E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h
/
/
Berita/Ekonomi dan Keuangan

Desa Wisata dan Ekonomi Kreatif Harus Memiliki Klasifikasi yang Jelas

Diterbitkan
Selasa, 10 Des 2024 15.12 WIB
Bagikan:
Desa Wisata dan Ekonomi Kreatif Harus Memiliki Klasifikasi yang Jelas

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati Djojohadikusumo atau akrab disapa Sara, melakukan kunjungan kerja reses ke Provinsi Sumatera Selatan, Minggu (8/12/2024). Foto : Ssb/Andri.

PARLEMENTARIA, Palembang – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati Djojohadikusumo atau akrab disapa Sara, melakukan kunjungan kerja reses ke Provinsi Sumatera Selatan, Minggu (8/12/2024). Kunjungan ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran komprehensif mengenai tantangan, kendala, dan dukungan yang dibutuhkan dalam pengembangan desa wisata, UMKM, serta industri kreatif lokal, khususnya kain tenun songket yang menjadi salah satu ciri khas budaya daerah ini.

Dalam keterangannya, Sara menyampaikan bahwa keberadaan desa wisata dan desa ekonomi kreatif harus memiliki klasifikasi yang jelas. “Tidak semua desa yang mengklaim sebagai desa wisata layak disebut demikian. Standar nasional perlu ditetapkan untuk membedakan desa wisata dengan desa yang lebih berfokus pada produk ekonomi kreatif,” ujar Sara.

Sara menyoroti potensi besar di Sumatera Selatan, termasuk produk-produk kreatif seperti kain songket, batik jumputan, dan eco-print yang memiliki nilai budaya tinggi. Dalam kunjungan ke Sentra Creative Hub “Fikri Songket,” Sara mengapresiasi upaya pelestarian warisan budaya sekaligus mendorong UMKM lokal untuk terus berkembang. “Industri seperti ini tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga memberi dampak ekonomi nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Komisi VII menekankan pentingnya kerjasama lintas sektor, termasuk dengan Komisi X DPR RI yang membawahi kebudayaan, serta peningkatan anggaran untuk Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. “Kementerian Ekonomi Kreatif perlu didukung dengan anggaran yang memadai agar bisa menjadi fasilitator yang efektif dalam pembinaan, pemasaran, dan pengembangan produk lokal,” kata Sara.

Dalam kesempatan ini, Sara juga menegaskan perlunya dukungan strategis dari pemerintah untuk memperkuat daya saing produk lokal di pasar domestik maupun internasional. Dengan pendekatan hexahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat, media, dan komunitas, diharapkan sektor ekonomi kreatif mampu berkembang lebih pesat.

Kunjungan kerja ini menyoroti pentingnya inovasi dan kolaborasi dalam menjawab tantangan zaman agar sektor pariwisata dan ekonomi kreatif tetap relevan dan memberikan manfaat ekonomi sekaligus melestarikan budaya lokal. Sara menggarisbawahi bahwa kolaborasi berbagai pihak merupakan kunci untuk menjadikan Indonesia sebagai pemain utama dalam industri kreatif global.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan masukan yang konkret bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan yang mendukung pengembangan desa wisata dan UMKM kreatif di seluruh Indonesia. •ssb/aha

Berita terkait

RUU Desain Industri Harus Jadi Instrumen Penggerak Ekonomi Kreatif dan Inovasi Nasional
Politik dan Keamanan
RUU Desain Industri Harus Jadi Instrumen Penggerak Ekonomi Kreatif dan Inovasi Nasional
Novita Hardini Dukung Desa Wisata Magetan Gelar Event Berkualitas dan Berdampak bagi Warga
Industri dan Pembangunan
Novita Hardini Dukung Desa Wisata Magetan Gelar Event Berkualitas dan Berdampak bagi Warga
Komisi VII Tekankan Pariwisata Inklusif Berbasis Ekonomi Kreatif di Kampung Wisata Kranggan
Industri dan Pembangunan
Komisi VII Tekankan Pariwisata Inklusif Berbasis Ekonomi Kreatif di Kampung Wisata Kranggan
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi VII
Sebelumnya

Soal Transfer Napi Bali 9 ke Australia, Komisi XIII Nilai Perlu Ada Payung Hukum yang Jelas

Selanjutnya

Rico Sia: Diskon Tiket Pesawat Harus Berlaku Sepanjang Tahun, Bukan Hanya Saat Nataru

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(935)
  • Industri dan Pembangunan(3349)
  • Isu Lainnya(1025)
  • Kesejahteraan Rakyat(3350)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4083)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h