E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|KUHAP|KUHP|Siaran Piala Dunia|Piala Dunia FIFA 2026|Bullying|PPPK|Judol|Hantavirus|Rapat Paripurna|Kesehatan|statistik
Jakarta:
Sebagian Cerah
31°C
Terasa: 35°C
Lembab: 64%
Angin: 14 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|KUHAP|KUHP|Siaran Piala Dunia|Piala Dunia FIFA 2026|Bullying|PPPK|Judol|Hantavirus|Rapat Paripurna|Kesehatan|statistik
Jakarta:
Sebagian Cerah
31°C
Terasa: 35°C
Lembab: 64%
Angin: 14 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|KUHAP|KUHP|Siaran Piala Dunia|Piala Dunia FIFA 2026|Bullying|PPPK|Judol|Hantavirus|Rapat Paripurna|Kesehatan|statistik
Jakarta:
Sebagian Cerah
31°C
Terasa: 35°C
Lembab: 64%
Angin: 14 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Trauma Keterlambatan Armuzna Jadi Sorotan, Awasi Ketat Transportasi dan Penginapan Haji 2026

Diterbitkan
Senin, 18 Mei 2026 13.56 WIB
Bagikan:
Trauma Keterlambatan Armuzna Jadi Sorotan, Awasi Ketat Transportasi dan Penginapan Haji 2026

Anggota Tim Pengawas Haji DPR RI, Syarief Abdullah Alkadrie saat menghadiri pengawasan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.|Foto: Andri/Sari

PARLEMENTARIA, Tangerang - Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI Syarief Abdullah Alkadrie menyampaikan catatan penting penyelenggaraan ibadah haji 2026. Beberapa di antaranya berupa potensi penumpukan transportasi jemaah di Makkah hingga persoalan klasik penginapan yang masih padat.

 

Baginya, upaya pengawasan ketat ini harus dilakukan agar pengalaman buruk pada musim haji sebelumnya tidak kembali terulang, terutama saat fase puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Pernyataan ini disampaikannya saat ditemui oleh Parlementaria di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin (18/05/2026).

Lihat Juga :

Penerbangan hingga Bus Selawat Jelang Puncak Haji Jadi Pengawasan Ketat Timwas DPR

Penerbangan hingga Bus Selawat Jelang Puncak Haji Jadi Pengawasan Ketat Timwas DPR

Komisi VIII Kawal Kuota dan Biaya Haji 2026, Tegaskan Prinsip Profesionalisme dan Pelayanan Jamaah

Komisi VIII Kawal Kuota dan Biaya Haji 2026, Tegaskan Prinsip Profesionalisme dan Pelayanan Jamaah

 

Pada kesempatan yang sama, ia menyatakan bahwa secara umum proses keberangkatan jemaah dari Indonesia menuju Arab Saudi berjalan relatif lancar dan menunjukkan perbaikan dibanding tahun-tahun sebelumnya. “Kalau yang di sini kita bersyukur ya. Saya kira selama keberangkatan ini untuk transportasi yang ke Saudinya sekarang relatif lancar. Tentu ada perbaikan dari tahun-tahun yang lalu,” ujar Syarief.

 

Meski demikian, Timwas Haji DPR mulai menerima laporan awal mengenai adanya penumpukan di beberapa titik transportasi bus di Makkah. Ia pun mengatakan situasi tersebut belum masuk kategori krusial, namun tetap harus diantisipasi sejak dini sebelum seluruh jemaah memasuki fase puncak haji.

 

“Cuma saya lihat di Makkah, di beberapa stasiun kayaknya masih ada penumpukan,” katanya.

 

Ia menegaskan hingga saat ini belum ada laporan gangguan besar terkait transportasi maupun penerbangan jemaah haji Indonesia. Namun pihaknya tidak ingin lengah karena tantangan terbesar biasanya muncul saat mobilisasi massal jemaah menuju Armuzna.

 

Berdasarkan pengalaman dua tahun lalu, ia menilai peristiwa tersebut bisa menjadi pelajaran penting dalam penyelenggaraan haji tahun ini. Diketahui, pada saat itu, banyak jemaah terlambat diangkut dari Muzdalifah menuju Mina sehingga harus menunggu berjam-jam di tengah suhu ekstrem Arab Saudi. “Yang saya alami dua tahun yang lalu itu kan pada saat dari Muzdalifah kemudian untuk dibawa ke Mina itu ada yang sampai jam 11, jam 12 siang dalam kondisi cuaca terik,” ungkapnya.

