
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae saat memimpin kunjungan kerja Komisi V DPR RI ke Bali.|Foto: Prima/sai
PARLEMENTARIA, Bali — Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae meminta Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui balai sungai untuk meningkatkan penanganan kawasan pantai dan sungai di Bali secara menyeluruh. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk mengatasi persoalan banjir sekaligus melindungi kawasan pesisir dari ancaman kerusakan.
Hal tersebut disampaikan Ridwan saat memimpin kunjungan kerja Komisi V DPR RI ke Bali, Kamis (5/11/2026). Ia menilai, penanganan pantai dan sungai tidak bisa dilakukan secara parsial. "Penanganannya harus dilakukan secara menyeluruh. Jangan sampai persoalan yang sama terus berulang karena kita hanya melakukan penanganan di satu titik, sementara persoalan lainnya tidak terselesaikan," ujarnya kepada Parlementaria.
Politisi Fraksi Partai Golkar tersebut juga menekankan pentingnya perencanaan yang komprehensif sebelum pemerintah mengalokasikan anggaran. Menurutnya, setiap program yang dilaksanakan harus memiliki perencanaan matang agar anggaran negara benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. "Perencanaannya harus dilakukan secara komprehensif sehingga anggaran yang dialokasikan tidak menjadi sia-sia," tegasnya.
Ia berharap Kementerian PU bersama balai sungai dapat mengoptimalkan langkah penanganan dengan memperhatikan kebutuhan dan kondisi wilayah. "Kita ingin anggaran yang dikeluarkan benar-benar bermanfaat untuk kepentingan masyarakat. Bukan sekadar membangun, tetapi bagaimana pembangunan itu bisa memberikan perlindungan dan menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat," pungkasnya.
Lebih lanjut, legislator Dapil Sulawesi Ternggara tersebut menegaskan bahwa penanganan kawasan pantai dan sungai harus menjadi perhatian serius karena berkaitan langsung dengan keselamatan dan kenyamanan masyarakat. "Ini bukan hanya soal penyelamatan pantai, tetapi juga sungai yang ada di wilayah tersebut. Kita ingin masyarakat bisa hidup dengan tenang tanpa terus-menerus menghadapi banjir," tutupnya. (pdt/aha)