E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Rapat Paripurna|PPPK|Paripurna|Hantavirus|Pendidikan|Pariwisata|UMKM|Judol|Guru Non ASN|SE Mendikdasmen|APBN 2027|kebijakan fiskal
Jakarta:
Cerah
32°C
Terasa: 36°C
Lembab: 60%
Angin: 11 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Rapat Paripurna|PPPK|Paripurna|Hantavirus|Pendidikan|Pariwisata|UMKM|Judol|Guru Non ASN|SE Mendikdasmen|APBN 2027|kebijakan fiskal
Jakarta:
Cerah
32°C
Terasa: 36°C
Lembab: 60%
Angin: 11 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Rapat Paripurna|PPPK|Paripurna|Hantavirus|Pendidikan|Pariwisata|UMKM|Judol|Guru Non ASN|SE Mendikdasmen|APBN 2027|kebijakan fiskal
Jakarta:
Cerah
32°C
Terasa: 36°C
Lembab: 60%
Angin: 11 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Hindari Kepanikan Masyarakat, Pemerintah Harus Beri Ketepatan Informasi Soal Hantavirus

Diterbitkan
Selasa, 12 Mei 2026 09.57 WIB
Bagikan:
Hindari Kepanikan Masyarakat, Pemerintah Harus Beri Ketepatan Informasi Soal Hantavirus

Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani. |Foto : Dok/Andri

PARLEMENTARIA, Jakarta - Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani mendorong Pemerintah memberi ketepatan dan kecepatan informasi mengenai Hantavirus yang belakangan tengah menjadi perhatian. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur kesehatan sebagai langkah antisipasi penyebaran virus.

 

“Pemerintah harus hadir lebih cepat dalam dalam memberikan kepastian informasi dan perlindungan masyarakat dalam menghadapi ancaman Hantavirus. Termasuk ketepatan informasi agar masyarakat tenang dan tidak panik dengan munculnya kasus virus ini,” kata Puan dalam keterangan tertulis yang diterima Parlementaria, di Jakarta, Senin (11/5/2026).

Lihat Juga :

Irma Suryani: Pemerintah Harus Beri Diskresi Pajak dan Stimulus untuk Cegah PHK

Irma Suryani: Pemerintah Harus Beri Diskresi Pajak dan Stimulus untuk Cegah PHK

Tujuh Juta Orang Nganggur, Puan: Pemerintah Harus Beri Perhatian Serius

Tujuh Juta Orang Nganggur, Puan: Pemerintah Harus Beri Perhatian Serius

 

Seperti diketahui, Hantavirus mendapat sorotan global ketika menyerang kapal pesiar mewah MV Hondius yang tengah berlayar di Samudera Atlantik. Akibat meninggalnya tiga penumpang MV Hondius akibat Hantavirus, masyarakat dunia waswas karena salah satu variannya, Andes virus diketahui bisa menular antarmanusia dalam kondisi tertentu.

 

Hantavirus merupakan kelompok virus dari genus Orthohantavirus yang umumnya dibawa oleh hewan pengerat seperti tikus dan celurut. Virus ini tergolong penyakit zoonosis atau yang dapat menular dari hewan ke manusia.

 

Sebelum Hantavirus ramai dibicarakan akibat mewabah di kapal pesiar mewah yang berlayar di Eropa, Indonesia ternyata juga sudah mencatat kasus Hantavirus dalam beberapa waktu terakhir. Kementerian Kesehatan mengungkap ada 23 kasus hantavirus tersebar di sembilan provinsi. 

 

Meski telah tercatat tiga kematian sejak tiga tahun terakhir, jenis Hantavirus yang ditemukan di Indonesia berbeda dengan yang memicu wabah di kapal pesiar MV Hondius. Puan pun memandang kemunculan kasus Hantavirus di Indonesia perlu ditangani dengan pendekatan yang tenang, terbuka, dan berbasis perlindungan masyarakat. 

 

“Tantangan terbesar dalam menghadapi munculnya ancaman penyakit yang belum umum perlu dilakukan dari berbagai aspek,” jelas perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI tersebut.

 

“Bukan hanya pada aspek medis saja, tetapi juga pada kemampuan Negara menjaga kepercayaan masyarakat melalui informasi yang jelas, langkah antisipasi yang terukur, dan perlindungan yang dapat dirasakan masyarakat,” imbuh Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini.

 

Puan mengingatkan, masyarakat saat ini hidup dalam situasi yang sangat sensitif terhadap isu kesehatan setelah pengalaman pandemi Covid-19. 

 

Meski penularan Hantavirus tak secepat Covid-19, namun masyarakat disebut sudah pernah merasakan hidup dalam ketidakpastiaan saat awal Covid-19 muncul sehingga kekhawatiran terhadap penyakit menjadi lebih besar.

 

“Karena itu, Negara perlu memastikan bahwa setiap informasi mengenai penyakit menular disampaikan secara transparan dan bertanggung jawab agar tidak memunculkan ketakutan maupun kebingungan di tengah masyarakat,” pesan Puan.

 

Sebagai langkah antisipasi penyebaran Hantavirus, Puan memandang Pemerintah perlu bergerak cepat memastikan masyarakat memahami situasi secara utuh. “Bagaimana pola penularannya, siapa kelompok yang paling rentan, bagaimana langkah pencegahannya, dan sejauh mana tingkat risikonya bagi masyarakat umum,” ungkapnya.

 

Puan menilai keterbukaan informasi menjadi bagian penting dari perlindungan publik. Sebab ketika masyarakat tidak mendapatkan penjelasan yang cukup, ruang disinformasi dan ketakutan dapat berkembang lebih cepat daripada penanganan itu sendiri.

 

“Maka penting agar Pemerintah memperkuat komunikasi publik kesehatan yang lebih dekat dengan masyarakat dan mudah dipahami. Bukan hanya berbasis penjelasan teknis yang sulit diakses publik luas. Sosialisasi harus menyentuh langsung akar rumput,” papar Puan. (rdn)

Berita terkait

Irma Suryani: Pemerintah Harus Beri Diskresi Pajak dan Stimulus untuk Cegah PHK
Kesejahteraan Rakyat
Irma Suryani: Pemerintah Harus Beri Diskresi Pajak dan Stimulus untuk Cegah PHK
Tujuh Juta Orang Nganggur, Puan: Pemerintah Harus Beri Perhatian Serius
Kesejahteraan Rakyat
Tujuh Juta Orang Nganggur, Puan: Pemerintah Harus Beri Perhatian Serius
Felly Ingatkan Pemerintah dan Masyarakat Harus Berperan Aktif Cegah Polio
Kesejahteraan Rakyat
Felly Ingatkan Pemerintah dan Masyarakat Harus Berperan Aktif Cegah Polio
Tags:#Hantavirus
Sebelumnya

Apresiasi Bareskrim Bongkar Jaringan Internasional, Judol Penyebab Dominan Penyakit Sosial

Selanjutnya

DPR Soroti Kesiapan Layanan Kesehatan Daerah Hadapi Temuan Suspect Hantavirus

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(814)
  • Industri dan Pembangunan(3013)
  • Isu Lainnya(1006)
  • Kesejahteraan Rakyat(2921)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3627)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Rapat Paripurna|PPPK|Paripurna|Hantavirus|Pendidikan|Pariwisata|UMKM|Judol|Guru Non ASN|SE Mendikdasmen|APBN 2027|kebijakan fiskal
Jakarta:
Cerah
32°C
Terasa: 36°C
Lembab: 60%
Angin: 11 km/h