E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 69%
Angin: 8 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 69%
Angin: 8 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 69%
Angin: 8 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 69%
Angin: 8 km/h
Berita/Politik dan Keamanan

Parlemen OKI Berperan Penting dalam Melindungi Warisan Islam

Diterbitkan
Rabu, 14 Mei 2025 17.26 WIB
Bagikan:
Parlemen OKI Berperan Penting dalam Melindungi Warisan Islam
PARLEMENTARIA, Jakarta – Delegasi Parlemen Mozambik, Suleiman Habibo, menegaskan bahwa Parlemen Negara-Negara Anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) memiliki peran penting dalam melindungi warisan Islam dari berbagai ancaman, termasuk agresi terhadap Masjid Al-Aqsha dan nilai-nilai Islam yang kini berada di bawah tekanan global.

Hal itu ia sampaikan dalam forum 11th Meeting of the Specialised Standing Committee on Legal and Cultural Affairs and the Dialogue of Civilizations and Religions yang digelar di Gedung Nusantara, DPR RI, Jakarta, Selasa (13/5/2025).

“Melindungi tempat-tempat suci ini adalah tanggung jawab seluruh umat Muslim, bukan hanya dari satu kawasan tertentu, karena ini adalah warisan Islam,” ujar Suleiman kepada Parlementaria.

Ia menekankan bahwa Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC) memegang posisi strategis dalam mengupayakan perlindungan terhadap situs-situs suci Islam dan menjamin kebebasan umat Muslim untuk beribadah tanpa gangguan.

“Kita melihat bagaimana umat Muslim sering diserang saat sedang berdoa. Sesuatu harus dilakukan agar warisan Islam bisa dilestarikan. Forum seperti ini sangat baik untuk menyatukan pandangan dan mencari cara-cara efektif melindungi tempat-tempat suci Islam,” ungkapnya.

Menurutnya, penyelesaian konflik tidak dapat ditempuh dengan kekuatan semata, melainkan harus melalui jalur hukum dan pendekatan internasional yang sah. “Bukan dengan kekerasan, tentu saja. Harus ada perjanjian, harus ada dokumentasi. Masalah ini bisa diselesaikan secara legal,” imbuhnya.

Forum tersebut juga menyoroti meningkatnya Islamofobia dan tekanan budaya asing terhadap nilai-nilai Islam. Suleiman mengakui bahwa umat Islam saat ini menghadapi tantangan besar di berbagai belahan dunia. Oleh karena itu, menurutnya, pelindungan nilai Islam harus dimulai dari pendidikan yang aplikatif sejak dini.

“Kita harus mulai dari anak-anak. Jangan hanya mengucapkan ajaran Islam, tetapi juga mencontohkannya dalam tindakan nyata. Orang akan belajar dari apa yang mereka lihat,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa nilai-nilai Islam mengajarkan penghormatan terhadap agama lain, sehingga Islam pun berhak untuk dihormati. Ia juga menolak penyalahgunaan istilah “jihad” yang kerap disalahartikan oleh kelompok tertentu.

“Islam itu berarti ‘aman’. Jadi, kita harus mengembalikan pemahaman Islam berdasarkan sumber utamanya: Al-Qur’an dan Hadis,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Suleiman menekankan pentingnya pendekatan normatif melalui resolusi-resolusi PUIC yang dapat diperkenalkan secara bertahap kepada komunitas internasional.

“Seperti yang saya katakan di awal, kita membawa resolusi ini dan memperkenalkannya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam PUIC—sebuah institusi yang diakui secara internasional maupun di lingkungan OKI,” pungkasnya.

“Saya percaya, inilah jalannya. Dengan mengambil langkah demi langkah melalui resolusi ini, insya Allah kita akan sampai ke tujuan,” tutup Suleiman. •hal/aha

Berita terkait

BKSAP Desak Parlemen OKI Berperan Strategis di Tengah Ketidakpastian Global
Politik dan Keamanan
BKSAP Desak Parlemen OKI Berperan Strategis di Tengah Ketidakpastian Global
Komitmen Indonesia Bela Palestina dalam Konferensi Parlemen OKI
Politik dan Keamanan
Komitmen Indonesia Bela Palestina dalam Konferensi Parlemen OKI
Pimpin Sidang Parlemen OKI, Puan: Islam Miliki Modal Jadi Kekuatan Baru Dunia
Politik dan Keamanan
Pimpin Sidang Parlemen OKI, Puan: Islam Miliki Modal Jadi Kekuatan Baru Dunia
Tags:#Seputar Parlemen#BKSAP
Sebelumnya

Sidang Komite Politik dan Hubungan Luar Negeri Parlemen OKI Bahas Isu Palestina hingga Minoritas Muslim

Selanjutnya

Saatnya Perkuat Perdagangan Antar-Anggota Negara OKI di Tengah Ketegangan Global

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(935)
  • Industri dan Pembangunan(3349)
  • Isu Lainnya(1025)
  • Kesejahteraan Rakyat(3350)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4083)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI