
Anggota Komisi III DPR RI, Adang Daradjatun.|Foto : Mentari/MRI.
PARLEMENTARIA, Jakarta — Anggota Komisi III DPR RI, Adang Daradjatun, menilai penindakan terhadap peredaran narkotika di kawasan Kampung Bahari, Jakarta Utara, perlu diikuti dengan pembenahan lingkungan. Upaya tersebut dinilai penting agar penegakan hukum tidak hanya menyasar pelaku peredaran narkoba, tetapi juga mendorong terciptanya lingkungan yang lebih aman bagi masyarakat.
Menurut Adang, langkah penindakan yang dilakukan aparat kepolisian di Kampung Bahari patut diapresiasi. Namun, upaya tersebut perlu berjalan beriringan dengan peran pemerintah daerah dalam memperbaiki kondisi kawasan, sehingga lingkungan yang selama ini menjadi perhatian aparat dapat ditata menjadi lebih baik.
Adang secara khusus mengapresiasi Kapolda Metro Jaya yang turun langsung memimpin penggerebekan di kawasan tersebut. Ia juga memberikan apresiasi kepada Gubernur DKI Jakarta yang berencana melakukan pembenahan terhadap kawasan kumuh di Kampung Bahari.
"Saya juga apresiasi lagi kepada Kapolda Metro dan juga kepada Pak Gubernur. Kapolda Metro langsung memimpin penggerebekan itu dan terlihat sangat cekatan," ujar Adang kepada Parlementaria di Gedung Nusantara II, DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (3/11/2026).
Mantan Wakapolri ini menjelaskan, penggerebekan di Kampung Bahari menunjukkan keseriusan aparat dalam memberantas peredaran narkotika. Dalam operasi tersebut, petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti, mulai dari narkotika, senjata api, hingga senjata tajam. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bagian dari upaya melindungi masyarakat dari ancaman peredaran narkoba.
Selain penindakan, legislator dari Fraksi PKS ini pun menilai pembenahan kawasan oleh pemerintah daerah menjadi langkah penting untuk mendukung terciptanya lingkungan yang lebih aman. Ia berharap perbaikan kawasan tersebut dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mencegah munculnya kembali aktivitas peredaran narkotika.
"Saya terima kasih kepada Gubernur DKI yang akan memperbaiki daerah yang kumuh tersebut," ungkap wakil rakyat dari Dapil Jakarta II itu.
Lebih lanjut, Adang mengingatkan bahwa pemberantasan narkotika merupakan persoalan besar yang membutuhkan perhatian seluruh pemangku kepentingan. Ia mengapresiasi keterlibatan Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), Bea Cukai, serta jajaran terkait dalam melakukan pengawasan dan penindakan terhadap jaringan peredaran narkotika.
Menurutnya, keseriusan pemberantasan narkotika juga perlu dilihat dari ancaman yang ditimbulkannya terhadap generasi muda. Karena itu, langkah penegakan hukum dan pembenahan lingkungan perlu menjadi bagian dari upaya bersama untuk melindungi generasi penerus bangsa dari penyalahgunaan narkoba.
"Bagaimanapun juga narkotika ini suatu ancaman bagi generasi ke depan kita," pungkas Adang. (ujm/rdn)