
Anggota Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI, Harris Turino.|Foto: Ist/Karisma
PARLEMENTARIA, Jakarta — Akses layanan kesehatan darurat bagi masyarakat desa dinilai perlu terus diperkuat, terutama bagi warga yang kesulitan memperoleh ambulans secara cepat dan terjangkau. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, anggota Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI Harris Turino menyerahkan satu unit ambulans gratis bagi masyarakat Kabupaten Brebes melalui Yayasan Harjo Mulyo.
Harris Turino menjelaskan, bantuan ambulans yang diserahkan pada 29 April 2026 itu merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan riil masyarakat, khususnya warga di pedesaan yang kerap mengalami kendala saat membutuhkan transportasi medis darurat.
Menurut Harris, meski ambulans telah tersedia di sejumlah rumah sakit maupun puskesmas, jumlahnya masih terbatas dan belum mampu menjangkau seluruh kebutuhan masyarakat, terutama di wilayah desa yang jauh dari fasilitas kesehatan.
“Selama ini banyak masyarakat yang membutuhkan ambulans, tetapi jumlah yang tersedia masih terbatas. Karena itu, bantuan ini kami hadirkan sebagai bentuk kepedulian agar masyarakat, khususnya di desa-desa, tetap bisa memperoleh layanan kesehatan darurat dengan cepat,” ujar Harris dalam keterangan tertulis yang diterima Parlementaria di Jakarta, Selasa (5/5/2026).
Ia menegaskan, ambulans tersebut diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan layanan rujukan medis tanpa dipungut biaya. Warga di wilayah Ketanggungan, Kersana, Jatibarang, dan sejumlah kecamatan lain di Brebes dapat mengakses layanan tersebut melalui Yayasan Harjo Mulyo.
“Ambulans ini kami serahkan dengan pesan yang sangat jelas, yakni harus 100 persen gratis bagi masyarakat yang membutuhkan. Tidak boleh dipungut bayaran,” tegasnya.
Legislator Fraksi PDI-Perjuangan itu menambahkan, bantuan ambulans tersebut bukan yang pertama. Selama ini, ia telah memperjuangkan total 14 unit ambulans yang tersebar di Kabupaten Tegal, Kota Tegal, dan Kabupaten Brebes untuk membantu pelayanan kesehatan masyarakat.
Ia mengungkapkan, berdasarkan catatan penggunaan, ambulans-ambulans tersebut telah dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kebutuhan rujukan medis, tidak hanya ke rumah sakit di wilayah Tegal dan Brebes, tetapi juga ke Purwokerto, Semarang, Solo, hingga Jakarta.
“Dari laporan penggunaan yang masuk, ambulans ini sangat dirasakan manfaatnya. Bukan hanya untuk rujukan lokal, tetapi juga membantu warga yang harus dirujuk ke rumah sakit di luar daerah. Dan semuanya tetap gratis, terutama bagi masyarakat kecil yang membutuhkan,” jelasnya.
Legislator Dapil Jawa Tengah IX itu menilai, penyediaan ambulans gratis merupakan bentuk nyata pelaksanaan fungsi representasi anggota DPR RI dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat di daerah pemilihan. Menurutnya, kehadiran wakil rakyat harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui program yang konkret dan langsung menyentuh kebutuhan dasar warga.
“Keberadaan anggota DPR RI harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Salah satunya dengan menghadirkan bantuan yang nyata, yang langsung bisa digunakan dan dirasakan oleh rakyat,” pungkasnya. (fa/aha)