E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Saleh Daulay: Penanganan Kasus Radiasi Radioaktif Cikande Harus Transparan

Diterbitkan
Rabu, 12 Nov 2025 11.15 WIB
Bagikan:
Saleh Daulay: Penanganan Kasus Radiasi Radioaktif Cikande Harus Transparan

Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay dalam RDP yang berlangsung di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Senin (10/11/2025). Foto : Farhan/Andri.

PARLEMENTARIA, Jakarta – Komisi VII DPR RI menyoroti pentingnya transparansi dan tanggung jawab pemerintah dalam menangani kasus dugaan paparan radiasi yang belakangan menjadi perhatian publik. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VII bersama Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian dan Satuan Tugas (Satgas) Cs-137. 

Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay mempertanyakan peran lembaga tertentu yang dinilai terlibat dalam proses penanganan tanpa mekanisme seleksi dan pengawasan yang jelas.

“Saya ingin menegaskan, ini soal kedaulatan bahasa dan kedaulatan bangsa. Kalau kontaminasi ini berasal dari luar negeri, seolah-olah di Indonesia tidak ada ahli, tidak ada sistem pengawasan yang bisa dipertanggungjawabkan. Ini sangat memalukan,” ujar Saleh Daulay dalam RDP yang berlangsung di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Senin (10/11/2025). 

Selain itu, Legislator Fraksi PAN ini  menyoroti pentingnya pemerintah memetakan dampak paparan radiasi dalam tiga tahapan: jangka pendek, menengah, dan panjang. Pemerintah diminta menjelaskan secara konkret arah kerja Satuan Tugas (Satgas) yang telah dibentuk.

“Kalau dampaknya jangka pendek, apa target pemerintah saat ini? Kalau jangka menengah dan panjang, bagaimana strategi pengawasannya? Jangan sampai nanti ganti rezim, kasus ini justru terlupakan,” katanya.

Saleh Daulay menilai pembentukan Satuan Tugas (Satgas) merupakan langkah positif pemerintah dalam upaya melindungi masyarakat dari dampak paparan radiasi. Namun, ia menegaskan bahwa langkah tersebut harus diimbangi dengan pengawasan yang ketat agar pelaksanaannya tetap transparan dan akuntabel. 

“Karena itu, kami meminta pemerintah menjelaskan secara terbuka mekanisme pelaporan Satgas, baik kepada Presiden maupun kepada DPR RI, agar publik dapat mengetahui sejauh mana penanganan kasus ini berjalan,” tuturnya

Terkahir, Ia pun menekankan bahwa keselamatan publik dan kedaulatan negara harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai urusan keselamatan bangsa ini justru menjadi bahan tarik-menarik kepentingan antar lembaga. “Ini soal tanggung jawab moral dan politik terhadap rakyat Indonesia,” pungkasnya. •ujm/aha

Berita terkait

Apresiasi Pengawasan MA dan Kejaksaan, Komisi III: Penanganan Perkara Harus Transparan dan Akuntabel
Politik dan Keamanan
Apresiasi Pengawasan MA dan Kejaksaan, Komisi III: Penanganan Perkara Harus Transparan dan Akuntabel
Komisi III DPR: Penanganan Kasus Amsal Sitepu Harus Adil Proporsional
Politik dan Keamanan
Komisi III DPR: Penanganan Kasus Amsal Sitepu Harus Adil Proporsional
Netty Aher: BGN Harus Susun SOP Pengawasan dan Penanganan Kasus MBG
Kesejahteraan Rakyat
Netty Aher: BGN Harus Susun SOP Pengawasan dan Penanganan Kasus MBG
Tags:#Berita Utama#Komisi VII
Sebelumnya

Seleksi Auditor BPK 2025, Komisi XI Tekankan Transparansi

Selanjutnya

Pemkab Indramayu Diminta Percepat Pembebasan Lahan untuk Proyek Pengendalian Rob

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(935)
  • Industri dan Pembangunan(3349)
  • Isu Lainnya(1025)
  • Kesejahteraan Rakyat(3350)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4083)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h