E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RAPBN 2027|Ekonomi|Kesehatan|Bencana|RUU Sisdiknas|SPMB|PTN|Anggaran|Pendidikan|PHK|Perguruan Tinggi|fiskal|UU TPKS
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 74%
Angin: 5 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RAPBN 2027|Ekonomi|Kesehatan|Bencana|RUU Sisdiknas|SPMB|PTN|Anggaran|Pendidikan|PHK|Perguruan Tinggi|fiskal|UU TPKS
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 74%
Angin: 5 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RAPBN 2027|Ekonomi|Kesehatan|Bencana|RUU Sisdiknas|SPMB|PTN|Anggaran|Pendidikan|PHK|Perguruan Tinggi|fiskal|UU TPKS
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 74%
Angin: 5 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Akademisi Tekstil Harus Berani Eksplorasi dan Berinovasi

Diterbitkan
Selasa, 22 Jul 2025 11.03 WIB
Bagikan:
Akademisi Tekstil Harus Berani Eksplorasi dan Berinovasi
PARLEMENTARIA, Bandung – Anggota Komisi VII DPR RI Samuel Wattimena mendorong para akademisi tekstil, khususnya di Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil (STTT) Bandung, untuk tidak hanya terfokus pada kerja teknis di industri besar, tetapi juga lebih eksploratif dalam menggali potensi ilmu dan menjalin kolaborasi dengan pelaku wastra serta desainer lokal.

Dalam kunjungan kerja spesifik Komisi VII ke STTT Bandung, Samuel menyampaikan keprihatinannya terhadap minimnya keterlibatan lembaga pendidikan tersebut dalam mendukung pelestarian dan pengembangan wastra tradisional di berbagai daerah.

“Saya berharap besar saat datang ke STTT Bandung, apalagi ini kampus yang sudah 100 tahun berdiri. Tapi dari paparan yang disampaikan, belum terlihat peran nyata mereka dalam membantu pelaku wastra di daerah,” ujarnya kepada Parlementaria di Bandung, Jawa Barat, Senin (21/7/2025).

Menurut Samuel, di 38 provinsi dan ratusan desa, banyak pengrajin wastra masih menggunakan teknik yang sangat tradisional. Hal ini menimbulkan berbagai hambatan dalam peningkatan kualitas produksi, seperti keterbatasan ketebalan bahan dan keragaman motif, yang penting untuk menembus pasar nasional maupun internasional.

“Logikanya, STTT harus bisa menjembatani itu. Tapi sayangnya, dari pemaparan yang kami terima, kerja sama ke arah sana belum berjalan,” tambahnya.

Selain itu, Ia juga menyoroti kurangnya kerja sama antara STTT dengan sekolah fashion dan para desainer Indonesia yang jumlahnya terus bertambah setiap tahun. Ia menilai sinergi antara pemikiran kreatif desainer dan kemampuan teknis akademisi tekstil sangat penting untuk menghasilkan inovasi dalam industri tekstil nasional.

“Kalau para akademisi ini tidak mengeksplorasi kemampuannya, saya khawatir mereka hanya akan menjadi buruh tukang gambar di pabrik-pabrik besar. Padahal, potensi mereka jauh lebih dari itu,” tegasnya.

Ia berharap STTT Bandung dapat melakukan pembaruan visi dan misi lembaga, tidak hanya sebagai pusat pendidikan teknis, tetapi juga sebagai motor inovasi tekstil nasional yang berpihak pada keberagaman budaya lokal. Sehingga mampu merespons dinamika lapangan dan menjadi mitra aktif dalam membangun industri tekstil yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis pada kekuatan budaya Indonesia. •gal/aha

Berita terkait

Perusahaan Eksplorasi Geothermal Harus Kompetitif dan Perhatikan CSR bagi Masyarakat Sekitar
Industri dan Pembangunan
Perusahaan Eksplorasi Geothermal Harus Kompetitif dan Perhatikan CSR bagi Masyarakat Sekitar
Arizal Tom Liwafa: TVRI, RRI, dan Antara Harus Jemput Bola dan Lebih Relevan dengan Publik
Kesejahteraan Rakyat
Arizal Tom Liwafa: TVRI, RRI, dan Antara Harus Jemput Bola dan Lebih Relevan dengan Publik
Pemangku Kebijakan Pusat dan Daerah Harus Cepat dan Tepat Tangani Banjir di Pantura
Isu Lainnya
Pemangku Kebijakan Pusat dan Daerah Harus Cepat dan Tepat Tangani Banjir di Pantura
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi VII
Sebelumnya

Siswa SMA Meninggal Usai Diduga Alami Bullying, Puan Tekankan Pentingnya Reformasi Perlindungan Psikososial

Selanjutnya

Komisi VII Dukung Peran Pendidikan Vokasi Guna Perkuat Daya Saing Industri Tekstil Nasional

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(942)
  • Industri dan Pembangunan(3351)
  • Isu Lainnya(1025)
  • Kesejahteraan Rakyat(3355)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4089)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RAPBN 2027|Ekonomi|Kesehatan|Bencana|RUU Sisdiknas|SPMB|PTN|Anggaran|Pendidikan|PHK|Perguruan Tinggi|fiskal|UU TPKS
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 74%
Angin: 5 km/h