E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 73%
Angin: 9 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 73%
Angin: 9 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 73%
Angin: 9 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Di Belarus dan Bahrain, Puan Bicara Soal Ketahanan Pangan Hingga Perlindungan WNI

Diterbitkan
Kamis, 20 Feb 2025 16.40 WIB
Bagikan:
Di Belarus dan Bahrain, Puan Bicara Soal Ketahanan Pangan Hingga Perlindungan WNI
PARLEMENTARIA, Jakarta – Ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-15 Asian Parliamentary Assembly (APA) yang digelar di Baku, Azerbaijan. Di sela-sela forum parlemen negara-negara di Asia itu, Puan melakukan pertemuan bilateral dengan Ketua Parlemen Belarusia dan Ketua Parlemen Bahrain.

Pertemuan Puan dengan Ketua Parlemen Belarusia dan Ketua Parlemen Bahrain dilakukan secara terpisah di sela-sela APA Pleanary Meeting ke-15 yang digelar di Milli Majlis Azerbaijan, Baku, Rabu (19/2/2025). Pertama, Puan bertemu dengan Ketua Dewan Republik, Majelis Nasional Republik Belarusia, Natalia Koschanova.

“Kami meyakini, pertemuan ini dapat memberi kontribusi bagi penguatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Belarusia, termasuk hubungan antar parlemen,” kata Puan seperti dalam keterangan tertulisnya diperoleh Parlementaria, Rabu (19/2).

Hubungan bilateral Indonesia dan Belarusia diketahui telah berkembang pesat selama tiga dekade terakhir di berbagai sektor, termasuk perdagangan, investasi, pendidikan, dan pariwisata. Puan menilai RI-Belarusia dapat menjajaki peningkatan di beberapa bidang kerja sama utama kedua negara, termasuk kemitraan antar-parlemen.

“Hubungan antar parlemen memiliki peran yang sangat penting untuk memfasilitasi kerja sama antar-negara yang lebih kuat,” ungkap perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.

Menurut Puan, dialog DPR RI dan parlemen Belarusia dapat membahas topik terkini terkait tantangan demokrasi dan pelaksanaan pemilu di berbagai negara yang banyak dilakukan tahun 2024 lalu. Ia juga menyinggung pentingnya isu perempuan, apalagi Indonesia dan Belarusia sama-sama memiliki Ketua Parlemen perempuan.

“Negara-negara demokrasi harus mendorong kerja sama internasional lebih luas, dan tidak terjebak pada nasionalisme sempit, kebijakan unilateral,” jelas Puan.

“Parlemen kedua negara juga dapat berdiskusi tentang cara memberdayakan Perempuan di dunia politik. Kepemimpinan kita berdua, yaitu perempuan sebagai pimpinan parlemen diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi  anak- anak perempuan untuk terjun ke dunia politik,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Puan menyatakan Indonesia menyambut baik dan mendukung keinginan Belarus untuk menjadi dialog partner/observer dalam APA. Hal ini mengingat Belarusia merupakan salah satu negara paling dinamis di Eropa Timur dan merupakan salah satu mitra dagang penting Indonesia di kawasan ini.

Terkait kerja sama ekonomi, Puan mendorong agar kedua negara mengekplorasi komoditas-komoditas alternatif, seperti kopi, buah-buahan tropis, produk perikanan, dan kerja sama motor listrik. Terutama karena Belarusia termasuk produsen besar dairy product.

 “Indonesia bermaksud mencapai ketahanan pangan, dan memberi pasokan makanan bergizi bagi anak Indonesia. Dan hal ini dapat dilakukan dengan dilengkapi pasokan dairy product dari Belarusia,” terang Puan.

Menurut Puan, letak geografis Indonesia dan Belarusia yang strategis menghadirkan peluang untuk berkolaborasi. 

“Indonesia bisa menjadi hub bagi produk Belarusia memasuki pasar Asia Tenggara. Dan Belarusia juga bisa menjadi pintu masuk bagi komoditas Indonesia ke pasar Eropa Timur,” ucapnya.

“Saya berharap dukungan parlemen Belarusia untuk perundingan Indonesia-Eurasian Economic Union Free Trade Agreement (I-EAEU) untuk diselesaikan pada segera. Hal ini tentu akan membuka peluang ekonomi baru,” sambung Puan.

Sementara itu saat bertemu dengan Ketua Dewan Shura Kerajaan Bahrain, Ali Bin Saleh Al Saleh, Puan menyoroti meningkatnya total nilai perdagangan Indonesia-Bahrain di tahun 2024 hingga mencapai USD 239 juta.

“Saya mengapresiasi peningkatan nilai perdagangan ini, dan mendorong agar kita dapat meningkatkannya lagi di masa depan,” ujar Puan dalam pertemuan dengan Ketua Parlemen Bahrain.

Adapun komoditas ekspor utama Indonesia ke Bahrain antara lain kendaraan bermotor, produk kertas,  produk kayu, makanan, alas kaki, suku cadang mobil, garmen. Puan mendorong hubungan lebih erat antara pihak swasta kedua negara, untuk lebih saling mengenal potensi antara Indonesia dengan Bahrain.

“Kita dapat mengadakan promosi bersama untuk peningkatan perdagangan dan investasi. Dan saya juga mengundang pihak Bahrain untuk berinvestasi di Indonesia, misalkan untuk sektor energi terbarukan,” kata mantan Menko PMK itu.

“Indonesia perlu untuk mengekplorasi peluang kerja sama lain seperti berinvestasi dengan mendirikan pabrik pengolahan makanan di Bahrain. Saya  optimis bahwa potensi kemitraan ekonomi dapat dikembangkan agar saling menguntungkan rakyat kedua negara,” lanjut Puan.

Puan juga mendorong peningkatan kerja sama di bidang hubungan sosial-budaya, dan sektor pariwisata apalagi jumlah wisatawan Bahrain yang mengunjungi Indonesia pada tahun 2024 meningkat 12% dari tahun 2023. •aha

Berita terkait

Tiga Negara Diguncang Gempa Hebat, Puan Sampaikan Simpati dan Tekankan Perlindungan WNI
Kesejahteraan Rakyat
Tiga Negara Diguncang Gempa Hebat, Puan Sampaikan Simpati dan Tekankan Perlindungan WNI
RUU Hukum Perdata Internasional Perkuat Kepastian Hukum dan Perlindungan WNI di Era Global
Politik dan Keamanan
RUU Hukum Perdata Internasional Perkuat Kepastian Hukum dan Perlindungan WNI di Era Global
Balai Karantina Garda Terdepan Perlindungan Pangan dan SDA, Komisi IV Dorong Penguatan Anggaran dan Fasilitasnya
Industri dan Pembangunan
Balai Karantina Garda Terdepan Perlindungan Pangan dan SDA, Komisi IV Dorong Penguatan Anggaran dan Fasilitasnya
Tags:#Seputar Parlemen
Sebelumnya

Kadafi Dorong Kebijakan agar Mahasiswa Tak Terbebani Biaya Pendidikan

Selanjutnya

Dalam Waktu Dekat, Baleg akan Bahas RUU Pilkada

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1056)
  • Industri dan Pembangunan(3703)
  • Isu Lainnya(1053)
  • Kesejahteraan Rakyat(3704)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4586)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
Majalah Parlementaria Edisi 258

Link Flipbook : https://online.anyflip.com/fhwbw/fndh/mobile/index.html

Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI
Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 73%
Angin: 9 km/h