E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|hakim agung|hakim adhoc|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 72%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|hakim agung|hakim adhoc|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 72%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|hakim agung|hakim adhoc|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 72%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Faujia Helga Soroti Utang Pemda ke Bulog dan Impor Beras

Diterbitkan
Minggu, 4 Mei 2025 20.33 WIB
Bagikan:
Faujia Helga Soroti Utang Pemda ke Bulog dan Impor Beras
PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi VI DPR RI, Faujia Helga Br. Tampubolon, menyoroti sejumlah permasalahan terkait distribusi pangan nasional, termasuk utang pemerintah daerah (pemda) kepada Perum Bulog serta kebijakan impor beras di Papua Barat Daya. Ia mengingatkan pentingnya stabilitas kepemimpinan dalam menghadapi isu-isu strategis nasional.

“Saya berharap dipuji tak terbang, dihina tak tumbang,” ujar Faujia dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI bersama Direktur Utama Perum Bulog Novi Helmy Prasetya di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Selasa (29/4/2025).

Perlu diketahui, berdasarkan pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan yang ia dengar, pada tahun 2025 Indonesia ditargetkan akan mencapai swasembada pangan dengan proyeksi produksi beras sebesar 32 juta ton, melebihi kebutuhan domestik sebesar 31 juta ton. Demi mendukung upaya ini, pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp139,4 triliun.

Adanya laporan tersebut, ia mempertanyakan progres realisasi anggaran tersebut. “Sudah jalan atau masih rencana, Pak? Semoga dana yang masuk tahun ini bisa memperkuat infrastruktur pertanian, teknologi, dan pemberdayaan petani,” katanya.

Lebih lanjut, Politisi Fraksi Partai Demokrat itu mengungkapkan bahwa terdapat sejumlah pemda yang memiliki utang kepada Bulog terkait distribusi beras bagi ASN. Ia menyebutkan beberapa di antaranya memiliki utang hingga Rp2 miliar hingga Rp5 miliar, bahkan ada yang belum terselesaikan selama 10 tahun.

“Masalahnya, tunjangan ASN tidak naik, tapi harga beras naik. Ini jangan dibiarkan,” ujarnya.

Tidak hanya itu saja, Faujia juga menyinggung soal distribusi beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) di Papua Barat Daya yang dilakukan melalui warung, kios, dan pasar dengan harga terjangkau. Ia pun menyoroti kebijakan impor beras ke Papua Barat Daya pada Desember lalu.

Padahal, wilayah tersebut tengah menjalankan program stabilisasi pasokan dan harga pangan. “Bagaimana bisa kita mengimpor dari Pakistan, padahal lahan kita luas dan dana yang disiapkan untuk sektor pangan mencapai Rp139,4 triliun?” tanyanya.

Terakhir, ia mengingatkan agar seluruh pemangku kebijakan tidak abai terhadap masalah utang pemda dan distribusi pangan, karena akan berdampak langsung pada efektivitas program nasional dan kepercayaan publik. “Ini bukan hanya soal teknis distribusi, tapi soal tata kelola dan keadilan kebijakan,” pungkas legislator daerah pemilihan Papua Barat Daya itu. •um/aha

Berita terkait

Komisi VI Soroti Kinerja dan Tantangan Perum Bulog Demi Tekan Ketergantungan Impor
Industri dan Pembangunan
Komisi VI Soroti Kinerja dan Tantangan Perum Bulog Demi Tekan Ketergantungan Impor
Jefry Romdony Soroti Ketergantungan Impor dan Dorong Kemandirian Industri Logam Nasional
Industri dan Pembangunan
Jefry Romdony Soroti Ketergantungan Impor dan Dorong Kemandirian Industri Logam Nasional
Slamet Soroti Diversifikasi Pangan dan Penguatan Kelembagaan Bulog dalam Revisi UU Pangan
Industri dan Pembangunan
Slamet Soroti Diversifikasi Pangan dan Penguatan Kelembagaan Bulog dalam Revisi UU Pangan
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi VI
Sebelumnya

DPR Kenang Paus Fransiskus Teladan Empati, Moralitas, dan Nilai Kemanusiaan

Selanjutnya

Komisi VI Soroti Kinerja dan Tantangan Perum Bulog Demi Tekan Ketergantungan Impor

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1057)
  • Industri dan Pembangunan(3703)
  • Isu Lainnya(1053)
  • Kesejahteraan Rakyat(3704)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4587)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
Majalah Parlementaria Edisi 258

Link Flipbook : https://online.anyflip.com/fhwbw/fndh/mobile/index.html

Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI
Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|hakim agung|hakim adhoc|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 72%
Angin: 4 km/h