E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
NTT|Gempa|karhutla|Haji|Berita DPR|berita terkini|PPPK|RUU Penyiaran|literasi|AI|pelayaran|Komisi II|Anggaran
Jakarta:
Cerah
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 74%
Angin: 10 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
NTT|Gempa|karhutla|Haji|Berita DPR|berita terkini|PPPK|RUU Penyiaran|literasi|AI|pelayaran|Komisi II|Anggaran
Jakarta:
Cerah
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 74%
Angin: 10 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
NTT|Gempa|karhutla|Haji|Berita DPR|berita terkini|PPPK|RUU Penyiaran|literasi|AI|pelayaran|Komisi II|Anggaran
Jakarta:
Cerah
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 74%
Angin: 10 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
NTT|Gempa|karhutla|Haji|Berita DPR|berita terkini|PPPK|RUU Penyiaran|literasi|AI|pelayaran|Komisi II|Anggaran
Jakarta:
Cerah
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 74%
Angin: 10 km/h
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Target Juni 2025, Netty Aher Pertanyakan Insentif RS Agar Terdorong Implementasikan KRIS

Diterbitkan
Rabu, 12 Feb 2025 20.45 WIB
Bagikan:
Target Juni 2025, Netty Aher Pertanyakan Insentif RS Agar Terdorong Implementasikan KRIS
PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetyani Aher mempertanyakan kepada Menkes terkait insentif yang bisa diberikan kepada fasilitas kesehatan, khususnya rumah sakit swasta, agar dapat terlibat dalam implementasi kebijakan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS). Ia menekankan hal ini sebab pemerintah telah menargetkan pada bulan Juni 2025 mendatang semua RS harus mulai melaksanakan terkait KRIS tersebut.

“Terkait KRIS, menurut saya ini sesuatu yang memang harus ditindaklanjuti, Pak Menteri. Kenapa? Karena kalau saya boleh mengulang kembali, jika kemudian disebutkan bulan Juni 2025 itu adalah kick-off pelaksanaan KRIS di rumah sakit, maka pertanyaan yang mendasar, apa insentif yang bisa diberikan atau bentuk insentif apa yang kemudian bisa mendorong faskes swasta ini atau rumah sakit swasta ini bisa mengimplementasikan KRIS?,” tanya Netty dalam rapat kerja Komisi IX dengan Menteri Kesehatan, serta Dewas dan Dirut BPJS Kesehatan, di ruang rapat Komisi IX, Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (11/2/2025).

Politisi dari Fraksi PKS ini juga mengingatkan di rapat kerja terakhir antara Menkes dengan Komisi IX terkait KRIS, pihaknya meminta dilakukan kajian untuk hal itu. Itu semata untuk memitigasi potensi peserta JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) tidak malah keluar dari kepesertaan di JKN dan beralih ke asuransi swasta.

“Termasuk juga migrasi antar kelas (dalam BPJS Kesehatan). Namun hingga rapat hari ini, hal tersebut belum juga dilakukan. Padahal tinggal 4 bulan lagi kebijakan tersebut akan mulai dilaksanakan,” jelasnya.

Dalam rapat tersebut Menkes Budi Gunadi Sadikin menjelaskan implementasi KRIS sebagai pengganti Kelas I, II, dan III dalam BPJS Kesehatan. Kebijakan satu kelas ini akan dimulai pada Juni 2025 mendatang. KRIS dihadirkan bukan sebagai penghapusan kelas melainkan agar ada standar minimal untuk layanan kesehatan yang dapat diakses masyarakat.

“Kita harapkan pada Juni nanti semua rumah sakit sudah melaksanakan implementasi KRIS, dari 3.228 ada 115 rumah sakit yang kita tidak masuk kewajibannya untuk KRIS,” kata Menkes Budi Gunadi. •ayu/rdn

Berita terkait

Distribusi Kartu Nusuk Jemaah Haji Tuntas 3 Juni 2025, DPR Ingatkan Antisipasi Layanan Puncak Haji
Kesejahteraan Rakyat
Distribusi Kartu Nusuk Jemaah Haji Tuntas 3 Juni 2025, DPR Ingatkan Antisipasi Layanan Puncak Haji
Selly Pertanyakan Target Investasi BPKH, Komisi VIII Minta RKAT 2026 Ditinjau Ulang
Politik dan Keamanan
Selly Pertanyakan Target Investasi BPKH, Komisi VIII Minta RKAT 2026 Ditinjau Ulang
Komisi VIII Minta BPKH Jelaskan Tak Tercapainya Target 2025, Soroti Nilai Manfaat hingga Pengawasan Anak Usaha
Kesejahteraan Rakyat
Komisi VIII Minta BPKH Jelaskan Tak Tercapainya Target 2025, Soroti Nilai Manfaat hingga Pengawasan Anak Usaha
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi IX
Sebelumnya

Permasalahan Sertifikat Tanah Perlu Ambil Langkah Hukum yang Konkret

Selanjutnya

Johan Rosihan Apresiasi Bareskrim Polri Usut Korupsi Proyek Pagar Laut Tangerang

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1099)
  • Industri dan Pembangunan(3785)
  • Isu Lainnya(1064)
  • Kesejahteraan Rakyat(3825)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4652)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

HUT RI 81
Majalah Parlementaria 258
Segera Daftar
Parja

PODCAST

IKUTI KAMI