E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|PPPK|Bank Indonesia|RAPBN 2027
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 32°C
Lembab: 58%
Angin: 17 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|PPPK|Bank Indonesia|RAPBN 2027
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 32°C
Lembab: 58%
Angin: 17 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|PPPK|Bank Indonesia|RAPBN 2027
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 32°C
Lembab: 58%
Angin: 17 km/h
/
/
Berita/Ekonomi dan Keuangan

Novita Hardini: Penghapusan DAK Pariwisata Jadi Beban Berat bagi Daerah

Diterbitkan
Senin, 25 Nov 2024 16.17 WIB
Bagikan:
Novita Hardini: Penghapusan DAK Pariwisata Jadi Beban Berat bagi Daerah

Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini. Foto: Mentari/vel.

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, menyampaikan kritik tajam terhadap keputusan Kementerian Pariwisata yang menghapuskan Dana Alokasi Khusus (DAK) sektor pariwisata untuk tahun anggaran 2025. Dalam rapat kerja di Gedung DPR RI, Rabu (20/112024), Novita menilai kebijakan ini akan menjadi pukulan berat bagi daerah, terutama wilayah dengan kapasitas fiskal terbatas seperti Kabupaten Trenggalek.

“Saya mengingat masa awal pemerintahan Presiden Jokowi, ketika sektor pariwisata menjadi program prioritas dengan anggaran besar. Pada 2023, DAK Pariwisata mencapai Rp447 miliar. Namun, sangat disayangkan untuk 2025 anggaran ini dihapus, yang akan menyulitkan daerah-daerah seperti Trenggalek,” ujar Novita.

Sebagai satu-satunya legislator perempuan dari dapil Jawa Timur VII, Novita menyoroti ketimpangan kapasitas fiskal Trenggalek, yang memiliki potensi pariwisata besar tetapi terbentur keterbatasan anggaran. Trenggalek tercatat memiliki 36 desa wisata dari total 6.044 desa wisata di Indonesia dan bahkan menempati posisi ketiga dalam Lomba Desa Wisata Nasional.

“Desa-desa wisata di Trenggalek memiliki potensi luar biasa. Salah satunya, Desa Masaran di Kecamatan Bendungan, bahkan sudah kami angkat ke layar lebar melalui film Sinden Gaib yang tayang di bioskop. Namun, dengan APBD hanya Rp1,6 triliun, di mana sebagian besar habis untuk gaji dan operasional, anggaran untuk pembangunan infrastruktur kurang dari Rp60 miliar per tahun. Ini sangat terbatas,” jelasnya.

Novita menekankan bahwa tanpa DAK Pariwisata, pemerintah daerah akan kesulitan membangun infrastruktur dan fasilitas pendukung desa wisata, yang selama ini menjadi salah satu penggerak ekonomi lokal.

“Kami mendesak Kementerian Pariwisata untuk mempertimbangkan kembali penghapusan DAK Pariwisata. Anggaran ini sangat penting bagi daerah seperti Trenggalek, yang menggantungkan harapan besar pada sektor pariwisata,” tegas politisi dari Fraksi PDI-Perjuangan tersebut.

Ia juga mengingatkan bahwa pariwisata memiliki dampak berganda (multiplier effect) yang besar bagi ekonomi masyarakat. Penghapusan DAK berpotensi menghambat pertumbuhan sektor ini, sekaligus membatasi peluang bagi masyarakat lokal yang hidupnya bergantung pada pariwisata.

“Pariwisata bukan hanya soal keindahan alam, tetapi juga soal kesejahteraan masyarakat. Jika pengembangannya terhambat, dampaknya akan langsung terasa. Saya berharap kebijakan ini dievaluasi agar potensi ekonomi daerah tidak tersia-sia,” tutup Novita. •bia/aha

Berita terkait

Novita Hardini Soroti Penghapusan Kredit Piutang Macet bagi UMKM, Dorong Pembentukan Dana Abadi
Ekonomi dan Keuangan
Novita Hardini Soroti Penghapusan Kredit Piutang Macet bagi UMKM, Dorong Pembentukan Dana Abadi
Novita Hardini Berikan Bantuan Operasi Gratis bagi Anak dan Perempuan Penderita Penyakit Berat di Trenggalek
Industri dan Pembangunan
Novita Hardini Berikan Bantuan Operasi Gratis bagi Anak dan Perempuan Penderita Penyakit Berat di Trenggalek
Jadi Beban Daerah, Komisi II Ungkap 70 Persen BUMD di Sulteng Perlu Diselamatkan
Politik dan Keamanan
Jadi Beban Daerah, Komisi II Ungkap 70 Persen BUMD di Sulteng Perlu Diselamatkan
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi VII
Sebelumnya

Kemudahan Akses Kredit Perbankan Dinilai Penting untuk Cegah Jeratan Pinjol Ilegal

Selanjutnya

Anggota DPR Dorong Pengembangan Pariwisata Sukabumi Sebagai Penggerak Ekonomi Daerah

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1056)
  • Industri dan Pembangunan(3703)
  • Isu Lainnya(1053)
  • Kesejahteraan Rakyat(3703)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4586)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
Majalah Parlementaria Edisi 258

Link Flipbook : https://online.anyflip.com/fhwbw/fndh/mobile/index.html

Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI
Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|PPPK|Bank Indonesia|RAPBN 2027
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 32°C
Lembab: 58%
Angin: 17 km/h