E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 78%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 78%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 78%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Firman Soebagyo Soroti Masalah Produksi dan Distribusi Pangan di Sumatera Selatan

Diterbitkan
Kamis, 4 Des 2025 14.07 WIB
Bagikan:
Firman Soebagyo Soroti Masalah Produksi dan Distribusi Pangan di Sumatera Selatan

Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo saat mengikuti kunjungan kerja Komisi IV ke Kantor Gubernur Sumatera Selatan, Selasa (2/12/2025). Foto: Mario/oji.

PARLEMENTARIA, Palembang — Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo mengikuti kunjungan kerja Komisi IV ke Kantor Gubernur Sumatera Selatan untuk menyerap aspirasi masyarakat dan pemerintah daerah terkait persoalan ketahanan pangan nasional.

Dalam pertemuan tersebut, Firman menegaskan bahwa agenda serap aspirasi ini diarahkan untuk menggali berbagai hambatan yang selama ini menyebabkan persoalan carut-marut pangan, seperti distribusi beras yang beberapa waktu lalu sempat terganggu akibat perbedaan kebijakan, persoalan harga, hingga isu pemalsuan.

“Kami mendengarkan berbagai masukan dari daerah, termasuk persoalan yang berkaitan dengan Bulog, produksi pangan, alih fungsi lahan, serta perlindungan dan pemberdayaan petani. Semua regulasinya sebenarnya sudah ada, tinggal bagaimana pelaksanaannya diperkuat,” ujar Firman di sela-sela Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV ke Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (2/12/2025).

Ia menyoroti bahwa Undang-Undang Alih Fungsi Lahan (UU 41/2009) dan UU Perlindungan serta Pemberdayaan Petani sudah mengatur aspek penting terkait produksi. Namun di lapangan, masih banyak kebijakan yang belum dilengkapi petunjuk pelaksanaan dari pemerintah pusat.

Firman menekankan pentingnya sinkronisasi perencanaan pembangunan antara Kementerian PUPR dan Kementerian Pertanian, khususnya terkait perbaikan irigasi dan infrastruktur pendukung produksi. “Kalau hulunya tidak diperbaiki, hilirnya tidak akan maksimal. Ini perlu konsistensi agar target swasembada pangan yang dicanangkan pemerintahan Presiden Prabowo dapat terwujud secara berkelanjutan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa anomali cuaca seperti banjir, kekeringan, dan perubahan pola musim akan terus menjadi tantangan serius bagi produksi pangan nasional.

Terkait perlindungan petani dan minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian, Firman menyampaikan bahwa penguatan regulasi akan dibahas bersama dalam proses revisi UU Pangan. Selain itu, ia menilai perlu adanya insentif yang jelas dan menguntungkan agar sektor pertanian kembali diminati.

Pada aspek distribusi, Legislator Dapil Jawa Tengah III ini menilai pentingnya penguatan kelembagaan Bulog. Ia mengusulkan transformasi Bulog menjadi lembaga sui generis agar memiliki kewenangan khusus yang lebih kuat dalam menjamin stabilitas pasokan dan distribusi beras. Penggilingan-penggilingan padi skala menengah yang sempat berhenti diharapkan dapat kembali berfungsi bekerja sama dengan Bulog.

“Ke depan, beras untuk kebutuhan masyarakat idealnya 67 persen dikelola Bulog, sementara beras premium tetap oleh swasta. Ini untuk mempermudah tata kelola distribusi,” jelas Politisi Fraksi Partai Golkar ini.

Firman menutup dengan pesan bahwa ketahanan pangan merupakan isu strategis yang membutuhkan penanganan menyeluruh dari hulu hingga hilir, agar Indonesia tidak bergantung pada produk impor di tengah jumlah penduduk yang besar. •mar/rdn

Berita terkait

Firman Soebagyo Soroti Desentralisasi Data saat Bahas Asas dan Tujuan RUU Satu Data Indonesia
Politik dan Keamanan
Firman Soebagyo Soroti Desentralisasi Data saat Bahas Asas dan Tujuan RUU Satu Data Indonesia
Dorong Pemerataan Akses Listrik di Sumatera Selatan
Industri dan Pembangunan
Dorong Pemerataan Akses Listrik di Sumatera Selatan
Firman Soebagyo: Swasembada Pangan di Pati Lebih Cepat tapi Jangan Lengah
Industri dan Pembangunan
Firman Soebagyo: Swasembada Pangan di Pati Lebih Cepat tapi Jangan Lengah
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi IV
Sebelumnya

Dadang M. Naser Dorong Debirokratisasi dan Penguatan Ketahanan Pangan di Sumsel

Selanjutnya

Koordinasi Bapeten di Bawah Kemen-LH Mendesak untuk Cegah Insiden Radiasi!

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(817)
  • Industri dan Pembangunan(3018)
  • Isu Lainnya(1006)
  • Kesejahteraan Rakyat(2935)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3647)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 78%
Angin: 4 km/h