E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|SPMB|PTN|Kesehatan|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 15 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|SPMB|PTN|Kesehatan|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 15 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|SPMB|PTN|Kesehatan|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 15 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Arzeti Bilbina Soroti Persoalan Ketenagakerjaan di Surabaya: UMK, Alih Daya, dan Pengawasan

Diterbitkan
Rabu, 7 Mei 2025 15.53 WIB
Bagikan:
Arzeti Bilbina Soroti Persoalan Ketenagakerjaan di Surabaya: UMK, Alih Daya, dan Pengawasan
PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI Arzeti Bilbina Setyawan menyoroti sejumlah permasalahan ketenagakerjaan yang mencuat pasca peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day pada 1 Mei lalu, khususnya yang terjadi di daerah pemilihannya yakni Jawa Timur tepatnya Kota Surabaya.

Dalam rapat kerja bersama Menteri Ketenagakerjaan, Arzeti mengungkapkan bahwa terdapat tiga isu utama yang menjadi sorotan, yaitu upah minimum kota (UMK), sistem alih daya (outsourcing), dan lemahnya pengawasan terhadap pelanggaran hak-hak buruh.

“Kalau kita bicara mengenai upah minimum kota (Surabaya) ini ya memang pertimbangan dari para pekerja adalah tingkat inflasi yang riil saat ini yang ada di lapangan,” ujar Arzeti dalam Rapat Kerja Komisi IX dengan Menteri Ketenagakerjaan di Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (05/05/2025).

Terkait dengan outsourcing, para pekerja berharap sistem outsourcing dapat dibenahi. Hal itu karena mereka menyadari bahwa mekanisme yang ada saat ini belum memberikan kepastian, baik dari segi keberlanjutan pekerjaan, besaran upah yang sering kali berada di bawah standar minimum, maupun perlindungan hukum dan hak-hak pekerja yang masih sangat terbatas.

Selain itu, Arzeti juga menekankan perlunya pengawasan yang lebih ketat terhadap pelanggaran hak pekerja, seperti jam kerja yang tidak sesuai, upah yang tidak dibayarkan, hingga pemutusan hubungan kerja (PHK) secara sepihak.

“Saat ini memang banyak sangat terjadi pelanggaran-pelanggaran hak pekerja, termasuk kita tahu soal jam kerja, upah tidak dibayar dan PHK sepihak,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Legislator dapil Jawa Timur I itu juga turut mengapresiasi langkah Kementerian Ketenagakerjaan yang telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Surabaya pada 17 April. Namun, ia menyayangkan kejadian di mana Wakil Menteri Tenaga Kerja tidak dikenali dan bahkan tidak dibukakan pintu oleh pihak perusahaan saat melakukan sidak tersebut.

Dengan sorotan ini, Arzeti berharap pemerintah, khususnya Kementerian Ketenagakerjaan, dapat merumuskan kebijakan yang lebih berpihak kepada para pekerja, demi terciptanya iklim kerja yang adil dan manusiawi. •gal/rdn

Berita terkait

Sambut May Day, Cucun Soroti RUU Ketenagakerjaan dan Sambut Baik Permenaker Soal Alih Daya
Kesejahteraan Rakyat
Sambut May Day, Cucun Soroti RUU Ketenagakerjaan dan Sambut Baik Permenaker Soal Alih Daya
Komisi IX Soroti Pengawasan dan Kompetensi Tenaga Kerja Asing di Kepri
Kesejahteraan Rakyat
Komisi IX Soroti Pengawasan dan Kompetensi Tenaga Kerja Asing di Kepri
Komisi VIII Soroti Akurasi dan Pengawasan Bansos di Tangerang
Kesejahteraan Rakyat
Komisi VIII Soroti Akurasi dan Pengawasan Bansos di Tangerang
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi IX
Sebelumnya

Banyak TKA ke Sultra Diduga Gunakan Visa Wisata, Kemnaker Harus Bertindak

Selanjutnya

BI Bentuk Nexus Platform Pembayaran Antar-Negara, Komisi XI: Kita Harus Jadi Pengatur!

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(935)
  • Industri dan Pembangunan(3348)
  • Isu Lainnya(1025)
  • Kesejahteraan Rakyat(3349)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4081)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|SPMB|PTN|Kesehatan|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 15 km/h