E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
magang|KUHAP|Hukum|Anggaran|Pendidikan|KUHP|narkotika|aspirasi|Ketenagakerjaan |Otsus|Pariwisata|industri|BUMN
Jakarta:
Hujan Deras
28°C
Terasa: 34°C
Lembab: 84%
Angin: 5 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
magang|KUHAP|Hukum|Anggaran|Pendidikan|KUHP|narkotika|aspirasi|Ketenagakerjaan |Otsus|Pariwisata|industri|BUMN
Jakarta:
Hujan Deras
28°C
Terasa: 34°C
Lembab: 84%
Angin: 5 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
magang|KUHAP|Hukum|Anggaran|Pendidikan|KUHP|narkotika|aspirasi|Ketenagakerjaan |Otsus|Pariwisata|industri|BUMN
Jakarta:
Hujan Deras
28°C
Terasa: 34°C
Lembab: 84%
Angin: 5 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Digitalisasi & Teknologi Robotik Kunci Modernisasi Sistem Logistik Nasional

Diterbitkan
Kamis, 16 Apr 2026 12.03 WIB
Bagikan:
Digitalisasi & Teknologi Robotik Kunci Modernisasi Sistem Logistik Nasional

Anggota Komisi VI DPR RI, Gde Sumarjaya saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI di Stasiun Kereta Cepat Tegalluar, Bandung.

PARLEMENTARIA, Bandung — Anggota Komisi VI DPR RI, Gde Sumarjaya Linggih memberikan apresiasi tinggi terhadap transformasi PT Pos Indonesia yang kini telah beralih ke sistem robotik dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dalam operasionalnya. Menurutnya, pemanfaatan teknologi modern ini menepis stigma masyarakat yang selama ini menganggap perusahaan pelat merah tersebut masih bersifat konvensional dan tertinggal. 


"Kalau kita lihat tadi sudah memakai robotik dan sebagainya, sebenarnya Pos Indonesia sudah sangat bagus, sudah sangat modern sekarang ini," ujar Gde Sumarjaya Linggih saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI di Stasiun Kereta Cepat Tegalluar, Bandung, Rabu (15/4/2026).


Meski PT Pos telah menunjukkan kemajuan melalui adopsi sistem robotik, Komisi VI DPR RI memberikan catatan kritis terkait tata kelola teknologi secara nasional. Ekosistem logistik yang terfragmentasi menyulitkan proses integrasi hulu ke hilir. Oleh karena itu, penggabungan infrastruktur digital mutlak diperlukan untuk menciptakan ekosistem distribusi yang mulus dari tingkat lokal hingga pasar global.

Lihat Juga :

Legislator Soroti Lemahnya Sistem Logistik dan Gudang Bencana

Legislator Soroti Lemahnya Sistem Logistik dan Gudang Bencana

Sistem Digitalisasi Proses Seleksi SDUWHV Bermasalah, Dirjen Imigrasi Perlu Evaluasi Menyeluruh

Sistem Digitalisasi Proses Seleksi SDUWHV Bermasalah, Dirjen Imigrasi Perlu Evaluasi Menyeluruh


Gde Sumarjaya Linggih menekankan bahwa keberhasilan digitalisasi akan berdampak langsung pada nilai jual komoditas dalam negeri. "Nah kalau seandainya sudah integrasi dengan baik, terus efisien, efektif, dan murah, maka ini akan menjadikan daya saing produk Indonesia ke internasional, atau daya saing produk dari daerah lain ke daerah yang lain, sehingga nantinya benar-benar menjadi sebuah kekuatan ekonomi baru," paparnya.


Komisi VI mendorong agar adopsi sistem robotik dan digitalisasi tidak hanya berhenti pada inisiatif masing-masing entitas secara sektoral, melainkan harus diorkestrasi menjadi sebuah kekuatan nasional. Hal ini turut menjadi bahasan utama para anggota dewan selama peninjauan di lapangan. 


"Dan kita banyak teman-teman tadi menyampaikan tentang digitalisasi, tentang juga robotik dari sistem logistik kita, yang nantinya tentu akan menjadi bagian dari percepatan kemajuan Indonesia itu sendiri," tegas Gde Sumarjaya Linggih.


Sebagai kesimpulan, Komisi VI menegaskan bahwa penguatan digitalisasi terintegrasi berbasis AI dan otomasi robotik adalah prasyarat mutlak dalam wacana pembentukan Holding BUMN Logistik. Tanpa adanya desain integrasi teknologi yang jelas dan kokoh, upaya holding berisiko hanya sebatas konsolidasi administratif tanpa mampu memberikan lonjakan efisiensi pada sistem rantai pasok nasional. (adi/aha)

Berita terkait

Legislator Soroti Lemahnya Sistem Logistik dan Gudang Bencana
Kesejahteraan Rakyat
Legislator Soroti Lemahnya Sistem Logistik dan Gudang Bencana
Sistem Digitalisasi Proses Seleksi SDUWHV Bermasalah, Dirjen Imigrasi Perlu Evaluasi Menyeluruh
Politik dan Keamanan
Sistem Digitalisasi Proses Seleksi SDUWHV Bermasalah, Dirjen Imigrasi Perlu Evaluasi Menyeluruh
Komitmen Benahi Diri, Setjen DPR Akan Modernisasi Sistem Komunikasi Digital Terpadu
Isu Lainnya
Komitmen Benahi Diri, Setjen DPR Akan Modernisasi Sistem Komunikasi Digital Terpadu
Tags:#AI
Sebelumnya

Legislator Dukung Anggaran Berkelanjutan untuk Penerbang TNI AL

Selanjutnya

Hadapi Lonjakan Harga Plastik, Puan Dorong Penggunaan Kemasan Alternatif dari Bahan Organik

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(783)
  • Industri dan Pembangunan(2877)
  • Isu Lainnya(984)
  • Kesejahteraan Rakyat(2752)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3473)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(1)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Orasi Bintang Orator

https://bit.ly/FormulirLombaOrasiBintangOrator?r=qr

Dampak Konflik AS-ISRAEL VS IRAN

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
magang|KUHAP|Hukum|Anggaran|Pendidikan|KUHP|narkotika|aspirasi|Ketenagakerjaan |Otsus|Pariwisata|industri|BUMN
Jakarta:
Hujan Deras
28°C
Terasa: 34°C
Lembab: 84%
Angin: 5 km/h