E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran 2027|Transportasi|PMN|APBN|HAM|Pariwisata|Pendidikan|Imigrasi|RAPBN 2027|KUHP|Aspirasi|listrik|WNA
Jakarta:
Berawan sebagian
26°C
Terasa: 31°C
Lembab: 87%
Angin: 1 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran 2027|Transportasi|PMN|APBN|HAM|Pariwisata|Pendidikan|Imigrasi|RAPBN 2027|KUHP|Aspirasi|listrik|WNA
Jakarta:
Berawan sebagian
26°C
Terasa: 31°C
Lembab: 87%
Angin: 1 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran 2027|Transportasi|PMN|APBN|HAM|Pariwisata|Pendidikan|Imigrasi|RAPBN 2027|KUHP|Aspirasi|listrik|WNA
Jakarta:
Berawan sebagian
26°C
Terasa: 31°C
Lembab: 87%
Angin: 1 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Komisi I Tinjau Blank Spot di Sumbar, Identifikasi Kendala Pembangunan BTS

Diterbitkan
Senin, 5 Mei 2025 17.00 WIB
Bagikan:
Komisi I Tinjau Blank Spot di Sumbar, Identifikasi Kendala Pembangunan BTS
PARLEMENTARIA, Padang – Komis I DPR RI melakukan Kunjungan kerja ke Sumatera Barat untuk meninjau langsung sejumlah wilayah yang masih mengalami blank spot atau belum terjangkau jaringan telekomunikasi.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Anton Sukartono menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala yang menghambat pembangunan infrastruktur telekomunikasi, khususnya Base Transceiver Station (BTS).

“Hari ini kami di Sumatera Barat untuk mengecek langsung daerah mana saja yang masih blank spot. Tadi dari BAKTI (Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi) juga menyampaikan bahwa ke depannya akan diupayakan semua wilayah bisa terjangkau, jangan sampai ada blank spot lagi,” kata Anton Sukartono kepada Parlementaria usai pertemuan Kunjungan Kerja Komisi I DPR RI dengan Bakti Komdigi beserta jajaran di Padang, Sumatera Barat, Jumat (2/5/2025).

Anton juga menyoroti keterbatasan anggaran sebagai salah satu hambatan utama. “Kendalanya, kita semua tahu, belum ada anggaran baru. Jadi saat ini hanya menyelesaikan anggaran yang lama. Mudah-mudahan ke depan ada tambahan anggaran sehingga program ini bisa ditingkatkan,” jelas Politisi Fraksi Partai Demokrat ini.

Ia juga menambahkan, beberapa daerah memang memiliki kondisi geografis yang menyulitkan pembangunan infrastruktur. “Mungkin ada daerah yang tidak layak, tidak ada akses listrik, atau memang sulit dijangkau. Itu semua menjadi catatan kami,” terangnya.

Sementara itu, di tempat yang sama, Anggota Komisi I DPR RI, Taufiq R. Abdullah, mengatakan bahwa kunjungan ini tidak hanya melihat kondisi lokal di Sumatera Barat, tetapi juga mencerminkan kondisi nasional.

“Secara nasional, tinggal 3 persen wilayah yang belum tercapai infrastrukturnya. Kami berharap pada tahun 2029, seluruh wilayah sudah terjangkau digitalisasi,” ujar Politisi Fraksi PKB ini.

Namun, ia menekankan masih ada kendala non-teknis yang cukup serius. “Salah satunya adalah hambatan perizinan, yang ternyata harus melalui kementerian lain, misalnya pemasangan kabel laut yang harus mendapatkan izin dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, Ini sangat menghambat,” ungkapnya.

Taufiq menilai perlunya regulasi yang lebih kuat dan koordinasi lintas lembaga yang lebih efektif. “Harus ada goodwill dari seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah dan kementerian, agar pembangunan infrastruktur digital ini bisa berjalan lebih cepat. Jangan sampai satu hambatan perizinan justru menghambat kemajuan nasional,” pungkasnya.

Kunjungan ini diharapkan menjadi awal dari perbaikan menyeluruh dalam pembangunan infrastruktur telekomunikasi di seluruh Indonesia, khususnya daerah-daerah terpencil yang selama ini masih belum tersentuh layanan digital. •afr/rdn

Berita terkait

Kunjungi Balmon Bandung, Komisi I: Jangan Ada Lagi Blank Spot Jaringan di Indonesia
Politik dan Keamanan
Kunjungi Balmon Bandung, Komisi I: Jangan Ada Lagi Blank Spot Jaringan di Indonesia
Komisi V Tinjau Progres Pembangunan Smelter dan Tersus PT IPIP di Kolaka
Industri dan Pembangunan
Komisi V Tinjau Progres Pembangunan Smelter dan Tersus PT IPIP di Kolaka
Komisi VIII Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Karangasem Bali
Kesejahteraan Rakyat
Komisi VIII Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Karangasem Bali
Tags:#Komisi I#Seputar Parlemen
Sebelumnya

Ahmad Heryawan: Indonesia Emas 2045 Harus Dimulai dari Pemerataan Konektivitas

Selanjutnya

PMI Manufaktur Anjlok, Ilham Permana Desak Perlindungan Pasar Domestik dari Serbuan Impor

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(923)
  • Industri dan Pembangunan(3309)
  • Isu Lainnya(1021)
  • Kesejahteraan Rakyat(3315)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4041)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

LOKAS
DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran 2027|Transportasi|PMN|APBN|HAM|Pariwisata|Pendidikan|Imigrasi|RAPBN 2027|KUHP|Aspirasi|listrik|WNA
Jakarta:
Berawan sebagian
26°C
Terasa: 31°C
Lembab: 87%
Angin: 1 km/h