 

Kondisi tersebut dinilai sangat berisiko bagi kesehatan jemaah, terutama lansia dan mereka yang memiliki penyakit bawaan. Oleh karena itu, Timwas DPR akan fokus mengawasi pola pengangkutan jemaah selama fase Armuzna, termasuk proses pemulangan jemaah setelah rangkaian ibadah selesai.

 

“Termasuk nanti pengangkutan jemaah haji pulangnya. Jangan sampai ada yang terlambat sampai 10 jam, 6 jam. Nah, ini kita harapkan tidak terjadi,” tegasnya.

 

Selain transportasi, Syarief juga menyoroti persoalan penginapan yang hingga kini masih menjadi masalah klasik penyelenggaraan haji Indonesia. Ia menyebut masih ditemukan kamar hotel yang diisi hingga enam orang.  “Masalah sekarang ini kan masih ada yang klasik ya, penginapan. Ada yang satu kamar masih enam orang. Nah, ini tentu harus kita lihat, kenapa sampai kondisi itu terjadi,” katanya.

 

Apalagi, ungkapnya, kepadatan kamar tidak hanya berdampak pada kenyamanan jemaah, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi fisik mereka selama menjalankan ibadah di tengah suhu panas yang mencapai 40 derajat Celsius. Sebab itu, ia meminta pemerintah dan penyelenggara haji meningkatkan koordinasi layanan agar persoalan transportasi dan akomodasi bisa diantisipasi lebih cepat.

 

Mengakhiri pernyataannya, ia juga mengimbau jemaah untuk disiplin mengikuti arahan petugas serta menjaga kondisi kesehatan selama berada di Tanah Suci. Pun, ia mengajak masyarakat Indonesia turut mendoakan kelancaran pelaksanaan ibadah haji tahun ini agar seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman, sehat, dan kembali ke Tanah Air dengan predikat haji mabrur

 

“Kepada jemaah haji yang melaksanakan ibadah haji sekarang, saya berharap ikuti segala petunjuk yang dikeluarkan oleh penyelenggara haji. Kemudian juga jaga kesehatan, karena memang sekarang ini cuacanya cukup panas, cukup tinggi ya, 40 derajat dan perbanyak minum,” tandas Syarief. (man/um)

Berita terkait

Penerbangan hingga Bus Selawat Jelang Puncak Haji Jadi Pengawasan Ketat Timwas DPR
Kesejahteraan Rakyat
Penerbangan hingga Bus Selawat Jelang Puncak Haji Jadi Pengawasan Ketat Timwas DPR
Komisi VIII Kawal Kuota dan Biaya Haji 2026, Tegaskan Prinsip Profesionalisme dan Pelayanan Jamaah
Kesejahteraan Rakyat
Komisi VIII Kawal Kuota dan Biaya Haji 2026, Tegaskan Prinsip Profesionalisme dan Pelayanan Jamaah
Keterlambatan Garuda Indonesia dalam Pemberangkatan dan Kepulangan Jemaah Haji Jadi Sorotan
Kesejahteraan Rakyat
Keterlambatan Garuda Indonesia dalam Pemberangkatan dan Kepulangan Jemaah Haji Jadi Sorotan
Tags:#Haji#timwas haji
Sebelumnya

Penetapan Status Tersangka Harus Dilandasi KUHP dan KUHAP Baru

Selanjutnya

Skema Murur Kurangi Risiko Jemaah Lansia di Mina

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(817)
  • Industri dan Pembangunan(3023)
  • Isu Lainnya(1006)
  • Kesejahteraan Rakyat(2963)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3659)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|KUHAP|KUHP|Siaran Piala Dunia|Piala Dunia FIFA 2026|Bullying|PPPK|Judol|Hantavirus|Rapat Paripurna|Kesehatan|statistik
Jakarta:
Sebagian Cerah
31°C
Terasa: 35°C
Lembab: 64%
Angin: 14 km/h