E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Pendidikan|APBN|UMKM|Ekspor|listrik|perikanan|karhutla|Bank Indonesia|PIP|PNBP|WNA|KIP|Naturalisasi
Jakarta:
Sebagian Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 63%
Angin: 13 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Pendidikan|APBN|UMKM|Ekspor|listrik|perikanan|karhutla|Bank Indonesia|PIP|PNBP|WNA|KIP|Naturalisasi
Jakarta:
Sebagian Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 63%
Angin: 13 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Pendidikan|APBN|UMKM|Ekspor|listrik|perikanan|karhutla|Bank Indonesia|PIP|PNBP|WNA|KIP|Naturalisasi
Jakarta:
Sebagian Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 63%
Angin: 13 km/h
/
/
Berita/Populer

PMI Manufaktur Anjlok, Ilham Permana Desak Perlindungan Pasar Domestik dari Serbuan Impor

Diterbitkan
Senin, 5 Mei 2025 17.02 WIB
Bagikan:
PMI Manufaktur Anjlok, Ilham Permana Desak Perlindungan Pasar Domestik dari Serbuan Impor
PARLEMENTARIA, Jakarta – Menanggapi penurunan Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur Indonesia pada April 2025 yang berada di level kontraksi 46,7 atau terendah sejak masa pandemi COVID-19, Anggota Komisi VII DPR RI Ilham Permana menyatakan keprihatinannya atas situasi ini.

Ia sekaligus memberikan dukungan terhadap langkah-langkah strategis yang telah dan akan diambil oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dalam menghadapi tekanan tersebut.

“Penurunan ini merupakan cerminan nyata dari dampak kebijakan proteksionis global, terutama tarif resiprokal yang diberlakukan oleh Amerika Serikat, serta banjir produk impor dari negara-negara yang mencari pasar alternatif. Situasi ini tidak hanya mengganggu daya saing industri nasional, tetapi juga mengancam ketahanan struktur industri dalam negeri,” ujar Ilham dalam keterangannya kepada Parlementaria di Jakarta, Minggu (4/5/2025).

Ilham menekankan bahwa tantangan yang dihadapi sektor manufaktur saat ini memerlukan respons terintegrasi antar-kementerian dan dukungan lintas sektor. Sebagai Anggota Komisi VII DPR RI yang bermitra dengan Kementerian Perindustrian, Ilham mendorong agar kebijakan industri diarahkan pada penguatan struktur manufaktur nasional secara menyeluruh. 

“Data dari Kementerian Perindustrian menunjukkan bahwa sekitar 80 persenproduk manufaktur Indonesia diserap oleh pasar domestik. Ini menandakan pentingnya perlindungan terhadap pasar dalam negeri agar tidak dibanjiri oleh produk impor yang tidak terkendali,” ujar Politisi Fraksi Partai Golkar ini.

Menurutnya, langkah Kemenperin yang secara aktif merespons kekhawatiran pelaku industri, termasuk melalui diplomasi perdagangan dengan mitra internasional dan upaya memperkuat kebijakan substitusi impor, perlu mendapat dukungan penuh. “Kami di DPR RI siap mengawal arah kebijakan yang pro-industri dan memastikan kebijakan fiskal, tarif, hingga investasi berpihak pada penguatan industri dalam negeri,” jelas Ilham.

Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memitigasi efek domino dari tekanan global ini. “Kondisi wait and see dari pelaku industri bukanlah situasi yang bisa dibiarkan terlalu lama. Harus ada kepastian kebijakan, perlindungan yang konkret, dan dorongan optimisme dari pemerintah agar pelaku usaha kembali percaya diri untuk ekspansi, bukan justru melakukan efisiensi berlebihan hingga mengurangi tenaga kerja,” tegasnya.

Mengacu pada hasil Rapat Kerja antara Komisi VII DPR RI dengan Menteri Perindustrian pada 2 Mei 2025, Ilham mencatat bahwa negara-negara seperti Filipina dan Tiongkok mampu menjaga daya ekspansinya dengan mengedepankan kebijakan protektif terhadap pasar domestik. “Indonesia harus belajar dari negara-negara tersebut dan segera menyelaraskan kebijakan industrinya agar tidak menjadi sasaran pelimpahan barang-barang asing,” tambahnya.

Sebagai penutup, Ilham menyampaikan bahwa pemulihan sektor manufaktur merupakan ujian bagi komitmen bangsa terhadap kemandirian ekonomi. “Saya mengajak semua pihak – eksekutif, legislatif, pelaku usaha, dan masyarakat – untuk menyadari bahwa kekuatan ekonomi nasional hanya bisa dibangun dengan fondasi industri yang tangguh di negeri sendiri,” pungkasnya. •rdn

Berita terkait

Ilham Permana Desak Evaluasi Kebijakan Impor Demi Lindungi Industri Nasional
Industri dan Pembangunan
Ilham Permana Desak Evaluasi Kebijakan Impor Demi Lindungi Industri Nasional
Puan Soroti Lonjakan Kematian WNI di Kamboja, Desak Penguatan Perlindungan PMI
Politik dan Keamanan
Puan Soroti Lonjakan Kematian WNI di Kamboja, Desak Penguatan Perlindungan PMI
PHK Massal di Industri Tekstil: Legislator Desak Pembatasan Impor dari China
Kesejahteraan Rakyat
PHK Massal di Industri Tekstil: Legislator Desak Pembatasan Impor dari China
Sebelumnya

Komisi I Tinjau Blank Spot di Sumbar, Identifikasi Kendala Pembangunan BTS

Selanjutnya

Komisi II: Putra-Putri Papua Bisa Dapat Beasiswa ke Luar Pulau Melalui Dana Otsus

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1055)
  • Industri dan Pembangunan(3687)
  • Isu Lainnya(1045)
  • Kesejahteraan Rakyat(3691)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4564)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
Majalah Parlementaria Edisi 258

Link Flipbook : https://online.anyflip.com/fhwbw/fndh/mobile/index.html

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Pendidikan|APBN|UMKM|Ekspor|listrik|perikanan|karhutla|Bank Indonesia|PIP|PNBP|WNA|KIP|Naturalisasi
Jakarta:
Sebagian Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 63%
Angin: 13 km/h