E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Pendidikan|Hari Buruh|may day|hardiknas|Kekerasan Seksual|Parlemen Kampus|energi|RUU Masyarakat Hukum Adat|pangan|pesantren|daycare|Guru
Jakarta:
Sebagian Cerah
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 90%
Angin: 1 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Pendidikan|Hari Buruh|may day|hardiknas|Kekerasan Seksual|Parlemen Kampus|energi|RUU Masyarakat Hukum Adat|pangan|pesantren|daycare|Guru
Jakarta:
Sebagian Cerah
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 90%
Angin: 1 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Pendidikan|Hari Buruh|may day|hardiknas|Kekerasan Seksual|Parlemen Kampus|energi|RUU Masyarakat Hukum Adat|pangan|pesantren|daycare|Guru
Jakarta:
Sebagian Cerah
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 90%
Angin: 1 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Junaidi Auly: Butuh Transfer Teknologi Berkelanjutan untuk Kembangkan Industri Baterai Nasional

Diterbitkan
Selasa, 3 Feb 2026 11.39 WIB
Bagikan:
Junaidi Auly: Butuh Transfer Teknologi Berkelanjutan untuk Kembangkan Industri Baterai Nasional

Anggota Komisi XII DPR RI, Ahmad Junaidi Auly. Foto: Oji/Karisma.

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi XII DPR RI, Ahmad Junaidi Auly, menegaskan bahwa komitmen transfer teknologi yang selaras dengan prinsip keberlanjutan lingkungan menjadi kunci utama dalam pengembangan industri baterai, sistem penyimpanan energi (Energy Storage System/ESS), dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) nasional. Hal tersebut disampaikannya dalam rapat dengar pendapat umum Komisi XII DPR RI bersama PT Industri Baterai Indonesia (Indonesia Battery Corporation/IBC) di Nusantara I, Senayan, Jakarta, Senin (2/2/2026).

Menurut Junaidi, pembangunan pabrik dan realisasi investasi memang merupakan fondasi penting dalam hilirisasi industri baterai. Namun, hal tersebut belum cukup untuk menjamin keberlanjutan industri dalam jangka panjang. Keberhasilan hilirisasi, kata dia, harus diukur dari kemampuan Indonesia membangun dan menguasai kapabilitas teknologi domestik yang berjalan beriringan dengan pengelolaan dampak lingkungan secara bertanggung jawab.

Ia menekankan pentingnya penguasaan teknologi secara menyeluruh, mulai dari rekayasa material, pengembangan Cathode Active Material (CAM), produksi sel baterai, hingga desain dan integrasi Battery Management System (BMS) serta ESS yang efisien dan ramah lingkungan.

“IBC harus diposisikan sebagai simpul pembelajaran dan pengembangan teknologi, sekaligus pengarusutamaan standar keberlanjutan industri nasional, bukan sekadar pusat manufaktur. Setiap kemitraan strategis harus memastikan keterlibatan aktif SDM dan lembaga riset nasional dalam proses desain, produksi, dan inovasi, serta penerapan praktik industri hijau,” ujar Junaidi.

Lebih lanjut, Junaidi mendorong agar seluruh skema kerja sama dan pembiayaan yang difasilitasi melalui ekosistem BPI Danantara dilengkapi dengan klausul penguatan kapasitas nasional dan komitmen lingkungan. Klausul tersebut antara lain mencakup kewajiban pembentukan pusat riset dan pengembangan di dalam negeri, program sertifikasi dan pelatihan tenaga kerja berteknologi tinggi, penerapan standar emisi dan efisiensi energi, serta kolaborasi berkelanjutan dengan perguruan tinggi dan lembaga riset nasional.

Dalam konteks transisi energi, Junaidi berharap IBC dapat berperan aktif dalam pengembangan standar nasional baterai dan ESS yang sesuai dengan karakteristik iklim serta kebutuhan pasar domestik. Standar tersebut juga harus memenuhi prinsip keselamatan, efisiensi sumber daya, dan keberlanjutan lingkungan. Menurutnya, langkah ini strategis untuk mendorong lokalisasi rantai pasok bernilai tambah tinggi, termasuk pengembangan komponen BMS, integrasi inverter, dan sistem keselamatan energi berbasis standar hijau.

Selain itu, Junaidi menekankan bahwa integrasi ekonomi sirkular dan teknologi daur ulang baterai harus menjadi bagian dari agenda transfer teknologi jangka panjang. Upaya tersebut dinilai penting untuk memperkuat ketahanan pasokan material kritis, menekan dampak lingkungan, serta membangun kedaulatan industri energi nasional yang berdaya saing global.

Dengan sinergi antara IBC sebagai pelaksana industrial dan BPI Danantara sebagai arsitek investasi strategis, Junaidi Auly berharap Indonesia dapat bertransformasi dari sekadar basis manufaktur menjadi pusat pengembangan teknologi dan praktik industri berkelanjutan dalam rantai nilai global baterai dan energi terbarukan. •ssb/aha

Berita terkait

Dorong Industri Baterai EV, Bersiap Perkuat Energi Bersih Nasional
Industri dan Pembangunan
Dorong Industri Baterai EV, Bersiap Perkuat Energi Bersih Nasional
Komisi IX: BPVP Sorong Butuh Penguatan Guna Penyesuaian Pelatihan untuk Industri Lokal
Kesejahteraan Rakyat
Komisi IX: BPVP Sorong Butuh Penguatan Guna Penyesuaian Pelatihan untuk Industri Lokal
Indonesia Mampu Jadi Pusat Industri Baterai EV Dunia
Industri dan Pembangunan
Indonesia Mampu Jadi Pusat Industri Baterai EV Dunia
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi XII
Sebelumnya

Israel Kembali Serang Gaza, Ujian Nyata bagi BOP Hadirkan Perdamaian Palestina

Selanjutnya

Dorong Penambahan TPS 3R dan Insentif Pengelola Sampah di Mojokerto

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(805)
  • Industri dan Pembangunan(2998)
  • Isu Lainnya(1004)
  • Kesejahteraan Rakyat(2900)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3617)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Pendidikan|Hari Buruh|may day|hardiknas|Kekerasan Seksual|Parlemen Kampus|energi|RUU Masyarakat Hukum Adat|pangan|pesantren|daycare|Guru
Jakarta:
Sebagian Cerah
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 90%
Angin: 1 km/h