
Anggota Komisi IV DPR RI, Jaelani,saat menghadiri Pesta Panen Padi Sawah di Kecamatan Iwoimendaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.| Foto: Hal/Karisma
PARLEMENTARIA, Jakarta — Anggota Komisi IV DPR RI Jaelani menegaskan komitmennya mengawal dukungan sektor pertanian, khususnya terkait irigasi, stabilitas harga gabah, dan distribusi pupuk subsidi bagi petani.
Komitmen tersebut disampaikan saat menghadiri Pesta Panen Padi Sawah di Kecamatan Iwoimendaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Senin (4/5/2026).
“Kami di Komisi IV berkomitmen memastikan petani mendapatkan hak-haknya. Dukungan akan kami dorong, mulai dari bantuan alat mesin pertanian hingga ketersediaan pupuk,” ujar Jaelani dalam keterangan yang dikutip Parlementaria, di Jakarta, Jumat (8/5/2026)
Dalam kesempatan itu, Jaelani menyerap langsung aspirasi petani yang menyoroti sejumlah persoalan utama di lapangan. Ia menekankan pentingnya optimalisasi irigasi agar pasokan air tetap stabil sehingga frekuensi tanam dapat meningkat.
Selain itu, ia juga menyoroti perlunya menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani, terutama saat musim panen raya, agar tetap memberikan keuntungan. Distribusi pupuk subsidi yang tepat sasaran dan tepat waktu juga menjadi perhatian dalam mendukung produktivitas pertanian di wilayah tersebut.
Jaelani menambahkan, pihaknya akan mendorong peningkatan bantuan sarana produksi pertanian, seperti hand traktor, alat tanam padi, pompa air, hand sprayer, hingga perbaikan saluran irigasi.
“Dengan dukungan tersebut, produktivitas petani di Kabupaten Kolaka diharapkan bisa terus meningkat,” tutur Politisi Fraksi PKB ini.
Kehadiran Jaelani dalam kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat, khususnya petani di Desa Lasiroku. Mereka berharap kunjungan tersebut dapat mendorong perbaikan infrastruktur pertanian di Kecamatan Iwoimendaa.
“Kehadiran beliau menjadi angin segar bagi kami. Kami berharap ada perubahan nyata, terutama untuk kebutuhan pertanian di sini,” ujar salah satu perwakilan kelompok tani.
Pesta panen ditutup dengan prosesi pemotongan padi secara simbolis sebagai bentuk syukur atas hasil panen, sekaligus mencerminkan harapan petani terhadap keberlanjutan dukungan sektor pertanian. (hal/rdn)