E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|SPMB|PTN|Kesehatan|Perguruan Tinggi|PTS|Anggaran|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK|sekolah
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 10 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|SPMB|PTN|Kesehatan|Perguruan Tinggi|PTS|Anggaran|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK|sekolah
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 10 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|SPMB|PTN|Kesehatan|Perguruan Tinggi|PTS|Anggaran|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK|sekolah
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 10 km/h
/
/
Berita/Ekonomi dan Keuangan

Market Share Menurun, Komisi VI Usul PT SIG Alih Status Jadi Holding Strategis

Diterbitkan
Selasa, 10 Des 2024 15.06 WIB
Bagikan:
Market Share Menurun, Komisi VI Usul PT SIG Alih Status Jadi Holding Strategis

Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron dalam pertemuan Kunjungan Kerja Reses Tim Komisi VI DPR RI dengan PT SIG di Padang, Sumatera Barat, Jumat (6/12/2024). Foto : Els/Andri.

PARLEMENTARIA, Padang – Imbas penurunan market share secara signifikan dalam lima tahun terakhir, Komisi VI DPR RI meminta PT Semen Indonesia Group (SIG) untuk alih status, dari operating holding menjadi strategic holding.

Hal itu mengemuka dalam pertemuan Kunjungan Kerja Reses Tim Komisi VI DPR RI dengan PT SIG di Padang, Sumatera Barat, Jumat (6/12/2024). Dalam kesempatan itu, Komisi VI mengevaluasi kinerja PT SIG yang dinilai belum mengalami peningkatan sejak 2019.

Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron menyebut, selain akibat kalah bersaing dengan swasta dengan kompetitor semen swasta, penurunan market share juga disebabkan oleh adanya kelebihan suplai (over supply) yang diproduksi PT SIG.

“Pertama, kejadian ini sejak lima tahun lalu sebetulnya. Ketika kami memulai rapat-rapat di Komisi VI di tahun 2019, kami mendapatkan pengaduan bukan hanya dari pabrik semen tetapi juga pengaduan dari asosiasi karyawannya, yang menyampaikan bahwa saat itu kita sudah over supply. Sudah hampir 50-60 persen over supply. Oleh karenanya ini yang pada akhirnya akan menggerus terhadap market share yang pada saat itu dikuasai oleh Semen Indonesia Group,” jelas Herman kepada Parlementaria usai pertemuan.

Senada, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade menilai penurunan market share PT SIG juga terjadi akibat holding operasi PT SIG selama tujuh tahun terakhir tidak berjalan efektif. Karena itu, ia mendorong PT SIG melakukan evaluasi atas kegagalan operating holding. Sehingga, ia menilai alih status menjadi holding strategis dapat menjadi salah satu jalan keluar, mengingat keberhasilan BUMN lain juga melakukan hal yang sama.

“Kalau Sekarang operating holding itu semua itu ditarik ke atas. penjualan pemasaran, procurement dan seluruhnya ditarik ke atas. Outcome itu hanya sebatas memproduksi semen. ya kalau nanti ke depan tentu distribusi kewenangan akan di turunkan ke daerah. Bagaimana anak-anak perusahaan outcome ini bisa melakukan produksi maupun penjualan maupun mengelola keuangan mereka, yang itu yang tidak pernah tujuh tahun terakhir ini,” jelas Politisi Fraksi Partai Gerindra itu.

Dengan alih status ini, maka anak perusahaan PT SIG dinilai akan dapat lebih leluasa dalam mengembangkan usahanya. Terlebih PT SIG selaku holding strategis dapat lebih menyiapkan target usaha serta KPI untuk anak usahanya. •els/rdn

Berita terkait

Urai Kemacetan Mudik Lebaran 2025, Komisi VI Usul Strategi Transportasi Darat Hadapi Lonjakan Pemudik
Industri dan Pembangunan
Urai Kemacetan Mudik Lebaran 2025, Komisi VI Usul Strategi Transportasi Darat Hadapi Lonjakan Pemudik
Oplos Pertalite Jadi Pertamax, Komisi VI Akan Panggil Kementerian BUMN dan PT Pertamina
Industri dan Pembangunan
Oplos Pertalite Jadi Pertamax, Komisi VI Akan Panggil Kementerian BUMN dan PT Pertamina
Komisi VI DPR RI : Bata Interlock Presisi PT SIG Jadi Solusi Pembangunan Perumahan – TVR 120
Isu Lainnya
Komisi VI DPR RI : Bata Interlock Presisi PT SIG Jadi Solusi Pembangunan Perumahan – TVR 120
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi VI
Sebelumnya

Dampak Polemik Gus Miftah, Komisi VIII Akan Bicara dengan Kemenag terkait Model Dakwah

Selanjutnya

Pemerintah Harus Perjelas Aturan Barang Mewah yang Dikenakan Kenaikan PPN 12 Persen di 2025

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(935)
  • Industri dan Pembangunan(3345)
  • Isu Lainnya(1023)
  • Kesejahteraan Rakyat(3349)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4081)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|SPMB|PTN|Kesehatan|Perguruan Tinggi|PTS|Anggaran|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK|sekolah
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 10 km/h