
Anggota Komisi V DPR RI Yuliansyah saat menyalurkan 2.000 paket bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.|Foto: Ist/mrs
PARLEMENTARIA, Jakarta — Anggota Komisi V DPR RI, Yuliansyah, menyalurkan 2.000 paket bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar sekaligus menjaga kesehatan di tengah memburuknya kualitas udara.
Penyaluran bantuan dilakukan di 20 titik wilayah terdampak. Paket yang dibagikan meliputi bahan makanan pokok, masker, dan obat-obatan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari serta mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap.
“Kita menyerahkan bantuan sembako dan juga obat. Ini adalah kepedulian dan perhatian kita untuk Kabupaten Ketapang. Semoga cuaca segera normal dan semoga aktivitas kita bisa pulih kembali. Saya juga menyampaikan salam dari Bapak Prabowo untuk masyarakat Ketapang,” ujar Yuliansyah dalam keterangannya kepada Parlementaria, Kamis (22/10/2026).
Selain menyalurkan bantuan langsung kepada masyarakat, legislator dari Daerah Pemilihan Kalimantan Barat I tersebut juga menyerahkan bantuan kesehatan tambahan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ketapang. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung upaya penanganan dampak karhutla di tingkat daerah.
Bantuan yang diserahkan kepada BPBD meliputi 10.000 masker, 5.000 tablet vitamin, kacamata pelindung atau goggles, serta vitamin Biolisin yang diperuntukkan bagi anak-anak. Penyediaan perlengkapan tersebut menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat melindungi diri.
"Terutama kelompok rentan yang lebih berisiko mengalami gangguan kesehatan akibat kabut asap," tegas legislator dari Fraksi Partai Gerindra tersebut.
Lebih lanjut, penyaluran bantuan telah menjangkau 20 titik dengan total 2.000 paket itu dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menjaga kesehatan selama penanganan karhutla berlangsung.
Bagi Yuliansyah, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat perlu berjalan beriringan dengan perlindungan kesehatan selama kualitas udara belum membaik. Ketersediaan masker dan vitamin menjadi salah satu bentuk dukungan untuk mengurangi risiko paparan asap, khususnya bagi anak-anak dan warga yang rentan mengalami gangguan pernapasan.
Yuliansyah berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan kesehatan selama kondisi lingkungan belum sepenuhnya pulih.
"Saya juga berharap kondisi cuaca dan kualitas udara segera membaik sehingga aktivitas masyarakat Ketapang dapat kembali berjalan normal," pungkasnya. (ujm/we)