E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 15 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 15 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 15 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Dewi Yustisiana Minta Kejelasan Program Kerja Strategis BPH 2025-2029: Harus Jawab Soal Klasik!

Diterbitkan
Rabu, 26 Nov 2025 10.25 WIB
Bagikan:
Dewi Yustisiana Minta Kejelasan Program Kerja Strategis BPH 2025-2029: Harus Jawab Soal Klasik!

Anggota Komisi XII DPR RI Dewi Yustisiana dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi XII DPR RI bersama Ketua dan Anggota Komite BPH Migas di Ruang Rapat Komisi XII, Gedung Nusantara I,.

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi XII DPR RI Dewi Yustisiana menekankan pentingnya kejelasan program kerja strategis BPH Migas periode 2025–2029 yang baru, terutama yang berkaitan dengan penanganan kelangkaan BBM dan pengawasan distribusi BBM bersubsidi. 

Dewi menegaskan tantangan-tantangan terkait penyediaan energi, terutama BBM bersubsidi, masih terus dirasakan masyarakat di berbagai daerah. Mulai dari kelangkaan BBM, lemahnya pengawasan distribusi, hingga efektivitas penegakan hukum terhadap pelanggaran yang dilakukan operator maupun transporter.

“Kami ingin mengetahui program kerja kepengurusan baru BPH Migas, terutama yang bisa segera menjawab persoalan klasik di lapangan. (Misalnya) kelangkaan BBM masih terjadi, pengawasan distribusi BBM bersubsidi masih lemah, dan bagaimana efektivitas penegakan hukum terhadap operator atau transporter yang nakal,” tegas Dewi dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi XII DPR RI bersama Ketua dan Anggota Komite BPH Migas di Ruang Rapat Komisi XII, Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (24/11/2025).

Lebih lanjut, Politisi Fraksi Golkar tersebut menambahkan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Migas, BBM merupakan komoditas vital yang digunakan masyarakat luas. Oleh karena itu, setiap potensi kelangkaan harus dapat ditangani dengan cepat dan terukur.

Dalam forum tersebut, Dewi secara khusus mempertanyakan kembali kesiapan BPH Migas dalam menghadapi situasi darurat. “Pertanyaan kami, apakah BPH Migas selama ini sudah memiliki recovery plan jika terjadi kelangkaan BBM? Jika ada, apakah kontingensi plan tersebut sudah dibedakan berdasarkan level urgensinya?” tanya Dewi.

Menutup pernyataannya, Legislator Daerah Pemilihan Sumatera Selatan (Dapil Sumsel II) ini pun lantas menyoroti perbedaan kondisi kelangkaan BBM antarwilayah yang kerap terjadi, khususnya antara Jakarta sebagai Ibukota dengan daerah pelosok.

“Apabila kelangkaan terjadi di Jakarta ibukota negara, tentu penanganannya akan berbeda apabila dibandingkan dengan kelangkaan BBM itu terjadi di daerah pelosok. Karena pusat perdagangan, maka recovery plan atau kontingensi plan harus bisa dilakukan dalam waktu 12 jam, kalau tidak akan terjadi kegaduhan, berbeda dengan  pelosok yang memakan waktu 2 sampai 2 minggu pendistribusiannya ke daerah pelosok,” pungkasnya. •pun/rdn

Berita terkait

Komisi VII Minta BSN Perbaiki Program Kerja dan Anggaran TA 2025
Ekonomi dan Keuangan
Komisi VII Minta BSN Perbaiki Program Kerja dan Anggaran TA 2025
Sumariyandono Tekankan Renstra Setjen DPR RI 2025-2029 Harus Selesaikan Tiga Masalah Kinerja DPR
Isu Lainnya
Sumariyandono Tekankan Renstra Setjen DPR RI 2025-2029 Harus Selesaikan Tiga Masalah Kinerja DPR
Evita Nursanty: Pariwisata Bukan Tanggung Jawab 1 Kementerian, Harus Jadi Program Strategis Nasional
Industri dan Pembangunan
Evita Nursanty: Pariwisata Bukan Tanggung Jawab 1 Kementerian, Harus Jadi Program Strategis Nasional
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi XII
Sebelumnya

Sampaikan Keterangan di Sidang MK, DPR Tegaskan Skema Pensiun Pejabat Negara Sudah Proporsional

Selanjutnya

Pelayanan Jelang Nataru Tidak Masalah, Komisi XII Pastikan Persediaan BBM Nasional Aman

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(935)
  • Industri dan Pembangunan(3349)
  • Isu Lainnya(1025)
  • Kesejahteraan Rakyat(3350)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4083)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 15 km/h