E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RAPBN 2027|Ekonomi|Kesehatan|Bencana|RUU Sisdiknas|SPMB|PTN|Anggaran|Pendidikan|PHK|Perguruan Tinggi|fiskal|UU TPKS
Jakarta:
Berawan sebagian
28°C
Terasa: 34°C
Lembab: 81%
Angin: 3 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RAPBN 2027|Ekonomi|Kesehatan|Bencana|RUU Sisdiknas|SPMB|PTN|Anggaran|Pendidikan|PHK|Perguruan Tinggi|fiskal|UU TPKS
Jakarta:
Berawan sebagian
28°C
Terasa: 34°C
Lembab: 81%
Angin: 3 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RAPBN 2027|Ekonomi|Kesehatan|Bencana|RUU Sisdiknas|SPMB|PTN|Anggaran|Pendidikan|PHK|Perguruan Tinggi|fiskal|UU TPKS
Jakarta:
Berawan sebagian
28°C
Terasa: 34°C
Lembab: 81%
Angin: 3 km/h
/
/
Berita/Ekonomi dan Keuangan

Soroti Pendapatan Jasa Perbankan 3,4 T, Misbakhun: Semua Bisa Belajar pada LMAN

Diterbitkan
Rabu, 19 Feb 2025 14.31 WIB
Bagikan:
Soroti Pendapatan Jasa Perbankan 3,4 T, Misbakhun: Semua Bisa Belajar pada LMAN
PARLEMENTARIA, Jakarta – Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mempertanyakan pendapatan jasa perbankan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) pada 2024 yang mencapai Rp 3,4 triliun. Pasalnya kata Misbakhun, pendapatan jasa perbankan LMAN ini meningkatkan tinggi dari target yang hanya Rp 1,1 triliun.

“Pak saya mau tanya pak, ini pendapatan jasa perbankan itu beternak uang dari mana pak? Kok bisa naik 291%?” katanya dalam RDP Komisi XI DPR RI kepada Direktur Utama LMAN Basuki Purwadi di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Senin (17/2/2025).

Misbakhun bertanya lagi terkait dalam bentuk apa dana tersebut bisa meningkat secara drastis. Ia menyampaikan jika seseorang melihat kenaikan drastis dana tersebut, maka semua orang akan belajar kepada LMAN agar dana yang ada bisa meningkat.

“Seperti apa pak? Karena saya nggak tau bapak menginvestasikan apa, selisih apa sehingga dapat uang begitu banyak? Karena kan kita harus tau pokoknya berapa. Saya khawatirnya begini pak. Orang kalo melihat target Rp 1,1 triliun dan dapatnya Rp 1,3 triliun. Ini semua orang belajar ke bapak. Menjadikan ini belajar ke mana lagi kalau tidak ke Pak Basuki Purwadi,” katanya.

Direktur Utama LMAN, Basuki Purwadi menjelaskan, kenaikan drastis ini dikarenakan adanya saldo dana yang besar di LMAN dan sumber dana dari Proyek Strategis Nasional (PSN) ditempatkan di bank-bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara). Dari penyimpanan tersebut mendapatkan suku bunga yang tinggi.

“Jadi kita ini menggunakan bank-bank Himbara Pak, jadi hanya Bank Himbara, karena ini uang dari Proyek Strategis Nasional (PSN) pak, dan alhamdulillah tahun lalu kita mendapatkan bunga yang cukup tinggi,” katanya.

Basuki pun memaparkan bahwa pihaknya mempunyai saldo yang disimpan di bank Rp 17 triliun dan ada dana PSN yang diberikan kepada LMAN yang belum disalurkan. Dari dana PSN yang belum tersalurkan tersebut dan kemudian disimpan di bank Himbara.

“Jadi kenapa menghasilkan Rp 3 sekian triliun dari jasa perbankan, (karena) total kelolaan kita 55 aset, tapi itu kebanyakan adalah alokasi dana PSN yang belum tersalurkan. Jadi ini bisa dipahami Kalau kita lihat saldonya tinggi di mana saldo tahun 2024 dengan asumsi tingkat suku bunga nanti juga masih tinggi insya Allah akan lebih tinggi lagi,” tambahnya.

Sementara itu, Basuki menyampaikan, LMAN mengumpulkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Rp 4,48 triliun pada 2024. Capaian PNPB ini meningkat 225,64% dari target Rp 1,9 triliun.

“Alhamdulillah di tahun 2024, capaian pnbp kita adalah yang tertinggi selama LMAN berdiri, yaitu Rp 4,48 triliun,” katanya.

Basuki menyampaikan realiasi PNBP tersebut didapatkan dari pendapatan pengelolaan BMN sebesar Rp 1,049 triliun, pengelolaan jasa advisory Rp 2,2 miliar, pendapatan jasa perbankan Rp 3,4 triliun, dan pendapatan lain-lain Rp 2 miliar. •we/aha

Berita terkait

Komisi XI Soroti Dampak Konsolidasi Perbankan pada Implementasi UU P2SK
Ekonomi dan Keuangan
Komisi XI Soroti Dampak Konsolidasi Perbankan pada Implementasi UU P2SK
Bahas Proyeksi Ekonomi 2026, Misbakhun Soroti Peran Sentral APBN
Ekonomi dan Keuangan
Bahas Proyeksi Ekonomi 2026, Misbakhun Soroti Peran Sentral APBN
Terjadi Penurunan Anggaran Pendidikan Rp130 Triliun Jika ‘Mandatory Spending’ Mengacu pada Pendapatan APBN
Kesejahteraan Rakyat
Terjadi Penurunan Anggaran Pendidikan Rp130 Triliun Jika ‘Mandatory Spending’ Mengacu pada Pendapatan APBN
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi XI
Sebelumnya

Martin Manurung Sampaikan Laporan Panja RUU Minerba

Selanjutnya

Kunjungan DPRD Kota Yogyakarta Perkuat Kolaborasi dan Transparansi Informasi

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(942)
  • Industri dan Pembangunan(3351)
  • Isu Lainnya(1025)
  • Kesejahteraan Rakyat(3355)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4089)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RAPBN 2027|Ekonomi|Kesehatan|Bencana|RUU Sisdiknas|SPMB|PTN|Anggaran|Pendidikan|PHK|Perguruan Tinggi|fiskal|UU TPKS
Jakarta:
Berawan sebagian
28°C
Terasa: 34°C
Lembab: 81%
Angin: 3 km/h