E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Infrastruktur|Pendidikan|Pariwisata|pascabencana|RUU Satu Data|KUHP|narkotika|RUU Hukum Perdata Internasional|KUHAP|bantuan|swasembada|industri|petani
Jakarta:
Berawan
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 87%
Angin: 5 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Infrastruktur|Pendidikan|Pariwisata|pascabencana|RUU Satu Data|KUHP|narkotika|RUU Hukum Perdata Internasional|KUHAP|bantuan|swasembada|industri|petani
Jakarta:
Berawan
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 87%
Angin: 5 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Infrastruktur|Pendidikan|Pariwisata|pascabencana|RUU Satu Data|KUHP|narkotika|RUU Hukum Perdata Internasional|KUHAP|bantuan|swasembada|industri|petani
Jakarta:
Berawan
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 87%
Angin: 5 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Jalur Puncak Dinilai Ketinggalan Zaman, Putra Nababan Dorong Pemerintah Buka Rute Alternatif Akses Wisatawan

Diterbitkan
Selasa, 14 Apr 2026 17.22 WIB
Bagikan:
Jalur Puncak Dinilai Ketinggalan Zaman, Putra Nababan Dorong Pemerintah Buka Rute Alternatif Akses Wisatawan

Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI, Putra Nababan.

PARLEMENTARIA, Bogor – Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI Putra Nababan mendesak pemerintah pusat dan daerah untuk segera melakukan terobosan demi mempermudah akses menuju kawasan wisata nasional. Hal tersebut ditegaskan usai memimpin rombongan Komisi VII DPR RI saat meninjau fasilitas konservasi dan edukasi di PT Taman Safari Indonesia (TSI), Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (13/4/2026).

 

Putra Nababan menyoroti kendala klasik lalu lintas menuju wilayah Cisarua yang dinilai menghambat kenyamanan wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri. Menurutnya, metode pengaturan jalan yang ada saat ini sudah ketinggalan zaman dan perlu segera dievaluasi agar tidak mengganggu ekosistem pariwisata.

Lihat Juga :

Putra Nababan Dorong Pindad Perkuat Produksi Alat Berat untuk Kebutuhan Penanganan Bencana

Putra Nababan Dorong Pindad Perkuat Produksi Alat Berat untuk Kebutuhan Penanganan Bencana

Ramson Siagian Dorong Pemerintah Buka Opsi Impor untuk Atasi Kelangkaan BBM

Ramson Siagian Dorong Pemerintah Buka Opsi Impor untuk Atasi Kelangkaan BBM

 

"Terkait dengan lalu lintas, memang kita merasakan bahwa buka-tutup ini juga masih sudah terlalu jadul, sudah terlalu jadul dan kurang akomodatif. Saya sejak dulu sudah mengikuti buka-tutup di jam segini dan jam segini, mungkin harus ditemukan rute lain, jalan lain menuju ke lokasi pariwisata ini," ujar Nababan saat memberikan keterangan kepada awak media di Taman Safari Indonesia, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (13/4/2026).

 

Selain masalah akses jalan, Nababan juga mengapresiasi keberhasilan Taman Safari yang  memberdayakan potensi lokal. Ia mencatat bahwa operasional destinasi ini telah memberikan dampak ekonomi nyata bagi warga sekitar melalui penyerapan tenaga kerja yang signifikan.

 

"Kita berdialog dengan pimpinan dari Taman Safari terkait dengan pengembangan UMKM yang ada di sekitar, terus pelibatan masyarakat lokal, dan juga bagaimana mereka bisa menyerap 70-80% karyawan dari masyarakat yang ada di sekitar Taman Safari ini. Ini menjadi kabar baik di mana kita berharap bahwa apa yang dilakukan Taman Safari ini bisa menjadi model di beberapa tempat lainnya," imbuhnya.

 

 

Tidak hanya itu saja, Putra juga mendorong Kementerian Pariwisata untuk lebih kreatif dalam menyiapkan insentif bagi wisatawan asing demi memenangkan "perang pariwisata" pasca-pandemi. Ia menilai Indonesia memiliki keunggulan sebagai negara yang aman dari situasi geopolitik dunia saat ini, sehingga kemudahan pelayanan bagi turis harus ditingkatkan.

 

"Indonesia harus mengambil keuntungan, karena salah satu tempat yang aman dari geopolitik itu adalah Indonesia. Pariwisata di sini harus masuk. Makanya tadi saya dorong Kementerian Pariwisata, ayo dong keluarkan pikiran-pikiran kreatif, ajak kolaborasi kementerian yang lain, dorong supaya ada keberpihakan terhadap pariwisata Indonesia," tegasnya.

 

Menutup pernyataan, Komisi VII DPR RI menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pengembangan sektor pariwisata di Indonesia. Sebab pariwisata, pungkasnya, tidak hanya menjadi sumber devisa negara, namun juga bisa menciptakan lapangan kerja, memperkuat ekonomi daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas. (aps/um)

Berita terkait

Putra Nababan Dorong Pindad Perkuat Produksi Alat Berat untuk Kebutuhan Penanganan Bencana
Industri dan Pembangunan
Putra Nababan Dorong Pindad Perkuat Produksi Alat Berat untuk Kebutuhan Penanganan Bencana
Ramson Siagian Dorong Pemerintah Buka Opsi Impor untuk Atasi Kelangkaan BBM
Industri dan Pembangunan
Ramson Siagian Dorong Pemerintah Buka Opsi Impor untuk Atasi Kelangkaan BBM
Komisi V DPR Dorong Pemerintah Mantapkan Kesiapan Infrastruktur Jalur Mudik
Industri dan Pembangunan
Komisi V DPR Dorong Pemerintah Mantapkan Kesiapan Infrastruktur Jalur Mudik
Tags:#Pariwisata
Sebelumnya

RUU Perlindungan Saksi dan Korban Perkuat LPSK Jadi Lembaga Negara Setara KPK

Selanjutnya

LPSK Akan Diperkuat hingga Jangkau Daerah Lewat RUU PSdK

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(779)
  • Industri dan Pembangunan(2855)
  • Isu Lainnya(984)
  • Kesejahteraan Rakyat(2711)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3427)
  • Populer(416)
  • Uncategorized(1)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Infrastruktur|Pendidikan|Pariwisata|pascabencana|RUU Satu Data|KUHP|narkotika|RUU Hukum Perdata Internasional|KUHAP|bantuan|swasembada|industri|petani
Jakarta:
Berawan
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 87%
Angin: 5 km/h