E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|UMKM|Rupiah|Bank Indonesia|statistik|Dolar|MBG|UU Tipikor|Korupsi|RUU Pemerintahan Aceh|RUU Masyarakat Adat|Judol
Jakarta:
Berawan sebagian
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 86%
Angin: 5 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|UMKM|Rupiah|Bank Indonesia|statistik|Dolar|MBG|UU Tipikor|Korupsi|RUU Pemerintahan Aceh|RUU Masyarakat Adat|Judol
Jakarta:
Berawan sebagian
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 86%
Angin: 5 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|UMKM|Rupiah|Bank Indonesia|statistik|Dolar|MBG|UU Tipikor|Korupsi|RUU Pemerintahan Aceh|RUU Masyarakat Adat|Judol
Jakarta:
Berawan sebagian
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 86%
Angin: 5 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Gudang Bulog Hampir Penuh, Legislator Ingatkan Risiko Kerusakan Beras

Diterbitkan
Selasa, 19 Mei 2026 21.24 WIB
Bagikan:
Gudang Bulog Hampir Penuh, Legislator Ingatkan Risiko Kerusakan Beras

Anggota Komisi IV DPR RI, Muhammad Habibur Rochman, dalam Rapat Kerja Komisi IV DPR RI bersama Menteri Pertanian dan Perum Bulog di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta.|Foto: Oji/Sari

PARLEMENTARIA, Jakarta — Pemerintah diminta untuk bisa mengantisipasi risiko kerusakan dan penurunan mutu beras seiring kapasitas gudang Bulog yang mulai mendekati batas maksimal di tengah tingginya stok beras nasional. Pasalnya, tata kelola penyimpanan dan distribusi dinilai perlu diperkuat agar lonjakan stok tidak menimbulkan kerugian negara maupun gangguan stabilitas pangan.

 

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi IV DPR RI, Muhammad Habibur Rochman, dalam Rapat Kerja Komisi IV DPR RI bersama Menteri Pertanian dan Perum Bulog di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Selasa (19/5/2026). Menurutnya, keberhasilan pengadaan beras nasional harus diikuti pengelolaan stok yang baik agar kualitas beras tetap terjaga.

Lihat Juga :

Keberadaan TPA Di Belakang Gudang Bulog Mandalika Jadi Sorotan

Keberadaan TPA Di Belakang Gudang Bulog Mandalika Jadi Sorotan

Ajbar Pastikan Stok Beras Gudang Bulog Panaikang Sulsel Aman

Ajbar Pastikan Stok Beras Gudang Bulog Panaikang Sulsel Aman

 

“Namun di sisi lain, kita harus waspada dengan menyimpan beras dengan jumlah yang sangat besar ini. Kita harus mengantisipasi dan salah mengelola, Pak. Sehingga nanti beras ini akan rusak atau kualitas atau mutunya tidak terjaga,” ujar Habibur Rochman.

 

Hingga 18 Mei 2026, realisasi pengadaan gabah dan beras nasional tercatat telah mencapai 2,8 juta ton atau sekitar 70,2 persen dari target pemerintah. Sementara itu, kapasitas gudang Bulog secara nasional disebut telah terisi hingga 86 persen dari total kapasitas nasional sebesar 6,21 juta ton beras.

 

Ia menjelaskan, kondisi kapasitas gudang yang hampir penuh perlu menjadi perhatian serius pemerintah, terlebih ruang penyimpanan yang tersisa kini relatif terbatas. Berdasarkan data yang disampaikan, gudang Bulog secara nasional hanya menyisakan ruang sekitar 839 ribu ton beras.

 

“Jangan sampai kemudian beras yang sudah usianya satu tahun ini nantinya akan menjadi rusak ataupun mutunya menurun. Walaupun belum ada penurunan kerusakan terkait berasnya, tapi ini harus hati-hati dan perlu diantisipasi,” tegas Politisi Fraksi Partai Nasdem ini.

 

Selain persoalan penyimpanan, Habibu Rochman juga menyoroti realisasi distribusi beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang hingga pertengahan Mei baru mencapai sekitar 237 ribu ton atau 28,11 persen dari target 828 ribu ton. Menurutnya, distribusi perlu dipercepat mengingat berdasarkan data BPS terdapat sekitar 111 kabupaten/kota yang mengalami kenaikan harga beras akibat mulai menipisnya stok di pasar.

 

“Capaian besar dan luar biasa ini jangan sampai hanya menjadi angka yang fantastis semata, tetapi juga harus benar-benar dirasakan manfaatnya hingga ke dapur rumah tangga masyarakat," pungkasnya. (ujm/aha)

Berita terkait

Keberadaan TPA Di Belakang Gudang Bulog Mandalika Jadi Sorotan
Industri dan Pembangunan
Keberadaan TPA Di Belakang Gudang Bulog Mandalika Jadi Sorotan
Ajbar Pastikan Stok Beras Gudang Bulog Panaikang Sulsel Aman
Industri dan Pembangunan
Ajbar Pastikan Stok Beras Gudang Bulog Panaikang Sulsel Aman
Pantau Kualitas Stok Beras, Komisi IV Tinjau Gudang Bulog Mandalika di NTB
Industri dan Pembangunan
Pantau Kualitas Stok Beras, Komisi IV Tinjau Gudang Bulog Mandalika di NTB
Tags:#beras#Bulog
Sebelumnya

Menimbang SE Mendikdasmen 7/2026 Hapuskan Status Guru Non-ASN per 1 Januari 2027

Selanjutnya

Yulian Gunhar Soroti Potensi Hilangnya PNBP Batu Bara Puluhan Triliun Rupiah

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(829)
  • Industri dan Pembangunan(3032)
  • Isu Lainnya(1006)
  • Kesejahteraan Rakyat(2978)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3681)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|UMKM|Rupiah|Bank Indonesia|statistik|Dolar|MBG|UU Tipikor|Korupsi|RUU Pemerintahan Aceh|RUU Masyarakat Adat|Judol
Jakarta:
Berawan sebagian
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 86%
Angin: 5 km/h