E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|SPMB|PTN|Kesehatan|Perguruan Tinggi|PTS|Pendidikan|WNI|layanan kesehatan|OJK|sekolah|Kekerasan Seksual|UU TPKS
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 10 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|SPMB|PTN|Kesehatan|Perguruan Tinggi|PTS|Pendidikan|WNI|layanan kesehatan|OJK|sekolah|Kekerasan Seksual|UU TPKS
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 10 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|SPMB|PTN|Kesehatan|Perguruan Tinggi|PTS|Pendidikan|WNI|layanan kesehatan|OJK|sekolah|Kekerasan Seksual|UU TPKS
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 10 km/h
/
/
Berita/Ekonomi dan Keuangan

Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Anis Byarwati: Perlu Lihat Baseline dari Pemerintahan Sebelumnya

Diterbitkan
Senin, 21 Okt 2024 11.28 WIB
Bagikan:
Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Anis Byarwati: Perlu Lihat Baseline dari Pemerintahan Sebelumnya

Anggota DPR RI, Anis Byarwati. Foto : Farhan/Andri.

PARLEMENTARIA, Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto terpantau beberapa kali mengungkapkan target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen per tahun dalam masa kepemimpinannya. Anggota DPR RI, Anis Byarwati, menilai hal tersebut sebagai langkah optimis namun tetap harus memperhitungkan pencapaian pada pemerintahan sebelumnya.

“Pemerintahan Prabowo tentu akan berat ya karena memang kita masih meninggalkan PR-PR di tahun-tahun sebelumnya. Saya sudah mengatakan bahwa ini harus di-review ulang. Delapan persen itu cukup optimis tapi tentu harus melihat baseline dari pemerintahan sebelumnya,” kata Anis pada Minggu (20/10/2024) di Senayan, Jakarta.

Saat ditemui Parlementaria sebelum pelantikan Presiden masa jabatan 2024-2029, Anis sempat menyinggung bahwa pemerintahan Prabowo-Gibran harus bekerja ekstra. Hal tersebut diungkapkannya lantaran akan ada banyak program pemerintahan baru yang membutuhkan anggaran. Untuk membiayai program-program tersebut, Anis menilai pengajuan APBN perubahan bisa dilakukan mengingat hal tersebut dimungkinkan untuk dilakukan.

“Jadi mungkin harus mengajukan APBN perubahan dan Saya kira Undang-undang APBN memungkinkan untuk pemerintahan baru mengajukan APBN perubahan. Kalau menterinya tetap tentu Bu Sri Mulyani tentu lebih mengetahui tentang apa yang harus dilakukan,” ujar Politisi Fraksi PKS itu.

Lebih jauh, Legislator Dapil DKI Jakarta I tersebut menyampaikan bahwa perlu adanya perencanaan untuk mengantisipasi berbagai kondisi internasional yang bisa berpengaruh pada perekonomian Indonesia.

“Tapi yang jelas bahwa perencanaan ke depan harus bisa mengantisipasi, karena kondisi geopolitik itu juga belum membaik. Apalagi sekarang perang Israel juga belum berakhir, Ini saya kira akan mempengaruhi juga ke depan,” lanjutnya.

Selain kondisi geopolitik, pemerintah baru juga tak boleh menisbikan tantangan yang muncul dari pekerjaan rumah yang ditinggalkan oleh pemerintahan periode lalu seperti utang yang belum diselesaikan. 

“Jadi saya kira pemerintahan ke depan ini tantangannya cukup besar. Di samping itu juga utang kita juga belum membaik kondisinya. Jadi kerja keras kedepan ini sangat dibutuhkan dan ekonomi harus solid.” tutup Anis. •uc/aha

Berita terkait

Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Firman Soebagyo Dorong Penguatan Kewenangan Kadin
Politik dan Keamanan
Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Firman Soebagyo Dorong Penguatan Kewenangan Kadin
Anis: Target Pertumbuhan Ekonomi 2026 5,2-5,8 Persen Terlalu Optimis
Ekonomi dan Keuangan
Anis: Target Pertumbuhan Ekonomi 2026 5,2-5,8 Persen Terlalu Optimis
Terima Kunjungan Dubes New Zealand, Misbakhun: Bahas Target Ekonomi RI 8 Persen
Ekonomi dan Keuangan
Terima Kunjungan Dubes New Zealand, Misbakhun: Bahas Target Ekonomi RI 8 Persen
Tags:#Paripurna#Seputar Parlemen
Sebelumnya

Pertumbuhan Ekonomi dan Hilirisasi Jadi Fokus Utama untuk Capai Indonesia Emas 2045

Selanjutnya

Puan Maharani: DPR Periode Baru Berjumlah 13 Komisi

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(935)
  • Industri dan Pembangunan(3345)
  • Isu Lainnya(1023)
  • Kesejahteraan Rakyat(3349)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4081)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|SPMB|PTN|Kesehatan|Perguruan Tinggi|PTS|Pendidikan|WNI|layanan kesehatan|OJK|sekolah|Kekerasan Seksual|UU TPKS
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 10 km/h