E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 73%
Angin: 9 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 73%
Angin: 9 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 73%
Angin: 9 km/h
/
/
Berita/Isu Lainnya

Komitmen Perkuat Keterwakilan Perempuan di Alat Kelengkapan Dewan

Diterbitkan
Rabu, 26 Nov 2025 10.28 WIB
Bagikan:
Komitmen Perkuat Keterwakilan Perempuan di Alat Kelengkapan Dewan

Foto bersama pengurus Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia (KPP RI) periode 2025–2030, Senin (24/11/2025). Foto: Munchen/vel.

PARLEMENTARIA, Jakarta — Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia (KPP RI) resmi melantik jajaran pengurus periode 2025–2030, sekaligus menggelar diskusi mengenai implementasi keterwakilan perempuan dalam Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Senin (24/11/2025). Acara ini menegaskan kembali pentingnya pemenuhan kepemimpinan perempuan di berbagai komisi dan badan di DPR RI, sejalan dengan putusan Mahkamah Konstitusi mengenai keterwakilan perempuan minimal 30 persen.

Pelantikan tersebut dihadiri oleh anggota DPR RI lintas fraksi, termasuk Pengurus KPP RI Karmila Sari, serta Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauziah.

Dalam keterangannya, Anggota DPR RI sekaligus Pengurus KPP RI Karmila Sari menyoroti pentingnya kehadiran perempuan dalam jabatan strategis. Ia menegaskan bahwa selama ini kepemimpinan perempuan terbukti membawa banyak perkembangan positif.

“Kita harapkan ini menjadi pertimbangan masing-masing fraksi untuk memberikan kesempatan lebih luas,” ujarnya. Ia menyebutkan masih adanya sejumlah komisi yang belum memiliki pimpinan perempuan, termasuk Komisi 8 yang bermitra dengan Kementerian PPPA.

Karmila menilai ketidakproporsionalan tersebut harus menjadi perhatian serius. KPP RI, lanjutnya, siap mengirim surat atau melakukan audiensi dengan pimpinan AKD untuk mengingatkan pentingnya membuka ruang lebih besar bagi perempuan. “Isu perempuan itu hampir ada di setiap komisi. Kalau bukan perempuan yang memimpin, fokusnya akan berbeda,” tegasnya.

Ia juga menyinggung keberhasilan perempuan dalam posisi tertinggi parlemen selama dua periode terakhir. “Bu Puan Maharani memimpin dengan sangat baik, dan ini memberi bukti bahwa perempuan diberikan atensi dan mampu menjalankan tugas secara optimal,” ungkapnya.

Ke depan, Karmila menyebut program prioritas KPP RI adalah mendorong penempatan perempuan pada posisi-posisi pimpinan, baik di komisi maupun badan legislasi, guna memastikan adanya pengawalan ketat terhadap kebijakan yang berdampak pada perempuan dan anak. “Perkembangan perempuan sekarang sangat baik, kemampuan dan tanggung jawab mereka juga sudah terbukti,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauziah menegaskan bahwa pengukuhan pengurus lengkap KPP RI merupakan momentum penting dalam memperkuat eksistensi organisasi ini sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperjuangkan kebijakan responsif gender.

“KPP RI adalah cerminan kemajuan demokrasi kita, di mana perempuan tidak hanya menjadi objek, tetapi juga subjek utama pembangunan,” tegasnya.

Arifatul menyoroti fenomena domestikasi peran politik legislator perempuan dalam beberapa bulan terakhir, terlihat dari absennya pimpinan perempuan pada lima komisi DPR: Komisi 1, 2, 5, 8, dan 10. Ketimpangan tersebut, menurutnya, dapat menghambat hadirnya perspektif perempuan dalam kebijakan publik.

“Tidak meratanya distribusi perempuan dalam jabatan strategis menyebabkan kekhawatiran bahwa pengalaman perempuan tidak hadir dalam keputusan penting,” ujarnya.

Ia mengapresiasi putusan MK No. 169/PUU-XXII/2024 yang mewajibkan keterwakilan perempuan minimal 30 persen pada pimpinan seluruh AKD, baik komisi maupun badan. Namun, ia menegaskan bahwa persoalan ini tidak berhenti pada angka. “Kita harus menghilangkan stigma bahwa perempuan tidak mampu memimpin. Implementasi putusan MK harus dibarengi penguatan kapasitas legislator perempuan,” imbuhnya.

Arifatul menekankan bahwa perjuangan keterwakilan perempuan memerlukan sinergi kuat antara pemerintah, partai politik, KPP RI, KPPI, organisasi masyarakat sipil, hingga perguruan tinggi. Kolaborasi ini dinilai penting seiring rencana masuknya revisi Undang-Undang Pemilu ke dalam Prolegnas 2026, yang berpotensi memengaruhi lanskap politik perempuan ke depan.

“Mari jadikan pelantikan KPP RI periode 2025–2030 sebagai momentum kebangkitan kepemimpinan perempuan di legislatif,” serunya.

Ia menutup sambutannya dengan harapan agar kepemimpinan perempuan semakin berperan dalam mewujudkan Indonesia Emas, “Dimana setiap anak terlindungi dan setiap perempuan berdaya.” •ssb/aha

Berita terkait

KPP RI Siapkan Rekomendasi Kawal Keterwakilan Perempuan di Revisi UU Pemilu
Politik dan Keamanan
KPP RI Siapkan Rekomendasi Kawal Keterwakilan Perempuan di Revisi UU Pemilu
Peringati Hari Kartini, KPPRI Komitmen Perkuat Keberpihakan terhadap Perempuan di Parlemen
Kesejahteraan Rakyat
Peringati Hari Kartini, KPPRI Komitmen Perkuat Keberpihakan terhadap Perempuan di Parlemen
Putusan MK Soal Keterwakilan Perempuan di AKD Sejalan dengan Isu Kesetaraan Gender
Kesejahteraan Rakyat
Putusan MK Soal Keterwakilan Perempuan di AKD Sejalan dengan Isu Kesetaraan Gender
Tags:#Seputar Parlemen#Sekretariat Jenderal DPR RI
Sebelumnya

Komisi XIII Sarankan Kepengurusan SDUWHV Diserahkan Sepenuhnya ke Pihak Australia

Selanjutnya

Rapat dengan Mentan, Panggah Susanto Singgung Nasib Beberapa Komoditas

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1056)
  • Industri dan Pembangunan(3703)
  • Isu Lainnya(1053)
  • Kesejahteraan Rakyat(3704)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4586)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
Majalah Parlementaria Edisi 258

Link Flipbook : https://online.anyflip.com/fhwbw/fndh/mobile/index.html

Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI
Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 73%
Angin: 9 km/h