E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 15 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 15 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 15 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Legislator Soroti Birokrasi Minerba Lamban dan Tidak Adil

Diterbitkan
Jumat, 30 Jan 2026 14.31 WIB
Bagikan:
Legislator Soroti Birokrasi Minerba Lamban dan Tidak Adil

Anggota Komisi XII DPR RI, Syafruddin dalam Rapat Kerja Komisi XII DPR RI bersama Kementerian ESDM terkait rencana penyesuaian wilayah pertambangan tahun 2025, di Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta,.

PARLEMENTARIA, Jakarta — Anggota Komisi XII DPR RI Syafruddin menyoroti serius kinerja birokrasi di lingkungan Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian ESDM yang dinilainya masih lamban, tidak adil, dan berpotensi memperbesar praktik tambang ilegal di daerah. Kritik tersebut disampaikannya dalam Rapat Kerja Komisi XII DPR RI bersama Kementerian ESDM terkait rencana penyesuaian wilayah pertambangan tahun 2025, di Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (29/1/2026).

Syafruddin menegaskan bahwa semangat Presiden Prabowo Subianto untuk membuka ruang pengelolaan tambang bagi rakyat harus didukung dengan birokrasi yang responsif dan berkeadilan. Menurutnya, tujuan menghadirkan keadilan ekonomi melalui pengelolaan sumber daya alam tidak akan tercapai apabila pelayanan perizinan justru menjadi hambatan di lapangan.

“Saya kira semangat Presiden memberikan ruang kepada rakyat untuk mengelola tambang ini adalah semangat yang sangat bijaksana. Agar sektor tambang tidak hanya dikuasai oligarki, tetapi rakyat juga bisa menikmati dan mengelola kawasan pertambangannya sendiri,” ujar Syafruddin.

Namun demikian, ia mengungkapkan masih banyak keluhan dari masyarakat terkait lambannya proses perizinan di Ditjen Minerba. Ia menyebutkan adanya permohonan izin yang baru mendapatkan respons setelah satu hingga dua minggu, bahkan lebih, tanpa kepastian yang jelas.

“Kawan-kawan saya laporkan, mereka mengajukan permohonan itu satu sampai dua minggu baru ada jawaban. Ini menunjukkan respons yang lambat. Maka saya mohon kepada Pak Dirjen agar betul-betul mengawasi kinerja bawahannya, dari direktur sampai staf teknis,” tegas Legislator Fraksi PKB tersebut.

Lebih lanjut, Syafruddin mengingatkan agar birokrasi tidak memperlakukan pemohon izin secara diskriminatif. Ia menilai praktik pelayanan yang tidak setara justru merusak kepercayaan publik terhadap negara.

“Jangan sampai di satu sisi ada yang dielus, di sisi lain ada yang diinjak. Jangan ada yang dipercepat dan ada yang diperlambat. Ini persoalan keadilan. Negara harus berlaku adil kepada seluruh rakyat,” katanya.

Menurut legislator tersebut, birokrasi yang lamban dan tidak adil justru membuka ruang tumbuhnya tambang ilegal dan tambang liar. Ketika jalur legal dipersulit, masyarakat cenderung mencari jalan pintas yang berisiko melanggar hukum dan merugikan negara.

“Kalau semua diperlakukan adil dan proses perizinan berjalan baik, tambang ilegal bisa diminimalisir. Negara juga akan mendapat keuntungan karena seluruh aktivitas pertambangan berjalan secara legal,” ujar Politisi asal dapil Kalimantan Timur.

Syafruddin juga mengaitkan persoalan ini dengan menurunnya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor minerba. Menurutnya, perbaikan birokrasi perizinan merupakan salah satu kunci untuk menggenjot kembali pendapatan negara dan menjaga kesehatan keuangan negara.

“PNBP kita hari ini menurun. Ini justru momentum untuk membenahi tata kelola agar pendapatan negara bisa meningkat kembali dan keuangan negara menjadi lebih sehat,” pungkasnya. •fa/gal

Berita terkait

Pemerintah Perlu Rumuskan Regulasi Royalti Lagu yang Adil dan Tidak Bebani Pelaku Usaha
Populer
Pemerintah Perlu Rumuskan Regulasi Royalti Lagu yang Adil dan Tidak Bebani Pelaku Usaha
Titiek Soeharto: Impor Beras Tidak Masalah Selama Terukur dan Tidak Saat Panen
Kesejahteraan Rakyat
Titiek Soeharto: Impor Beras Tidak Masalah Selama Terukur dan Tidak Saat Panen
RUU Larangan Monopoli dan Persaingan Tidak Sehat Akomodir Perubahan Zaman dan Berpihak UMKM
Industri dan Pembangunan
RUU Larangan Monopoli dan Persaingan Tidak Sehat Akomodir Perubahan Zaman dan Berpihak UMKM
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi XII
Sebelumnya

Penyesuaian Iuran BPJS, Setjen DPR RI Tekankan Kesejahteraan dan Kinerja TA-SAA

Selanjutnya

Komisi III Prihatin Pemotongan Anggaran Penegakan Hukum Tidak Bisa Dipukul Rata

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(935)
  • Industri dan Pembangunan(3349)
  • Isu Lainnya(1025)
  • Kesejahteraan Rakyat(3350)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4083)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 15 km/h