadi sudah ada satu usulan terkait dengan reformasi di bidang internsip kedokteran, mungkin satu lagi bisa kita isi dengan pengelolaan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), termasuk kesejahteraan dokter-dokter di Puskesmas," kata Charles.

 

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini menambahkan, isu terkait kelanjutan pendidikan Dokter Spesialis Kedokteran Keluarga Layanan Primer (Sp.KKLP) juga berpotensi dimasukkan ke dalam ruang lingkup kerja Panja pengelolaan FKTP tersebut.

 

Menurut Charles, pembentukan Panja akan memperkuat daya tawar DPR RI dalam mengawal kebijakan. Melalui instrumen Panja, Komisi IX memiliki kewenangan yang lebih kuat untuk memanggil kementerian teknis lain di luar Kementerian Kesehatan guna menyamakan regulasi.

 

"Kalau kita sudah memutuskan ada Panja ini, akan lebih mudah juga untuk memanggil kementerian terkait, baik itu Kementerian PAN-RB, Kemendagri, dan lain sebagainya," jelas Charles.

 

Dari hasil pertemuan tersebut, Charles mencatat ada empat permasalahan utama yang mendesak untuk diperjuangkan bersama oleh parlemen dan organisasi profesi yakni, Nasib ribuan calon dokter (retaker) yang saat ini terancam Drop Out (DO), Permasalahan kematian dokter internship di lapangan, Kesejahteraan dokter yang bertugas di Puskesmas, Ketidakpastian penerbitan sertifikat pengakuan pendidikan Spesialis Kedokteran Keluarga Layanan Primer (Sp.KKLP).

 

Legislator asal Dapil DKI Jakarta III ini memastikan bahwa seluruh masukan yang telah disampaikan oleh para perwakilan dokter dan mahasiswa kedokteran sangat berharga dan akan menjadi modal dasar Komisi IX dalam melakukan fungsi pengawasan.

 

"Setiap masukan yang disampaikan tentunya sangat berharga, dan akan menjadi bahan bagi kami dalam memperjuangkan empat permasalahan ini. Ini perjuangan kita bersama," pungkas Charles. (gal/um)

Berita terkait

Komisi XII: PLN Harus Tuntaskan Masalah Lama PLTP Mataloko dan Audit Dana CSR
Industri dan Pembangunan
Komisi XII: PLN Harus Tuntaskan Masalah Lama PLTP Mataloko dan Audit Dana CSR
Komisi IV Buka Peluang Lintas Komisi Tangani Persoalan Mimika
Industri dan Pembangunan
Komisi IV Buka Peluang Lintas Komisi Tangani Persoalan Mimika
Komisi IX Minta Evaluasi Menyeluruh Pendidikan Kedokteran dan Magang Dokter
Kesejahteraan Rakyat
Komisi IX Minta Evaluasi Menyeluruh Pendidikan Kedokteran dan Magang Dokter
Tags:#Kesehatan#Pendidikan#Dokter Spesialis#Dokter Muda#Fasilitas Kesehatan
Sebelumnya

Desak Penyelesaian Karut-Marut Dokter Spesialis KKLP hingga Isu Kesehatan Mental Dokter Internship

Selanjutnya

Legislator Dorong Mitigasi Nasional Antisipasi Masuknya Hantavirus Varian Andes

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1081)
  • Industri dan Pembangunan(3761)
  • Isu Lainnya(1064)
  • Kesejahteraan Rakyat(3759)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4625)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

HUT RI 81
Majalah Parlementaria 258
Segera Daftar
Parja

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
NTT|Gempa|RAPBN 2027|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Pendidikan|BUMN|Haji|RUU Migas|Anggaran|energi|Ekonomi|sekolah
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 82%
Angin: 1 km/h