E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 78%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 78%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 78%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Ekonomi dan Keuangan

BAKN Soroti Temuan BPK terkait Potensi Kesalahan Penyajian Laporan KUR BRI

Diterbitkan
Kamis, 29 Jan 2026 15.21 WIB
Bagikan:
BAKN Soroti Temuan BPK terkait Potensi Kesalahan Penyajian Laporan KUR BRI

kunjungan kerja spesifik ke PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk di Padalarang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (28/1/2026). Foto: hal/Mahendra.

PARLEMENTARIA, Bandung — Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk di Padalarang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (28/1/2026). Kunjungan ini dalam rangka untuk mendalami tindak lanjut atas temuan pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terkait tata kelola Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Dalam kesempatan itu, Ketua BAKN DPR RI Andreas Eddy Susetyo mengatakan, pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat kerja sebelumnya antara BAKN dan BRI yang masih menunggu hasil riviu independen sebagaimana dimandatkan oleh BPK RI.

“Pertemuan hari ini adalah sebagai tindak lanjut dari rapat kerja antara PT BRI dan BAKN. Intinya adalah waktu itu kita menunggu hasil riviu independen yang dimandatkan oleh BPK kepada BRI,” ujar Andreas Eddy dalam pertemuan tersebut.

Ia menjelaskan, tata kelola KUR melibatkan ekosistem lintas kementerian dan lembaga dalam jumlah besar. Maka dari itu, ia menilai, penanganan mengenai KUR ini perlu dilakukan secara bertahap.

“Untuk tata kelola KUR ini memang masalahnya melibatkan ekosistem yang melibatkan kementerian/lembaga, sekarang ini total 28 (kementerian/lembaga yang terlibat),” katanya.

Namun demikian, Andreas menegaskan bahwa fokus pertemuan kali ini berfokus pada kewajiban tindak lanjut yang harus diselesaikan oleh BRI, khususnya terkait temuan BPK mengenai potensi kesalahan penyajian laporan keuangan.

“Yang saat ini kita fokuskan itu di dalam penyelesaian tentang tindak lanjut yang harus dilakukan BRI, khususnya waktu itu tentang potensi kemungkinan adanya overstated maupun understated dalam laporan keuangan,” ucap Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini.

Menurut Andreas, penyelesaian temuan tersebut bersifat mendesak karena berkaitan dengan keandalan laporan keuangan yang menjadi dasar pengawasan BPK. Ia menyebut hasil riviu independen baru dapat disampaikan setelah jeda akhir tahun.

“Waktu kita rapat kerja kemarin BRI menunggu hasil riviu, sehingga baru sekarang dilakukan. Ini yang harus kita selesaikan,” ujarnya.

Adapun untuk pendalaman terkait tata kelola KUR secara menyeluruh, akan dilakukan pada tahap berikutnya. Ia menilai, aspek kebijakan di tingkat hulu perlu keterlibatan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

“Itu perlu mulai dari hulu sampai hilirnya diurai. Karena di situ adalah hulunya, kebijakan dibuatnya,” kata Andreas.

Ia menambahkan, tata kelola KUR menjadi perhatian bagi BAKN karena besarnya subsidi yang diberikan pemerintah. Apalagi, kehadiran KUR menurutnya belum berdampak optimal terhadap pertumbuhan ekonomi dan kemudahan akses bagi masyarakat.

“Subsidinya besar, tetapi tidak memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, dan juga ternyata kok yang ada itu temuan,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Hery Gunardi menyampaikan apresiasi atas dukungan dan pengawasan yang diberikan BAKN DPR RI. Ia berharap paparan yang disampaikan BRI dapat memberikan kejelasan terkait isu yang dibahas.

“Kami berharap pemamparan ini dapat memberikan informasi yang jelas lengkap dan clear mengenai hal-hal yang kita bicarakan pagi ini,” ujar Hery Gunardi.

Sebagai informasi, BPK RI dalam hasil pemeriksaannya mencatat sejumlah temuan terkait penyaluran KUR oleh BRI, antara lain potensi overstatement pendapatan subsidi bunga KUR, potensi overstatement reversal Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN), serta indikasi pengelolaan KUR yang belum sepenuhnya menerapkan prinsip kehati-hatian.

Melalui kunjungan kerja ini, BAKN DPR RI menargetkan pendalaman terhadap tindak lanjut temuan tersebut guna memastikan perbaikan telah dilaksanakan serta meminimalkan risiko fiskal dan operasional ke depan. •hal/rdn

Berita terkait

BAKN Soroti Potensi Kesalahan Pembukuan Pendapatan KUR BRI
Ekonomi dan Keuangan
BAKN Soroti Potensi Kesalahan Pembukuan Pendapatan KUR BRI
BAKN Ungkap Perbedaan Cara Penyajian Laporan dalam Temuan Berulang Program KUR BRI
Ekonomi dan Keuangan
BAKN Ungkap Perbedaan Cara Penyajian Laporan dalam Temuan Berulang Program KUR BRI
BAKN Tindaklanjuti Temuan BPK Soal Penyaluran KUR
Ekonomi dan Keuangan
BAKN Tindaklanjuti Temuan BPK Soal Penyaluran KUR
Tags:#Seputar Parlemen#BAKN
Sebelumnya

Taufan Pawe: Hanya 30 Persen BUMD di 37 Provinsi yang Sehat dan Berkontribusi Fiskal Daerah

Selanjutnya

Kunjungi Bank BJB, Komisi II Bahas Penguatan BUMD dan Dukungan UMKM

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(817)
  • Industri dan Pembangunan(3018)
  • Isu Lainnya(1006)
  • Kesejahteraan Rakyat(2935)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3647)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 78%
Angin: 4 km/h