E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|SPMB|PTN|Kesehatan|Perguruan Tinggi|PTS|Pendidikan|WNI|layanan kesehatan|OJK|sekolah|Kekerasan Seksual|UU TPKS
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 10 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|SPMB|PTN|Kesehatan|Perguruan Tinggi|PTS|Pendidikan|WNI|layanan kesehatan|OJK|sekolah|Kekerasan Seksual|UU TPKS
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 10 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|SPMB|PTN|Kesehatan|Perguruan Tinggi|PTS|Pendidikan|WNI|layanan kesehatan|OJK|sekolah|Kekerasan Seksual|UU TPKS
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 10 km/h
/
/
Berita/Ekonomi dan Keuangan

Puteri Komarudin Dorong Peningkatan Edukasi dan Literasi Keuangan

Diterbitkan
Jumat, 21 Mar 2025 11.44 WIB
Bagikan:
Puteri Komarudin Dorong Peningkatan Edukasi dan Literasi Keuangan
PARLEMENTARIA, Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat tingkat literasi keuangan di Indonesia masih rendah, yakni sebesar 64,53 persen pada tahun 2024. Kondisi ini memicu maraknya berbagai modus penipuan di sektor keuangan.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Golkar, Puteri Komarudin, mendorong asosiasi di sektor jasa keuangan untuk meningkatkan edukasi dan literasi keuangan.

“Saya rasa edukasi dan literasi keuangan masih perlu ditingkatkan secara merata, baik dari segi lokasi maupun segmen masyarakat. Masih banyak masyarakat yang belum bisa membedakan antara aplikasi pinjaman daring resmi dan ilegal. Hal ini membuat mereka rentan terjerumus ke dalam pinjaman online ilegal, terutama menjelang Lebaran, di mana kebutuhan meningkat dan dikhawatirkan banyak yang meminjam melalui aplikasi ilegal,” ungkap Puteri.

Lebih lanjut, Puteri mengingatkan bahwa Pelaku Usaha Sektor Keuangan (PUSK) memiliki kewajiban untuk melakukan literasi dan edukasi keuangan, sebagaimana diatur dalam Pasal 226 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan.

“Kewajiban ini juga diatur lebih lanjut dalam Pasal 3 POJK Nomor 3 Tahun 2023 tentang Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan di Sektor Jasa Keuangan bagi Konsumen dan Masyarakat, serta Pasal 11 POJK Nomor 22 Tahun 2023 tentang Pelindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan. Karena itu, saya mendorong asosiasi untuk dapat memantau setiap anggotanya dalam menjalankan ketentuan ini,” ujar Puteri melalui rilis yang diterima Parlementaria, Kamis (20/3/2025).

Sebagai informasi, Asosiasi Fintech Pendanaan Indonesia (AFPI) mencatat telah melaksanakan 3.692 kegiatan edukasi dan literasi keuangan melalui Program GENCARKAN sepanjang tahun 2024. Selain itu, Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI) juga telah menggelar 163 kegiatan edukasi dan literasi. Sementara itu, Asosiasi Layanan Urun Dana Indonesia (ALUDI) menyebut bahwa kegiatan sosialisasi yang mereka lakukan banyak menyasar generasi muda, mengingat mayoritas pemodal berasal dari kalangan tersebut.

Di sisi lain, Puteri juga mengimbau Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) untuk meningkatkan edukasi guna mengantisipasi maraknya penipuan di sektor perbankan, seperti modus fake SMS masking. Modus ini berupa pesan singkat yang seolah-olah dikirim oleh pihak bank, padahal sebenarnya berasal dari pelaku kejahatan yang menyisipkan tautan berbahaya.

“Akibatnya, modus ini dapat berujung pada pencurian data dan berpotensi menguras isi rekening korban. Maka dari itu, saya juga mendorong Perbanas untuk terus responsif dalam mengantisipasi perkembangan modus penipuan di sektor perbankan,” tutup Puteri. •rnm/aha

Berita terkait

Komisi XI: OJK Harus Perkuat Teknologi dan Literasi Keuangan untuk Berantas Pinjol Ilegal
Ekonomi dan Keuangan
Komisi XI: OJK Harus Perkuat Teknologi dan Literasi Keuangan untuk Berantas Pinjol Ilegal
BURT Dorong Pemanfaatan Teknologi Bedah Robotik dan Peningkatan Edukasi Yankes di Sumbar
Kesejahteraan Rakyat
BURT Dorong Pemanfaatan Teknologi Bedah Robotik dan Peningkatan Edukasi Yankes di Sumbar
Puteri Komarudin Dorong Penguatan Sinergi SMV Kementerian Keuangan
Ekonomi dan Keuangan
Puteri Komarudin Dorong Penguatan Sinergi SMV Kementerian Keuangan
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi XI
Sebelumnya

Desain Ekonomi Kreatif Harus Berorientasi pada Eksekusi dan Peningkatan SDM

Selanjutnya

Soroti Regulasi OJK, Komisi XI Terima Aspirasi Perusahaan Induk Bank Perekonomian Rakyat

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(935)
  • Industri dan Pembangunan(3345)
  • Isu Lainnya(1023)
  • Kesejahteraan Rakyat(3349)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4081)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|SPMB|PTN|Kesehatan|Perguruan Tinggi|PTS|Pendidikan|WNI|layanan kesehatan|OJK|sekolah|Kekerasan Seksual|UU TPKS
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 10 km/h